This Author published in this journals
All Journal Scientific Journal
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Keloid Pasca Pemasangan Gips: Laporan Kasus Fortuna, Fory; Kartikasari, Salsabilla Desy
Scientific Journal Vol. 1 No. 3 (2022): SCIENA Volume I No 3, May 2022
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.353 KB) | DOI: 10.56260/sciena.v1i3.50

Abstract

Pendahuluan: Keloid adalah salah satu manifestasi penyembuhan luka yang terjadi secara abnormal berupa jaringan parut yang timbul atau tumbuh melebihi batas luka. Angka kejadian keloid memiliki distribusi jenis kelamin yang sama, baik pada laki-laki maupun perempuan, dan angka kejadian tertinggi adalah pada usia dekade kedua dan ketiga, serta peran predisposisi genetik. Keloid pada umumnya terjadi akibat luka pada area predileksi. Keloid pada area antebrachii jarang terjadi. Kasus yang kami laporkan merupakan kasus keloid area antebrachii setelah pemasangan gips untuk immobilisasi patah tulang. Metode: Pada laporan kasus ini akan dicantumkan tinjauan kepustakaan mengenai keloid, serta laporan kasus dan diskusi. Pasien laki laki berusia 12 tahun datang ke poliklinik Bedah Plastik Rumah Sakit Universitas Andalas dengan keluhan kulit yang menebal dan menggelap pasca pelepasan gips. Hasil: Berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang, pasien didiagnosis dengan keloid pada regio antebrachii kanan. Pasien kemudian dilakukan eksisi keloid dan direncanakan untuk terapi ajuvan untuk mencegah kekambuhan. Pada pasien ini terapi post operatif skin tapping dan balutan kompresi menggunakan elastic verband kemudian disarankan untuk kontrol setiap bulannya untuk mencegah kekambuhan.