Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Kinerja Kenyamanan Termal dan Konsumsi Energi Sebagai Pengabdian Intelektual Arsitektur pada Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Arun, Kota Lhokseumawe Iqbal, Muhammad; Razif; Atthaillah; Safyan, Adi; Azmah Fithri, Cut
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2024): April 2024
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v3i3.116

Abstract

Rumah sakit merupakan bangunan yang memberikan pelayanan publik. Untuk itu, perlu dipertimbangkan kriteria-kriteria kinerja untuk menciptakan ruang yang nyaman bagi pengguna baik visual maupun termal. Kenyamanan ruang membutuhkan konsumsi energi tertentu. Saat ini, kondisi pencahayaan alami siang hari, kenyamanan termal dan konsumsi energi pada Rumah Sakit Arun belum diketahui. Untuk itu kegiatan ini melakukan pengukuran kinerja dengan pengukuran ruang rawat inap dan simulasi komputasional untuk kinerja tahunan yang seperti telah disebutkan sebelumnya. Hasil menunjukkan kondisi termal yang baik pada ruang rawat inap. Akan tetapi, kondisi pencahayaan alami hanya memenuhi untuk metrik cahaya matahari langsung. Sementara indeks konsumsi energi juga masih belum memenuhi kriteria. Kondisi ini penting untuk diketahui sebagai informasi yang dapat digunakan untuk peningkatan kinerja pada bangunan rumah sakit ini.
Kemanfaatan Ruang Salat Utama pada Masjid Al-Hikmah Cunda, Lhokseumawe Karsono, Bambang; Pulungan, Dara Nabila; A, Hendra; Azmah Fithri, Cut
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 12 No. 3 (2023): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v12i3.75

Abstract

Secara etimologi, masjid memiliki arti sebagai tempat sujud yang penuh ketaatan dan kepatuhan. Rasulullah Muhammad SAW dan para sahabat memberi contoh hakikat fungsi masjid bukan hanya dijadikan sebagai tempat ibadah salat saja, namun juga digunakan sebagai tempat berbagai kegiatan yang mencerminkan ketaatan dan kepatuhan kepada Allah SWT. Pada masa itu, masjid berfungsi sebagai pusat kegiatan umat Islam, seperti: pendidikan, dakwah, politik, ekonomi, moral dan sosial, tempat berkumpul dan berdiskusi. Beragam kegiatan dilakukan di dalam masjid sehingga memiliki kemanfaatan ruang yang baik dan tidak terdapat ruang yang mubazir. Pada masa kini, fenomena desain ruang salat utama pada masjid cenderung bergeser menjadi lebih eksklusif dan berfungsi tunggal. Penelitian ini bertujuan mengukur tingkat kemanfaatan ruang pada Masjid Al-Hikmah Cunda, Lhokseumawe, guna mengetahui tingkat dan pola penggunaan ruang salat utama pada waktu salat dan kegiatan diluar waktu salat terkait dengan isu kemubaziran ruang. Penelitian menggunakan metode studi kasus normatif, Al-Qur’an dan Sunnah sebagai rujukan utama untuk menelaah hakikat kemanfaatan ruang salat masjid. Pengumpulan data menggunakan teknik pengamatan teknik kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh dengan cara menggambar ulang denah masjid kemudian melakukan pengamatan dengan menghitung jumlah pengguna ruang untuk memperoleh tingkat kemanfaatan ruang. Sedangkan data kualititatif digunakan untuk mengidentifikasi kegiatan selain ibadah salat yang terjadi di ruang salat utama masjid, dengan cara mengamati dan mencatat kegiatan yang terjadi. Penelitian mengungkap rata-rata kemanfaatan ruang salat utama tidak lebih dari 35%. Pada sisi lain kegiatan selain salat jamaah dilakukan di ruang utama meliputi kegiatan belajar Quran, berbuka puasa dan tempat masyarakat bercengkerama setelah salat jamaah.