Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Potensi Sektor Pariwisata Terhadap Perekonomian Pedangan Kecil di Kota Banda Aceh Marwiyati; Winny Dian Safitri; Anita Pratiwi
Jurnal Ilmiah Basis Ekonomi dan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Basic Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business at Universitas Islam Negeri Ar-Raniry in Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jibes.v2i2.3432

Abstract

Pantai Ulee Lheue merupakan salah satu destinasi wisata alami sehingga ada nilai ekonomisnya jika disediakan fasilitas berkreasi atau bersantai. Oleh karena itu Pemerintah Kota Banda Aceh menata pembangunan area pantai Ulee Lheue semenarik mungkin. Pantai Ulee Lheue ini sangat dominan dikunjungi oleh wisatawan, oleh karena ada kegiatan pariwisata, tentu memunculkan berbagai peluang usaha di daerah ini. Hal ini didasari oleh adanya kandungan nilai ekonomi yang tentu berdampak pada kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat yang berdagang di sekitar pantai Ulee Lheue atau bisa disebut pedagang kaki lima. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengembangan sektor pariwisata dan untuk mengetahui dampak sektor pariwisata terhadap pemberdayaan ekonomi pedagang kaki lima pantai Ulee Lheue. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan sektor wisata Pantai Ulee Lheue terhadap pemberdayaan ekonomi pedagang kaki lima terus mengalami kemajuan dan terus adanya pembaharuan, ini juga dapat dilihat dari jumlah pedagang kaki lima yang semakin bertambah dan dampak pengembangan sektor pariwisata terhadap pemberdayaan ekonomi pedagang kaki lima Pantai Ulee Lheue adalah positif.
Inovasi Eco Brick dalam upaya Pengelolaan Sampah Plastik sebagai Produk Furniture: Eco-Brick Innovation for Plastic Waste Management as Furniture Products Alricha; Salim, Awwalini Maghfirah; Anita Pratiwi; Dayanun, Darasita Zahra; Pratiwi, Siti Rahmatia; M Marjan
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9397

Abstract

Permasalahan sampah plastik menjadi isu global yang memerlukan solusi inovatif dan berkelanjutan. Plastik yang sulit terurai menyebabkan pencemaran lingkungan, terutama di kawasan perkotaan. Salah satu alternatif dalam pengelolaan sampah plastik adalah melalui pemanfaatan Eco Brick, yaitu botol plastik yang diisi dengan sampah anorganik untuk dijadikan bahan atau material sebagai bahan baku produk furniture ramah lingkungan. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan informasi atau sosialisi kepada masyarakat terkait pengolahan limbah anorganik menjadi Eco Brick sebagai bahan dasar pembuatan furniture yang kuat, estetis, dan fungsional, serta memiliki nilai ekonomi. Kegiatan ini dilaksanakan di BTN Bumi Roviga RT 03 RW 11, Kelurahan Tondo, Kota Palu. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa masyarakat Bumi Roviga memperoleh pengetahuan baru terkait cara mengolah dan memanfaatkan sampah anorganik seperti plastik dan botol mineral sebagai bahan untuk membuat produk furniture yang bernilai tambah dan tentunya berkontribusi dalam penurunan sampah di wilayah sekitar.
KUALITAS SANITASI LINGKUNGAN TEMPAT TINGGAL MASYARAKAT DI KELURAHAN TAIPA KOTA PALU Anita Pratiwi; Andi Iin Nindy Karlinda Kadir; Awwalini Maghfirah Salim; Darasita Zahra Dayanun; M.Marjan; Alricha
Hexagon Vol 6 No 2 (2025): Vol. 6 No. 2 (2025): HEXAGON - Edisi 12
Publisher : Fakultas Teknologi Lingkungan dan Mineral - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/hexagon.v6i2.5806

Abstract

Proper environmental sanitation is an essential component in ensuring a healthy and safe quality of life for communities. Taipa Subdistrict in Palu City has experienced significant growth in infrastructure and population; however, challenges remain in the areas of sanitation and household waste management. This study aims to evaluate the environmental sanitation conditions in Taipa and their impact on public health. The research employed a descriptive quantitative method using a survey approach conducted on 512 households through field observations, interviews, and questionnaires. The results revealed that most residents rely on bore wells as their main sources of clean water and drinking water, while the use of piped water (PDAM) remains limited. Nearly all households have access to healthy latrines and use septic tanks for fecal waste disposal. However, the management of used cooking oil and the practice of open burning of waste remain environmental concerns that require attention. The majority of houses have floors and walls that meet environmental health standards. These findings indicate that although basic sanitation has been categorized as fairly adequate, efforts in public education and improvement of waste management systems are still needed to ensure sustainable environmental health in the community.