Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Peningkatan Kesehatan Bayi Dan Balita Melalui Edukasi Pentingnya Imunisasi Hasriani, St; Pratiwi, Wilda Rezki; Wikardiana, Wikardiana
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2024): Juli 2024 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v4i4.550

Abstract

Anak merupakan generasi penerus bangsa yang harus disiapkan baik dari segi pengetahuan, keterampilan maupun Kesehatan. Program imunisasi adalah pemberian imunisasi yang merupakan suatu usaha untuk memberikan kekebalan pada bayi dan anak dengan cara memasukkan vaksin kedalam tubuh agar tubuh membuat zat anti untuk mencegah penyakit tertentu. Peningkatan kesehatan pada hakekatnya adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen bangsa Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat keseahtan masyarakat. Tujuan dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang pentingnya imunisasi di Kelurahan Nenang Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanan pada 32 ibu. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pemberian materi dengan media berupa powerpoint dan leaflet. Hasil yang diperoleh adalah ibu dapat memahami dengan baik informasi yang disampaikan dan sangat antusias mengikuti kegiatan penyuluhan kesehatan ini. Kesimpulan penyuluhan kesehatan yang dilakukan dapat meningkatkan pengetahuan ibu-ibu tentang pentingnya imunisasi pada bayi dan balita.
Parenting Styles, Psychosocial Stimulation, and Healthcare Access as Determinants of Social Development in Children with Disabilities Rezki Pratiwi, Wilda; Hasriani, St; Sukarta, Asmah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol. 15 No. 1 (2026): January - June
Publisher : LPPM Politeknik Sandi Karsa, South Sulawesi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiksh.v15i1.220

Abstract

Introduction: An estimated 240 million children worldwide live with disabilities, and the World Health Organization reports that they face a substantially higher risk of developmental delay and social exclusion. The Global Burden of Disease study identifies developmental disorders as a major contributor to years lived with disability among children, particularly in low- and middle-income countries where access to inclusive health services remains uneven. In Indonesia, limited integration of psychosocial support within primary healthcare may further compromise social development outcomes. To examine the associations between parenting style, psychosocial stimulation, healthcare access, and social development among children with disabilities. Research Methodology: A quantitative analytical study with a cross-sectional design was conducted among 45 parents or primary caregivers of registered children with disabilities in Sidenreng Rappang Regency, Indonesia. Total sampling was applied. Data were collected using validated structured questionnaires. Associations were analyzed using chi-square tests and multivariate logistic regression, with odds ratios (ORs) and 95% confidence intervals (CIs) reported at α=0.05. Results: Democratic parenting was associated with better social development (OR=4.20; 95% CI:1.01–17.45; p=0.032). Good psychosocial stimulation showed the strongest association (OR=8.00; 95% CI:1.78–35.90; p=0.041) and remained significant after adjustment (AOR=6.75; 95% CI:1.29–35.20; p=0.024). Adequate healthcare access was also associated at the bivariate level (OR=3.33; 95% CI:1.01–10.95; p=0.038). Conclusion: Psychosocial stimulation is the most influential determinant of social development among children with disabilities. Integrating structured caregiver education and family-centered psychosocial support into primary healthcare services is essential to promote developmental equity and reduce long-term social exclusion.