Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mengkaji Praktik Aborsi di Indonesia: Penyebab, Dampak, dan Stigma Masyarakat damayanti, elvira; Akmal, M. Thufail; mujamil; Ainurrofiq, M. Ilham
Taruna Law: Journal of Law and Syariah Vol. 2 No. 02 (2024): July
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Taruna Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54298/tarunalaw.v2i02.199

Abstract

Abstract This article discusses the development of abortion practices in Indonesia with a focus on societal stigma and the social impacts that occur. Through data analysis and distribution of quiestionaire forms, this article present an overview of the causes of the practice of abortion and how society stigmatizez the practice of abortion. Apart from that, this article also explores the impact of several aspect including social, pshycological and the impact on the female reproductive system. In this article, we also collect the legality and legal basis for the practice of abortion. It is hoped that this analysis can provide a good understanding of the complexity of the abortion issue in Indonesia and encourage further discussion of solutions that can be used to prevent the high number of abortions in Indonesia. In this way, it is hoped that abortion cases in Indonesia will noy increase every years. Keywords:  Society, Practice, Abortion, Social, Psychology   Abstrak Pada artikel ini membahas terkait perkembangan praktik aborsi di Indonesia dengan fokus pada stigma masyarakat dan dampak sosial yang terjadi. Melalui analisis evaluasi data dan penyebaran form kuisioner, artikel ini menyajikan gambaran terkait penyebab dilakukannya praktik aborsi serta bagaimana stigma masyarakat akan adanya praktik aborsi tersebut. Selain itu, artikel ini juga mengeksplorasi dampak dari beberapa aspek termasuk sosial, psikologi dan dampak tersendiri pada sistem reproduksi perempuan. Pada artikel ini, kami juga mengumpulkan legalitas serta dasar hukum dari praktik aborsi. Analisis ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang baik terkait kompleksitas isu aborsi di Indonesia dan mendorong pembahasan lebih lanjut akan solusi yang dapat digunakan untuk mencegah tingginya aborsi di Indonesia. Dengan begitu diharapkan agar kasus aborsi di Indonesia tidak naik setiap tahunnya. Kata Kunci: Masyarakat, Praktik, Aborsi, Sosial, Psikologi
A KEBIJAKAN PENINGKATAN KUALITAS PENGELOLAAN DAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM MELALUI PENERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN SISTEM PENGELOLAAN DATA YANG EFEKTIF Januariani, Januariani; Mujamil; Abdul Aziz
AL-MAFAZI: JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Vol 1 No 1 (2023): 2023
Publisher : ISLAMIC EDUCATION MANAGEMENT STUDY PROGRAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66187/al-mafazi.v1i1.30

Abstract

Manajemen Pendidikan Islam adalah suatu proses penataan atau pengelolaan lembaga pendidikan Islam yang melibatkan sumber daya manusia muslim dan menggerakkannya untuk mencapai tujuan  pendidikan Islam. Pengelolaan lembaga pendidikan seringkali menghadapi kendala, salah satunya adalah administrasi sekolah yang belum diorganisir dengan  baik,  contohnya  data  sekolah  yang  kurang  dinamis.  Upaya  yang  ditempuh lembaga pendidikan untuk mengatasi kendala ini adalah membentuk Sistem Informasi Manajemen (SIM) yang memanfaatkan teknologi informasi. Pemanfaatan teknologi dalam SIM  bertujuan  memberikan  data  berupa  informasi  kepada  manajemen  setiap  waktu dengan cepat dan tepat sebagai dasar pembuatan keputusan dalam rangka mencapai tujuan organisasi. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian dilakukan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Tulungagung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pusdamad (Pusat Data Madrasah) selaku pengelola SIM di MAN 1 Tulungagung belum mampu memenuhi sebagian besar kebutuhan informasi semua unit di madrasah. Kendala yang dialami Pusdamad diantaranya disebabkan karena SDM pengelola yang kurang memadai, belum adanya rencana pengembangan, identifikasi kebutuhan, dan prosedur pelaksanaan yang jelas.  Berbagai kendala ini menyebabkan pengelolaan data belum dapat berjalan secara efektif dan efisien.