Transisi politik dari Orde Baru menuju Era Reformasi di Indonesia menandai pergeseran signifikan dalam sistem pemerintahan negara, perilaku politik masyarakat, dan pemahaman terhadap ideologi nasional, Pancasila. Sejak tahun 1998, Indonesia telah mengalami perubahan besar yang dipicu oleh krisis multi-dimensi pada tahun-tahun terakhir Orde Baru, ditandai dengan meningkatnya ketimpangan sosial, korupsi yang meluas, dan tuntutan masyarakat untuk perubahan dan reformasi. Melalui empat kali amandemen terhadap Undang-Undang Dasar 1945, upaya dilakukan untuk memperbaiki sistem pemerintahan dan mengakomodasi aspirasi masyarakat, sementara Pancasila mengalami reinterpretasi sesuai dengan konteks zaman yang berubah. Studi ini menganalisis hubungan antara perilaku politik masyarakat dan ideologi nasional di Indonesia pasca-Orde Baru dengan mengkaji studi kasus transisi politik dan dinamika ideologi, menyoroti perubahan dalam partisipasi politik, pluralisme ideologi, peran media sosial, konflik ideologis, dan pengaruh globalisasi dalam membentuk pola perilaku politik masyarakat Indonesia.