Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS EFEKTIVITAS MESIN CUTTING PLOTTER BERDASARKAN PENDEKATAN OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS DAN ROOT CAUSE ANALYSIS (STUDI KASUS: PT CIPTA MARGA MANDIRI) Riantono, Maulana Arif Rahman; Indrayadi, Bambang
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol. 11 No. 8 (2023):
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jika membutuhkan abstrak atau isi jurnal silakan menghubungi author melalui email maulanaarif8900@gmail.com atau indrayadi_bi@ub.ac.id Dipublikasikan tanggal: 9 November 2023
EVALUASI KINERJA MESIN CUTTING PLOTTER MENGGUNAKAN PENDEKATAN OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) DAN ROOT CAUSE ANALYSIS (RCA) (STUDI KASUS: PT CIPTA MARGA MANDIRI) Riantono, Maulana Arif Rahman; Indrayadi, Bambang
Jurnal Rekayasa Sistem dan Manajemen Industri Vol. 3 No. 5 (2026): Jurnal Rekayasa Sistem & Manajemen Industri
Publisher : Departemen Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jrsmi.2026.03.05.06

Abstract

PT Cipta Marga Mandiri merupakan salah satu badan usaha penyediaan infrastruktur yang terlibat dalam pembangunan di Indonesia. Dalam menjalankan bisnisnya sebagai perusahaan subkontraktor, PT CMM lebih berfokus dalam memberikan layanan bangunan pelengkap jalan yaitu rambu lalu lintas. Dalam pelaksanaannya, mesin Cutting Plotter yang dimiliki kerap mengalami downtime dengan rata-rata sebesar 24,12% dan menghasilkan kecacatan produk dengan rata-rata sebesar 4,36% yang tentunya menghambat proses produksi perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai efektivitas mesin Cutting Plotter berdasarkan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE), losses yang paling memengaruhi penurunan efektivitas mesin berdasarkan perhitungan six big losses, serta menentukan rekomendasi perbaikan dalam meningkatkan nilai efektivitas mesin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai efektivitas mesin tersebut belum dapat memenuhi standar JIPM. Downtime losses yang mana terdiri dari breakdown losses dan setup and adjustment losses merupakan losses terbesar. Rekomendasi perbaikan yang diberikan berdasarkan Root Cause Analysis (RCA) dengan metode fishbone diagram dari losses terbesar dengan kategorisasi 4M.