Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMAHAMAN I’JAZ AL-QUR’AN DARI PERSPEKTIF TASYRI’ DALAM MEMULIAKAN ANAK YATIM Mutiara Sulistiawati; Egi Alhadi; Dewi Wahyu Sejati; Harun Al Rasyid
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 5 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v5i3.4003

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui aspek-aspek mukjizat Al-qur’an dari segi tasyri’. Dalam artikel ini peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif (library research) yang terfokus pada pengkajian materi-materi kemukjizatan al-qur’an al-kariim. Adapun al-qur’an dalam menyampaikan hukum-hukum yang sifatnya taklifi (pembebanan) itu sifatnya istimewa, dengan menjelaskan larangannya, manfaatnya, perintahnya, mudhorotnya, kesunahan, keharaman dan segala aspek hukum yang ada. Penelitian ini mengkaji bagaimana Ijaz Al-Quran diterapkan melalui perspektif tasyri’ untuk memuliakan anak yatim dalam konteks hukum Islam. Dengan fokus pada analisis ayat-ayat Al-Quran yang berhubungan dengan anak yatim, serta tinjauan terhadap hukum-hukum yang terkait dalam syariat Islam, studi ini mengungkapkan prinsip-prinsip hukum yang mendasari perlakuan yang adil, penyayangan, dan perlindungan terhadap hak-hak anak yatim dalam masyarakat Muslim. Melalui pendekatan tafsir dan analisis hukum Islam, penelitian ini mengidentifikasi konsep-konsep penting seperti wasiyyah, zakat, perwalian, dan hak-hak anak yatim yang diatur dalam tasyri’. Hasil penelitian ini tidak hanya memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana Ijaz Al-Quran dapat diimplementasikan dalam praktik hukum Islam terkait anak yatim, tetapi juga memberikan landasan yang kuat bagi kebijakan danprogram-program yang mendukung kesejahteraan dan keadilan bagi anak yatim dalam masyarakat Muslim.
Lembaga Inspirasi Al-Qur’an (LIA): Analisis Sejarah, Strategi Sosialisasi Dakwah, dan Kolaborasi Intelektual dalam Mengembangkan Literasi Tafsir Qurrata Aini; M. Aziz Zulhijan; Nafisah Ajami; Miftah Fauzan Azimah; Fani Sefriani; Nine Chintya Ayu Inasti; Dewi Wahyu Sejati; Nuraisah Simamora
Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat Vol. 3 No. 2 (2024): Oktober: Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrafi.v3i2.8559

Abstract

This research aims to analyze the existence and strategic role of the Lembaga Inspirasi Al-Qur’an (LIA) in transforming media-based da'wah into a global tafsir literacy movement. Using a qualitative descriptive approach with data collection techniques through participant observation, in-depth interviews, and digital documentation, this study explores how LIA addresses the challenges of religious literacy among urban communities. The research findings indicate that LIA has successfully developed an integrated da'wah model that combines three main pillars: broadcasting media through the "One Day One Ayat" program on RRI, the production of tafsir literacy (Tafsir Inspirasi, Tafseer of Inspiration, and the Tafsir Muyassar Inspirasi project), and social movements based on waqf. The historical roots of LIA, which began with radio-based da'wah activities in 2006, evolved into a formal institution in 2012 with state recognition through the tashih certification from the Ministry of Religious Affairs of the Republic of Indonesia. The strategy of cross-country intellectual collaboration and a waqf distribution system spanning 24 provinces and 10 countries are key to expanding the reach of this tafsir literacy. The results conclude that LIA's success lies in its moderate thematic tafsir methodology, linguistic innovation (bilingualism), and a systematic operational system in grounding the messages of the Al-Qur’an at the grassroots level dynamically.