Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Adiksi Internet Terhadap Nilai Indeks Prestasi Kumulatif Mahasiswa Angkatan 2021 dan 2022 Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi Khairunnisa Sekar Ayu; Kamal Anas; Karimulloh
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 6 (2024): February 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i6.4114

Abstract

Internet dapat membawa berbagai macam informasi serta menyediakan platform untuk komunikasi, dan penggunaannya telah meningkat secara drastis selama dua dekade terakhir. Menurut data survey Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pada tahun 2021, jumlah penduduk Indonesia yang terkoneksi internet dari total penduduk 272.682.600 jiwa adalah 210.026.769. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) merupakan nilai rata-rata dari seluruh mata kuliah dari semester awal hingga semester akhir dan merupakan salah satu tantangan mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian jenis deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa fakultas kedokteran Universitas YARSI angkatan 2021 dan 2022 yang telah diambil dengan teknik Nonprobability Sampling Purposive Sampling dengan jumlah sampel 100 responden. Analisis data dengan menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 62 mahasiswa (62%) yang mengalami adiksi internet dan mayoritas merupakan adiksi internet ringan dengan total 41 mahasiswa (41%). Mayoritas Nilai IPK mahasiswa adalah 2.76 – 3.00 sebanyak 36 mahasiswa (36%). Hasil uji statistik didapatkan tidak ada hubungan yang bermakna antara adiksi internet dengan nilai IPK berdasarkan nilai p-value yaitu >0.05 (0.241). Tidak terdapat hubungan signifikan antara adiksi internet terhadap nilai IPK.
Pengaruh Adiksi Internet dengan Pola Tidur Malam Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2021 dan 2022 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Dilvianika, Rilla; Kamal Anas; Agustina, Citra Fitri; Karimulloh
Junior Medical Journal Vol. 2 No. 6 (2024): February 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v2i6.4122

Abstract

Kecanduan internet sangat berkembang pesat dan mengkhawatirkan di seluruh dunia. Adiksi internet dapat menimbulkan masalah psikologis dan fisik seperti mata kering, nyeri punggung, dan pola tidur yang buruk. Salah satu faktor yang memicu terjadinya pola tidur yang buruk adalah mengakses internet menggunakan perangkat elektronik. Penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel pada penelitian ini adalah mahasiswa fakultas kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2021 dan 2022 yang sudah diambil menggunakan Nonprobability purposive sampling dengan jumlah 100 responden dan dianalisis menggunakan uji spearman rank. Berdasarkan penelitian terdapat 62 responden (62%) yangmengalami adiksi internet dan mayoritas mengalami adiksi ringan sebanyak 41 responden (41%). Berdasarkan pola tidur terdapat 85 responden (85%) yang mengalami pola tidur yang buruk. Terdapat hubungan yang positif dengan kekuatan korelasi yang sangat lemah sehingga tidak terdapat korelasi yang signifikan antara pengaruh adiksi internet dengan pola tidur.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pasien Hemoroid Di RS TK II Moh Ridwan Meuraksa Periode Januari 2024 - Desember 2024 Rahmania Dinda Rafiansyah; Edward Syam; Kamal Anas
JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol 12 No 3 (2026): JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol. 12.3 (2026) : Article i
Publisher : BAPIN-ISMKI (Badan Analisis Pengembangan Ilmiah Nasional - Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53366/jimki.v12i3.1109

Abstract

Pendahuluan: Hemoroid merupakan salah satu penyakit anorektal yang sering dijumpai dan dapat menurunkan kualitas hidup penderitanya. Berbagai faktor diduga berperan dalam terjadinya hemoroid, seperti usia, jenis kelamin, indeks massa tubuh, pekerjaan, dan tipe hemoroid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi pasien penderita hemoroid di RS TK II Moh Ridwan Meuraksa periode Januari 2024 - Desember 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif retrospektif. Data diperoleh dari rekam medis pasien hemoroid di RS TK II Moh Ridwan Meuraksa periode Januari 2024 - Desember 2024. Variabel yang diteliti meliputi usia, jenis kelamin, indeks massa tubuh, pekerjaan, dan tipe hemoroid.  Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien hemoroid paling banyak berada pada kelompok usia dewasa dan lanjut usia. Sebagian besar pasien berjenis kelamin laki-laki. Berdasarkan indeks massa tubuh, pasien dengan status overweight dan obesitas ditemukan lebih dominan. Pekerjaan dengan aktivitas duduk atau berdiri dalam waktu lama merupakan kelompok terbanyak, dan tipe hemoroid yang paling sering ditemukan adalah hemoroid interna. Pembahasan: Temuan penelitian ini sejalan dengan teori dan penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa faktor demografis dan gaya hidup berperan penting dalam kejadian hemoroid. Aktivitas fisik yang tidak seimbang serta peningkatan tekanan intraabdomen berkontribusi terhadap pembesaran pleksus hemoroidalis. Simpulan: Faktor usia, jenis kelamin, indeks massa tubuh, pekerjaan, dan tipe hemoroid berperan dalam karakteristik pasien hemoroid.