Ahmad Palihin
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Belajar Peraktik Lapangan Terhadap Keterampilan Sosial Siswa MI Muhammadiyah 02 Pekanbaru Ahmad Palihin; Risnawati; Miftahir Rizqa
Tuah Riau Vol. 2 No. 2 (2023): September
Publisher : MGMP SMP PAI Provinsi Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan sosial merupakan kemampuan mengatasi permasalahan yang timbul akibat interaksi dengan lingkungan dan mampu beradaptasi dengan aturan dan norma yang ada. Keterampilan sosial siswa perlu diketahui dan dipraktikkan dalam kegiatan mengajar agar hasil belajar dapat optimal. Untuk mengasah keterampilan sosial mahasiswa maka diadakan kuliah kerja lapangan sebagai solusi yang tepat dalam melatih kompetensi setiap diri mahasiswa seperti interpretasi, menilai hubungan kausal, pelajaran lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh belajar peraktik lapangan terhadap keterampilan sosial siswa MIM 02 Pekanbaru. Pendekatan penelitian menggunakan kuantitatif, teknik pengumpulan data angket dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan Structual Equalition Modeling (SEM) yang berbasis varians SmartPLS 3.0. hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh belajar peraktik lapangan terhadap keterampilan sosial siswa MIM Pekanbaru
Sejarah Dinasti Abbasiyah Perkembangan Pendidikan Islam Modern Ahmad Palihin; Rini Eka Putri
Counselia Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/counselia.v6i1.185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami sejarah dinasti Abbassiyah hingga perkembangan Pendidikan Islam masa modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif bersifat kepustakaan murni karena sumber datanya baik yang primer atau sekunder berasal dari buku, dokumen, jurnal atau karya-karya ilmiyah.  Pada masa pemerintahan Daulah Abbasiyah di Baghdad, dunia Islam mencapai puncak kejayaannya selama lima setengah abad, mulai dari tahun 132 H (750 M) hingga dihancurkannya Baghdad oleh Hulagu Khan pada tahun 1268 M (656 H). Pada masa ini, kekuasaan dan kekayaan kaum Muslim mencapai puncaknya, dan terjadi kemajuan yang signifikan dalam berbagai bidang, termasuk ilmu pengetahuan Islam yang penting yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Arab. Dalam konteks ini, pemikiran pembaharuan terkait sistem pendidikan selalu menjadi perhatian para pemikir pembaharu. Hal ini karena pendidikan merupakan bidang studi yang terus berkembang, karena mencakup berbagai aspek manusia. Oleh karena itu, metode pendidikan, baik formal maupun non-formal, selalu menjadi perhatian dalam upaya mencapai tujuan pemikiran yang diinginkan.