Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDAMPINGAN PENGOLAHAN LIMBAH MENJADI PAKAN FERMENTASI TERNAK SAPI DAN BIOGAS DI DESA MEDANA KABUPATEN LOMBOK UTARA Muanah, Muanah; Marianah, Marianah; Agustina, Ahadiah; Dewi, Novi Yanti Sandra; Erwin, Erwin; Amil, Amil; Aditiawan, Lalu Fahat; Haikal, Muhammad; Setiawan, Andri; Aditir, Myhammad; Afrianti, Lusiana; Purnawirawan, Indra; Fitratusnnisa, Fitratunnisa
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i3.36895

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemanfaatan limbah jerami dan limbah ternak melalui pendampingan teknologi pengolahan menjadi pakan fermentasi dan biogas di Desa Medana, Lombok Utara. Permasalahan utama mitra meliputi rendahnya pengetahuan peternak mengenai teknik fermentasi pakan, belum optimalnya pengelolaan limbah yang menimbulkan pencemaran, serta minimnya penerapan teknologi biogas sebagai sumber energi alternatif. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, praktik langsung, dan pendampingan intensif. Kegiatan diikuti oleh 20 anggota kelompok ternak dan 22 anggota kelompok tani. Hasil pendampingan menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan mitra kelompok tani dan kelompok ternak, yaitu kemampuan membuat pakan fermentasi meningkat dari 20% menjadi 85%, dan kemampuan mengolah biogas meningkat dari 5% menjadi 78%. Program ini berdampak pada efisiensi biaya pakan, pengurangan pencemaran lingkungan, dan peningkatan pemanfaatan energi terbarukan berbasis limbah.Kata kunci: Limbah Jerami; Limbah Ternak; Pakan Fermentasi; Biogas. ABSTRACTThis community service program aims to improve the utilization of straw and livestock waste through assistance with processing technology into fermented feed and biogas in Medana Village, North Lombok. The main problems faced by partners include the limited knowledge of livestock farmers regarding feed fermentation techniques, suboptimal waste management that causes pollution, and the minimal application of biogas technology as an alternative energy source. The methods used included outreach, technical training, hands-on practice, and intensive mentoring. Twenty livestock group members and 22 farmer group members participated in the program. The mentoring results showed significant improvements in the skills of both farmer and livestock group partners, with the ability to make fermented feed increasing from 20% to 85%, and the ability to process biogas increasing from 5% to 78%. This program resulted in feed cost efficiency, reduced environmental pollution, and increased utilization of waste-based renewable energy. Keywords: Straw Waste; Livestock Waste; Fermented Feed; Biogas.
PELATIHAN PEMBUATAN BRIKET ARANG LIMBAH BONGGOL JAGUNG UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN USAHA MASYARAKAT DESA MESANGGOK LOMBOK BARAT Huda, Ahmad Akromul; Karyanik, Karyanik; Jinwantara, Firzhal Arzhi; Suhairin, Suhairin; Faruq, Abdul; Malik, Nina; Anggarwati, Nini; Purnawirawan, Indra; Hakim, Abdul
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.23312

Abstract

Abstrak: Bonggol jagung yang ada digudang yang terletak di kecamatan Gerung Lombok Barat belum sepenuhnya termanfaatkan hanya dibiarkan menumpuk dan dibakar begitu saja. Limbah yang ada tersebut bisa diolah menjadi briket arang. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam pengolahan limbah bonggol jagung menjadi briket arang untuk meningkatkan pendapatan usaha. Metode yang digunakan adalah pelatihan yang berupa demonstrasi menggunakan alat dan bahan yang telah disediakan. Kegiatan pelatihan telah dilaksanakan di Desa Mesanggok, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang dari UD barkah dan Yayasan Ahlul Qur’an. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta sangat antusias terhadap program pelatihan pengelolaan limbah bonggol jagung menjadi briket arang dimana kegiatan berjalan dengan lancar setiap tahapnya. Berdasarkan hasil uji paired sample T-test diketahui terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang signifikan dengan nilai signifikasi (2-tailed) ? = 0,000 < 0,05 atau meningkat sebesar 48.33%.Abstract: Corn stalks in a warehouse located in the Gerung sub-district of West Lombok have not been fully utilised, only left to pile up and burned. The waste can be processed into charcoal briquettes. The purpose of this activity is to increase the knowledge and skills of partners in processing corncob waste into charcoal briquettes. The method used was training in the form of demonstrations using the tools and materials provided. Training activities have been carried out in Mesanggok Village, Gerung District, West Lombok Regency with a total of 30 participants from UD barkah and Ahlul Qur'an Foundation. The results of the activity showed that the participants were very enthusiastic about the training programme on managing corn stalk waste into charcoal briquettes where the activities ran smoothly at each stage. Based on the results of the paired sample T-test, it is known that there is a significant increase in knowledge and skills with a significance value (2-tailed) ? = 0.000 <0.05 or an increase of 48.33%.