Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Social Development and Gender Gap in Information Technology Perspective Luluk Fauziah; Ni Luh Yulyana Dewi; Hefri Yodiansyah; Nani; Yohanes Bastian Vestralen Lameng
International Journal of Science and Society Vol 5 No 1 (2023): International Journal of Science and Society (IJSOC)
Publisher : GoAcademica Research & Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/ijsoc.v5i1.661

Abstract

ICT's rapid growth should benefit society. ICT can empower the poor, grow the economy, and develop society. However, ICT infrastructure growth is still not able to reach all levels of society, and its use might produce gender disparities in accessing social networks and social capital, especially for women. Women are still underrepresented in IT development. Skills, education, language barriers, time restrictions, sexy stereotypes that make women easy targets for harassment, and changing cultural and social standards all contribute to the digital divide of women. Information and communication technology is used to study social progress and gender gap (ICT). This study uses qualitative descriptive methodologies. This study revealed that social development based on ICT could be the key to economic growth and empowering the marginalized. Still, social development with ICT can create a gap that we know as the digital divide. The development of this digital divide is not only caused by the absence of tools but more than that due to a gender gap.
Analisis Kesesuaian Warna Minuman Teh Kemasan: (Studi Kasus Kemasan Nu Green Tea Rasa Madu) Vestralen Lameng, Yohanes Bastian
Jurnal Visual Ideas Vol. 4 No. 1 (2024): Visual Ideas
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33197/visualideas.vol4.iss1.2024.1502

Abstract

Minuman teh kemasan merupakan salah satu minuman favorit bagi masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, minuman teh dalam kemasan tersebar luas di seluruh penjuru daerah di Indonesia. Dalam penelitian kali ini peneliti akan meneliti salah satu minuman teh teh dalam kemasan yang ada di Indonesia yaitu Nu Green Tea rasa madu. Penelitian ini merupakan jenis kualitatif melalui studi pustaka dan studi lapangan. Tahapan penelitian dilaksanakan dengan menghimpun sumber kepustakaan, baik primer maupun sekunder. Hasil analisis tersebut memberikan informasi kepada kita bahwa warna pada kemasan Nu Green Tea rasa madu sesuai dengan produk yang ditawarkan dan dapat menginformasikan dan menjelaskan isi di dalam produk.
PELATIHAN MEMBUAT ILUSTRASI DI ATAS KAIN DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK PASTA TAMARIND DI LEDALERO Apin, Arleti Mochtar; Hendrawan, Lucky; Pandanwangi, Ariesa; Dewi, Belinda Sukapura; Lameng, Yohanes Bastian Vestralen; da Silva, Maria Imakulata
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v6i1.4517

Abstract

Program Studi Desain Komunikasi Visual di Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero masih baru berdiri dan membutuhkan alih pengetahuan terkait pemanfaatan material lokal. Salah satu potensi lokal di Flores adalah kain tenun, namun pemanfaatannya dalam ekonomi kreatif masih terbatas. Mitra dalam kegiatan ini adalah 30 remaja aktif berusia 18–23 tahun yang belum memiliki keterampilan menggambar di atas kain. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan peserta dengan teknik ilustrasi menggunakan pasta tamarin pada kain, sehingga dapat membuka peluang ekonomi kreatif. Metode eksplorasi digunakan dalam pelatihan ini dengan pendekatan praktik langsung. Teknik pasta tamarin dipilih karena mudah dipelajari, cepat diterapkan, dan memiliki potensi ekonomi tinggi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu membuat ilustrasi di atas kain berukuran lingkaran 30 cm dalam waktu singkat, lalu mengembangkan karya lebih besar (120 × 100 cm). Objek visual yang dibuat terinspirasi dari flora dan fauna khas Flores, dengan komposisi memusat dan warna kontras. Kesimpulannya, pelatihan ini berhasil meningkatkan keterampilan peserta dalam ilustrasi kain dan memiliki potensi mendukung ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal. Dampak jangka panjangnya, teknik ini dapat menjadi peluang pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat Flores.