Khairurrasyd, Khairurrasyd
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGUATAN NILAI NASIONALISME MELALUI PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL DALAM PENDIDIKAN PANCASILA PERSPEKTIF KEWARGANEGARAAN DIGITAL Nugroho, Dedy Ari; Khairurrasyd, Khairurrasyd
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 14, No 1 (2024): Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v14i1.19550

Abstract

Penelitian ini membahas pesatnya teknologi informasi membawa pengaruh pada remaja yang kebanyakan mengakses media sosial. Perkembangan teknologi ini kebanyakan membuat remaja tidak bisa memilah informasi yang tersebar positif dan negatifnya. Penguatan nilai nasionalisme dengan pemanfaatan media sosial dimanfaatkan dalam membangun kualitas pendidikan di Indonesia yang cinta akan tanah airnya sesuai dengan kewarganegaraan digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan penguatan nilai nasionalisme melalui pemanfaatan media sosial dalam Pendidikan Pancasila. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang ditemukan adalah reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini mengungkapkan hal-hal berikut: 1) Strategi pemanfaatan media sosial oleh guru dalam Pendidikan Pancasila menunjang pemahaman peserta didik mulai dari perencanaan, mental dan pondasi materi baik dari internet ataupun buku pegangan guru, memanfaatkan media instagram untuk peserta didik dapat mempelajari materi lewat media sosial tentang nasionalisme. 2) Dalam pemanfaatannya tersebut terlihat penguatan nilai nasionalisme yang diajarkan oleh guru melalui pemanfaatan media sosial instagram yang menjadi tolak ukur dan acuan peserta didik untuk mengupload tugas yang diberikan untuk menunjang pemahaman peserta didik terhadap nasionalismenya.