Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelanggaran Pemancingan Ilegal oleh Pelaut Tradisional Pantai Labu di Perairan Malaysia: Perspektif Masalah dan Penegakan Hukum Putri, Shellya Eka; Sinaga, Sondang Ruth Lovenia; Parangin-Angin, Reh Bungana Beru
Journal of Law & Policy Review Vol 2, No 1 (2024): Journal of Law & Policy Review, June 2024
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/jlpr.v2i1.370

Abstract

Writing this article aims to find out how law enforcement is viewed from the perspective of problems and also the handling of Illegal Fishing carried out by traditional sailors from Pantai Labu in Malaysian waters. The problem is focused on law enforcement in Malaysian waters against Illegal Fishing by traditional seafarers. In order to approach this problem, a theoretical reference is used from the 1982 UNCLOS ratification concerning sea waters or ZEE. The data were collected through interviews and searches through literature studies, as well as utilizing the media and articles related to the issues being discussed and analyzed qualitatively. This study concludes that traditional seafarers from Pantai Labu have been carrying out Illegal Fishing by stealing fish in the Malaysian border waters. Illegal Fishing is subject to sanctions in accordance with the provisions of Article 73 UNCLOS 1982 which relates to Illegal Fishing, if foreign vessels do not comply with the laws and regulations of the coastal state in terms of conservation of fishery resources, the coastal state may arrest the vessel with imprisonment according to age. minimum confinement of 10 days – 2 years and confiscation of vessels and fish caught.
ANALISIS ESENSI CIVICS SEBAGAI GENERASI PERTAMA PKN di INDONESIA Simanullang, Reno Francius; Ginting, Susanna Br; Parangin-Angin, Reh Bungana Beru; Setiawan, Deny
Dharmas Education Journal (DE_Journal) Vol 4 No 3 (2024): DE_Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univesitas Dharmas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56667/dejournal.v4i3.926

Abstract

Artikel ini membahas tentang hakikat pendidikan kewarganegaraan dalam suatu negara dalam negara demokrasi. Pendidikan kewarganegaraan merupakan bagian dari pendidikan dalam sistem persekolahan untuk mendidik warga negara agar menjadi warga negara yang baik. Warga negara yang baik harus memiliki nilai-nilai atau watak dan keterampilan untuk hidup dalam negara demokrasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk: Mendeskripsikan sejarah civics sebagai generasi pertama PKN di Indonesia,  Menganalisis nilai-nilai civics yang terkandung dan tertanam hingga saat ini. Subjek penelitian termasuk Guru BK, Guru PPKn, dan Siswa. Metode pengumpulan data melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi. - Analisis data melibatkan tiga tahap, yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Metode validitas data melibatkan uji kredibilitas, uji transferabilitas, uji dependabilitas, dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa civics memberikan banyak nilai yang dapat dipelajari dari pembelajaran civics, seperti percaya diri, komitmen, penguasaan atas nilai religius, norma dan moral luhur, nilai keadilan, demokratis, toleransi