Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Variabel Ketenagakerjaan Terhadap Produktivitas Pekerja Indonesia Tahun 2022 Widiyasari, Amalia Isti; A'mal, Ikhlasul; Putri Yunardi, Nabila Fatma; Kartiasih, Fitri
Seminar Nasional Official Statistics Vol 2023 No 1 (2023): Seminar Nasional Official Statistics 2023
Publisher : Politeknik Statistika STIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34123/semnasoffstat.v2023i1.1855

Abstract

The lack of a workforce-to-employment-opportunity balance on the Indonesian labor market in 2022 is worrisome. In an effort to make the workforce more competitive, labor productivity indicators are available on the labor market itself. This study aims to analyze the level of labor productivity in Indonesia in terms of quality in the economic development pillars in achieving the eighth Sustainable Development Goals (SDGs). This study uses K-Means Clustering and multiple linear regression analysis. Based on the K-Means Clustering method, three provincial clusters were obtained with levels of labor productivity from lowest to highest. The results showed that the open unemployment rate and the percentage of the labor force with basic education significantly reduced labor productivity, while the wage rate significantly increased labor productivity. Improving the labor market by looking at labor productivity and the variables that influence it in Indonesia can be carried out in an efficient manner according to the areas that have been mapped by implementing employment innovations.
Analisis Peramalan Harga Saham Konstruksi terhadap Sentimen Sovereign Wealth Funds (SWF) Indonesia dengan Pendekatan Model ARCH/GARCH Parulian, Firman Emmanuel Declarantius; A'mal, Ikhlasul; Asrizal, Salma Nabila
Eligible : Journal of Social Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): ELIGIBLE : Journal of Social Sciences
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III DKI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53276/eligible.v3i1.124

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah memodelkan, meramalkan, dan membandingkan volatilitas serta risiko dari empat perusahaan konstruksi. Peramalan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif, yaitu analisis forecasting dengan pendekatan model ARCH/GARCH. Saham konstruksi yang dianalisis adalah harga saham harian dari empat perusahaan yaitu PT Adhi Karya (ADHI), PT Wijaya Karya (WIKA), PT Wijaya Karya Bangunan Gedung (WEGE), dan PT Total Bangun Persada (TOTL). Hasil pemodelan terbaik saham konstruksi akibat sentimen SWF Indonesia untuk harga saham PT Wijaya Karya (WIKA) adalah model ARIMA(2,1,1) ARCH(1), Harga saham PT Adhi Karya menggunakan model ARIMA(0,1,1) GARCH(2,1), PT Wijaya Karya Bangunan Gedung menggunakan model ARIMA(2,1,1) ARCH(1) dan PT Total Bangun Persada menggunakan model ARIMA (3,1,2). Analisis peramalan menunjukkan bahwa saham PT Total Bangun Persada menghasilkan peningkatan harga saham paling tinggi. Berdasarkan standar deviasi, saham PT Wijaya Karya menjadi saham yang memiliki risiko paling tinggi dibandingkan tiga saham lainnya sehingga cocok bagi investor risk taker. Sedangkan saham PT Total Bangun Persada memiliki risiko rendah sehingga sesuai bagi investor risk averse. Analisis RMSE, MAE, dan MAPE menunjukkan bahwa saham PT Wijaya Karya Bangunan Gedung merupakan saham yang paling stabil dalam pemodelan, tidak terlalu fluktuatif, dan cocok bagi investor dengan profil risiko konservatif.
Analisis Spasial Pengaruh Ekonomi Digital terhadap Kualitas Lingkungan Hidup di Indonesia Rosanti, Hanifah Putri; Kartiasih, Fitri; A'mal, Ikhlasul
Jurnal Aspirasi Vol 16, No 2 (2025)
Publisher : Pusat Analisis Keparlemenan Badan Keahlian Sekretariat Jenderal DPR RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46807/aspirasi.v16i2.4148

Abstract

Abstrak: Saat ini, seluruh negara di dunia masih menghadapi tantangan serius terkait permasalahan lingkungan, yang sebagian besar disebabkan oleh aktivitas ekonomi yang tidak berkelanjutan. Masalah ini juga terjadi di Indonesia, di mana pembangunan ekonomi sering kali masih mengabaikan aspek keberlanjutan lingkungan. Dalam konteks ini, perkembangan ekonomi digital diyakini memiliki potensi untuk memberikan solusi melalui efisiensi penggunaan sumber daya dan pengurangan emisi. Namun, kajian mengenai pengaruh ekonomi digital terhadap kualitas lingkungan hidup, khususnya yang mempertimbangkan dimensi spasial, masih belum banyak ditemukan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kualitas lingkungan hidup dan ekonomi digital di Indonesia, mengidentifikasi pola autokorelasi spasial, dan menganalisis pengaruh ekonomi digital terhadap kualitas lingkungan hidup pada periode 2015–2021. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari BPS dan KemenLHK yang dianalisis dengan metode regresi panel spasial. Hasil penelitian menunjukkan adanya indikasi hubungan yang tidak konsisten atau tidak kuat antara ekonomi digital dan variabel sosial ekonomi terhadap kualitas lingkungan hidup. Selain itu, ditemukan adanya hubungan spasial yang ditunjukkan oleh pola pengelompokan IKLH antarprovinsi di Indonesia. Penggunaan telepon seluler dan e-commerce berkontribusi positif terhadap kualitas lingkungan hidup, sedangkan penggunaan media sosial dan kepadatan penduduk berdampak negatif terhadap kualitas lingkungan hidup. Temuan ini menekankan pentingnya pemanfaatan energi ramah lingkungan dalam ekonomi digital untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Selain itu, diperlukan kebijakan tata kelola ruang yang seimbang antara kawasan terbangun dan ruang terbuka hijau guna menjaga kualitas lingkungan hidup di Indonesia.
Regional disparities and spatial convergence of multidimensional energy poverty in Indonesia A'mal, Ikhlasul; Kartiasih, Fitri
Jurnal Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Vol 14 No 3 (2025): English
Publisher : Jurnal Ekonomi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52813/jei.v14i3.785

Abstract

Energy plays a fundamental role in driving global sustainability, encompassing social, economic, and environmental dimensions. The issue of access to adequate and affordable modern energy remains a crucial problem in various countries, including Indonesia. This condition reflects energy poverty, which has a widespread impact on all aspects of community life. This study investigates the convergence of energy poverty across provinces in Indonesia during the period 2016–2024, using balanced panel data covering 306 observations. This analysis utilizes 34 provinces to ensure data consistency throughout the research period, particularly for the development of the Multidimensional Energy Poverty Index (MEPI). Sigma convergence is assessed based on the evolution of cross-sectional variation in MEPI, while beta convergence is tested using spatial dynamic panel analysis. The research results indicate that energy poverty across provinces experienced both sigma and beta convergence. Per capita GRDP, urbanization rate, energy prices, higher education level, and regional spatial influence play an important role in accelerating the process of energy poverty convergence. Based on these findings, the government is expected to strengthen policies that support the expansion of access to modern energy, as well as encourage the role of socioeconomic factors to accelerate the process of energy equalization across regions.