Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JIKI

HUBUNGAN ANTARA PENERIMAAN DIRI DENGAN KECEMASAN MENGHADAPI MASA DEPAN PADA ANAK TUNA DAKSA Putri, Dhian Riskiana; Pramoni, Novita Budi
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 17 No 1 April 2024
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Istilah tuna daksa berasal dari kata “tuna” yang berarti rugi atau kurang, dan “daksa” yang berarti tubuh. Ada beberapa klasifikasi dari tuna daksa yaitu kerusakan yang dibawa sejak lahir atau keturunan, kerusakan pada waktu kelahiran, terjadinya infeksi, kondisi traumatik, adanya tumor, dan kondisikondisi lainnya. Hal-hal tersebut sering mempengaruhi penerimaan diri dan  menimbulkan kecemasan dalam diri penyandang tuna daksa. Tujuan penelitian ini  untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara penerimaan diri dengan kecemasan menghadapi masa depan pada penyandang tuna daksa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah responden 15 tuna daksa. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dapat diterima, yaitu 0,079. Nilai korelasi antara penerimaan diri dengan kecemasan adalah sebesar 0,079 dengan tingkat signifikansi p = 0,052 (p > 0,05) menunjukkan hubungan yang kurang signifikan artinya ada hubungan yang kurang kuat antara variabel penerimaan diri dengan Variabel kecemasan. Arah hubungan yang terjadi adalah 0,079, karena nilai r 0,514, artinya semakin tinggi nilai korelasi maka akan semakin meningkatkan pengaruh signifikan.  
HUBUNGAN ANTARA PENERIMAAN DIRI DENGAN KECEMASAN MENGHADAPI MASA DEPAN PADA ANAK TUNA DAKSA Putri, Dhian Riskiana; Pramoni, Novita Budi
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol. 17 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 17 No 1 April 2024
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Istilah tuna daksa berasal dari kata “tuna” yang berarti rugi atau kurang, dan “daksa” yang berarti tubuh. Ada beberapa klasifikasi dari tuna daksa yaitu kerusakan yang dibawa sejak lahir atau keturunan, kerusakan pada waktu kelahiran, terjadinya infeksi, kondisi traumatik, adanya tumor, dan kondisikondisi lainnya. Hal-hal tersebut sering mempengaruhi penerimaan diri dan  menimbulkan kecemasan dalam diri penyandang tuna daksa. Tujuan penelitian ini  untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara penerimaan diri dengan kecemasan menghadapi masa depan pada penyandang tuna daksa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah responden 15 tuna daksa. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dapat diterima, yaitu 0,079. Nilai korelasi antara penerimaan diri dengan kecemasan adalah sebesar 0,079 dengan tingkat signifikansi p = 0,052 (p > 0,05) menunjukkan hubungan yang kurang signifikan artinya ada hubungan yang kurang kuat antara variabel penerimaan diri dengan Variabel kecemasan. Arah hubungan yang terjadi adalah 0,079, karena nilai r 0,514, artinya semakin tinggi nilai korelasi maka akan semakin meningkatkan pengaruh signifikan.