Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN ODOL DALAM UPAYA MENINGKATKAN SISTEM PENGAWASAN DAN PENGENDALIAN MUATAN ANGKUTAN BARANG Antono, Lambang
Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 11 (2022): Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia 
Publisher : Program Studi Akuntansi IKOPIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32670/ht.v1i11.2315

Abstract

Daerah yang dekat dengan kawasan industri, sentra produksi, pelabuhan, jalan tol, dan kawasan strategis lainnya merupakan daerah yang banyak dilalui transportasi angkutan barang. Kondisi tersebut memungkinkan adanya angkutan barang yang membawa muatan berlebih melalui jalan raya. Tulisan ini diharapkan menjadi kontribusi dan pertimbangan bagi stakeholder dan pemangku kepentingan dalam mengambil kebijakan untuk mengatasi persoalan angkutan barang. Metode penelitian menggunakan penelitian survey yaitu melihat secara langsung fenomena di lapangan dengan mengumpulkan sumber data baik primer maupun sekunder. Melibatkan informan dari petugas di lapangan dan instansi berwenang selain juga didukung informasi bersumber dari media masa, dokumen, buku, dan jurnal relevan. Hasil penelitian yaitu penyelenggaraan angkutan barang dapat beroperasi dengan baik perlu dukungan sarana prasarana yang baik serta sistem penyelenggaraan angkutan barang yang baik pula seperti sistem pengawasan dan pengendalian muatan angkutan barang yang dilakukan di jembatan timbang. Implementasi kebijakan ODOL (over dimension and over loading) menjadi solusi alternatif untuk mencegah terjadinya pelanggaran muatan di jalan raya termasuk pelanggaran terhadap kelebihan dimensi kendaraan dan pelanggaran kelebihan muatan.
PROGRAM PENANGGULANGAN KECELAKAAN LALULINTAS DI PERLINTASAN KERETA API SEBIDANG DI WILAYAH JAWA TENGAH Antono, Lambang
Jurnal Academia Praja Vol 6 No 2 (2023): Academia Praja : Jurnal Ilmu Politik, Pemerintahan, dan Administrasi Publik
Publisher : Universitas Jenderal Ahmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36859/jap.v6i2.1736

Abstract

One of the transportation problems still faced in the country is the problem of traffic accidents that not only occur on roads and highway intersections, but also those that occur at level crossings between trains and motorized vehicles. Such as the train accident in Silebu Village, Kragilan District, Serang Regency, Banten Province on July 26, 2022 which killed 9 people. In the end, the issue of railroad crossings is not enough to be seen from one aspect of the problem alone but extends to other fields because it involves the various roles of actors, signals/codes, field space, and the morality of the users themselves. The number of railway crossings on the Central Java Regency / City road according to data from the Directorate General of Railways of the Ministry of Transportation in 2022 was recorded at 834 level crossings spread across 23 districts / cities, with details of 476 unguarded crossings and 268 guarded crossings. Starting from this condition, this research was conducted as a premise for Research on Safety Countermeasures Program at Railway Crossings in Central Java, especially both level crossings on provincial roads and on Regency / City roads.