Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

BANGUN KARAKTER DISIPLIN DENGAN SHOLAT DHUHA:: Studi Kasus Siswa di MI Nahdlatul Ulama Sumenep Hozaimah; Maida
Abuya: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 1 No. 2 (2023): Abuya: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52185/abuyaVol1iss2Y2023404

Abstract

Perkembangan teknologi serta ilmu pengetahuan yang sangat pesat saat ini, menuntut sumber daya manusia yang berkarakter, beriman dan bertaqwa. Pembentukan karakter tersebut dimulai dari lingkungan keluarga dan dilanjutkan oleh lembaga pendidikan. Sehingga penelitian ini dilakukan untuk melihat upaya yang dilakukan sekolah dalam membentuk atau mengembangkan karakter siswa melalui pembiasaan shalat Dhuha berjamaah yaitu karakter disiplin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) implementasi shalat dhuha dalam membentuk karakter disiplin siswa dan, (2) faktor pendorong dan penghambat dalam pelaksanaan implementasi shalat dhuha dalam membentuk karakter disiplin siswa. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif. Sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif Miles, Huberman, yakni: Reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukan: (1) Pelaksanaan program pembiasaan shalat dhuha di MI Nahdlatul Ulama Ambunten di laksanakan setiap hari rabu, sabtu dan minggu secara terus menerus meliputi tahap persiapan, pelaksanaan dan pasca pelaksanaan. Program ini berhasil meningkatkan kedisiplinan siswa MI Nahdlatul Ulama (2) Adapun faktor pendukung dan penghambatnya adalah dalam aspek pemahaman ilmu, dukungan orangtua dan motivasi guru dan siswa. Hasil ini dapat menjadi referensi Madrasah dalam meningkatkan kedisiplinan siswa sebagai salah satu karakter penting dalam perkembangan siswa.
Optimization of Geopolymer Formula Based on Bauxite Tailings Using Curing Temperature and Activator Concentration Sitanggang, Eva Pramuni Oktaviani; Riysan Octy Shalindry; Shafira Kurnia; Hozaimah; Alyaa Salsabila Nurvi
Rekayasa Sipil Vol. 20 No. 2 (2026): Rekayasa Sipil Vol. 20 No. 2
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.rekayasasipil.2026.020.02.3

Abstract

The rapid growth of industrialization and urbanization has significantly increased Portland cement consumption, which accounts for approximately 6–7% of global CO? emissions. Geopolymer cement synthesized from industrial waste materials represents a promising low-carbon alternative. This study aims to investigate the feasibility of producing geopolymer cement from red mud, fly ash, and bauxite tailings waste through alkali activation, with emphasis on activator chemistry, concentration, and curing temperature. Geopolymer specimens were prepared using NaOH–Na?SiO? and KOH–K?SiO? activator systems with molarities of 10 M, 12 M, and 14 M, and cured at temperatures of 60 °C, 80 °C, and 100 °C. Mechanical properties, including compressive strength, water absorption, loss in ignition, and specific gravity, were evaluated, supported by XRD and FTIR analyses. The results indicate generally low compressive strength, with a maximum value of 2.10 MPa achieved using 14 M NaOH cured at 60 °C. This limited performance is attributed to incomplete geopolymerization caused by the dominance of crystalline phases that restrict aluminosilicate dissolution. Nevertheless, TCLP results confirm low heavy metal leaching, demonstrating effective immobilization within the geopolymer matrix. These findings highlight the environmental feasibility of red mud–fly ash–based geopolymers while emphasizing the need for compositional and reactivity optimization to enhance mechanical performance.