Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Audiovisual Approaches To Prevent Bullying Behavior In Schools Kurniastuti, Devi Fahwi; Valentina, Ratna Wulan; Pratama, Risky Eka; Agista, Yessa Ayu; Santoso, Aris Prio Agus
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 8, No 2 (2024): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Maret)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v8i2.6672

Abstract

Bullying is a serious social problem in Indonesia, especially among children and adolescents. According to data from the Ministry of Women Empowerment and Child Protection, in 2023, there were 20,000 cases of bullying reported to the authorities. These bullying cases can hinder children from learning in school, and have a negative impact on the physical and psychological development of the victims. This study aims to understand the definition, impact, types, and ways to prevent bullying. This study uses a literature study method by collecting data from various sources, such as books, journal articles, and previous research results. The results of the study show that audiovisual methods are very focused on the senses of hearing and vision, so they can effectively utilize the child's sensory abilities, namely brain stimulation that can change behavior.
Protection Consumers Against Beauty Salons In Performing Invasive Actions Kurniastuti, Devi Fahwi; Valentina, Ratna Wulan; Pratama, Risky Eka; Agista, Yessa Ayu; Santoso, Aris Prio Agus
West Science Law and Human Rights Vol. 2 No. 02 (2024): West Science Law and Human Rights
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wslhr.v2i02.865

Abstract

The rapid development of the times not only creates a need related to clothing, food and shelter, but also creates other needs in the form of beauty needs. This is the reason many business actors have begun to switch to offering services in the beauty sector.  There is an overlap regarding the duties and authority of nurses who perform invasive actions in the practice of independent surgery.  This study utilizes a normative legal method as its research foundation in examining beauty salons in Indonesia. This method is known for its emphasis on analyzing written legal norms and related references concerning regulations on beauty and aesthetics. Actions taken by nurses without the supervision of a doctor can be considered a violation of the applicable law. Thus, it is important for the government and consumer organizations to continue to supervise and control beauty salon practices in order to ensure that the services provided comply with consumer health and safety standards. This supervision is also important to prevent unnecessary invasive actions that could potentially harm consumers.
Perlindungan Hukum Bagi Pengguna Transportasi Umum Terhadap Tindak Pidana Kekerasan Seksual Guntara, Peter; Kurniastuti, Devi Fahwi; Wardoyo, Nanda Puspitasari
Synergy: Journal of Collaborative Sciences Vol. 2 No. 1 (2026): Synergy
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/synergy.v2i1.149

Abstract

Pelecehan seksual kini menjadi fenomena yang meresahkan karena dapat terjadi di berbagai ruang publik, termasuk transportasi umum tempat yang seharusnya menjadi sarana aman dan nyaman bagi masyarakat. Ironisnya, ruang yang dirancang untuk mobilitas justru berubah menjadi ruang yang rawan bagi keselamatan dan martabat penumpang, terutama perempuan dan anak. Tingginya kasus pelecehan seksual di transportasi umum menunjukkan bahwa aspek keamanan dan perlindungan hukum masih belum optimal. Kondisi ini jelas menimbulkan kerentanan serius dan rasa aman dan keadilan bagi seluruh pengguna jasa transportasi. Upaya peningkatan keamanan, pengawasan, serta penegakan hukum dalam transportasi umum menjadi hal yang mendesak untuk menjamin rasa aman dan keadilan bagi seluruh pengguna jasa transportasi. Penelitian ini menggunakan penelitian hukum normatis yuridis, bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum terhadap korban kekerasan seksual di transportasi umum berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, Undang-undang nomor 13 tahun 2006 jo UU Nomor 31 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Saksi dan Korban, Undang-undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, sebagai bentuk ketentuan untuk mencegah tindak pidana kekerasan seksual. Penelitian ini menegaskan bahwa penerapan UU TPKS telah memberikan dasar hukum yang kuat untuk melindungi korban, namun efektivitasnya bergantung pada sinergi antara aparat penegak hukum, penyedia layanan transportasi, dan partisipasi aktif masyarakat. Dengan penegakan hukum yang konsisten dan sosialisasi yang berkelanjutan, transportasi umum yang aman dan bebas dari kekerasan seksual dapat terwujud.