Yonna Wati
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Pemerintah Kampung dalam Pengembangan Bumk Sinar Jaya (Studi Pada Kampung Sinar Luas Kecamatan Bangun Rejo Kabupaten Lampung Tengah) Sentia Febri; Yonna Wati; Tia Marlinda
Journal Ilmu Sosial, Politik dan Pemerintahan Vol. 13 No. 2 (2024): JISPAR
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jispar.v13i2.13183

Abstract

The development of Village-Owned Enterprises (BUMK) is an important focus in the government's efforts to improve community welfare at the local level. In Sinar Luas Village, Central Lampung Regency, BUMK Sinar Jaya is one of the main initiatives in local economic development. However, the effectiveness of the village government's efforts in developing BUMK Sinar Jaya has not been fully revealed. This research aims to investigate the village government's efforts in developing BUMK Sinar Jaya in Sinar Luas Village, Bangun Rejo District, Central Lampung Regency. The main focus is to evaluate the strategies, policies and concrete steps taken by the village government to support the growth and sustainability of the BUMK. This research uses a qualitative approach by conducting a case study in Sinar Luas Village. Data was obtained through participatory observation, in-depth interviews with relevant stakeholders, and analysis of documents related to the development of BUMK Sinar Jaya. A triangulation approach was used to verify the validity of the data. The research results show that the village government has taken a number of efforts in developing BUMK Sinar Jaya, including outreach, training and providing supporting facilities. However, there are still obstacles related to the lack of community participation, technical problems in operations, and the need for increased coordination between village governments, BUMK managers, and the community.
PERAN PENGAWASAN CAMAT DALAM PENANGANAN KONFLIK APARATUR PEKON KRESNOMULYO KECAMATAN AMBARAWA KABUPATEN PRINGSEWU TAHUN 2023 Ila mei Idayanti; Eny Inti Suryani; Yonna Wati
Jurnal Caraka Prabu Vol 8 No 1 (2024): Caraka Prabu : Jurnal Ilmu Pemerintahan
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jcp.v8i1.2147

Abstract

Pengawasan yang efektif oleh seorang camat merupakan elemen penting guna meningkatkan dan menjaga kualitas pelayanan publik di tingkat wilayah. Penelitian ini menggali peran penting yang dimainkan oleh seorang camat dalam konteks pengawasan, dengan fokus pada upaya mereka dalam memastikan implementasi kebijakan pemerintah, serta menunjukan bahwa peran pengawasan camat tidak hanya terbatas pada pemantauan rutin, tetapi juga melibatkan koordinasi dengan berbagai pihak, advokasi kebijakan, dan pendekatan proaktif terhadap masalah- masalah yang muncul. Penanganan konflik merupakan aspek penting dalam menjaga stabilitas sosial di tingkat lokal maupun nasional. Konflik adalah fenomena yang tidak terhindarkan dalam kehidupan masyarakat. termasuk di Pekon Kresnomulyo. Penanganan konflik menjadi penting untuk memastikan keamanan, ketertiban, dan keadilan di tingkat lokal. Salah satu figur kunci dalam penanganan konflik adalah Camat, yang memiliki peran penting dalam pengawasan dan penyelesaian konflik di Pekon Kresnomulyo. Penelitian ini bermaksud guna menggali lebih dalam mengenai peran pengawasan Carnat dalam penanganan konflik di wilayah tersebut. Metode penelitian yang dipergunakan ialah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menyatakan bahwasannya Camat memiliki peran yang signifikan dalam memonitor, mengidentifikasi, dan menyelesaikan konflik yang muncul di Pekon Kresnomulyo. Peran ini mencakup pengawasan terhadap dinamika sosial masyarakat, fasilitasi dialog antarpihak yang terlibat dalam konflik, serta kolaborasi dengan berbagai instansi terkait untuk mencapai solusi yang adil dan berkelanjutan. Namun, tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan kompleksitas konflik sering kali menjadi hambatan dalam pelaksanaan peran Camat Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara Camat, masyarakat, dan pihak terkait lainnya untuk meningkatkan efektivitas penanganan konflik di Pekon Kresnomulyo.