Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

POLA AKTIVITAS PEMANFAATAN WAKTU LUANG DAN KEGIATAN REKREASI DI RUANG PUBLIK TAMAN NOSTALGIA KUPANG Tualaka, Theodora Murni C.
LANGKAU BETANG: JURNAL ARSITEKTUR Vol 10, No 2 (2023): October
Publisher : Architecture Program Department of Architecture, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lantang.v10i2.63889

Abstract

Fenomena urbanisasi yang terjadi dengan cepat menyebabkan perubahan signifikan dalam gaya hidup masyarakat. Lingkungan perkotaan memiliki dampak positif dan negatif, dimana dampak negatif mempengaruhi kesehatan mental dan kualitas hidup yang saat ini menjadi prioritas global. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa ruang publik di lingkungan perkotaan dapat berdampak positif pada kesehatan mental dan kesejahteraan penduduk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana individu atau kelompok pengunjung menghabiskan waktu luang dalam rangka meningkatkan kesehatan mental dan mengurangi stres yang disebabkan oleh tekanan perkotaan. Penelitian ini menggunakan metode pemetaan perilaku untuk mengamati perilaku dan pergerakan manusia secara sistematis terkait komponen dan atribut lingkungan binaan. Teknik observasi berfokus pada identifikasi pola aktivitas dengan teknik pemetaan untuk merekam pergerakan dan aktivitas pengunjung dari waktu ke waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar kunjungan terjadi pada hari Sabtu dan Minggu dengan pengguna dari anak-anak hingga orang tua serta mayoritas pengguna adalah remaja dan dewasa. Sedangkan kategori aktivitas pola pemanfaatan waktu luang dan kegiatan rekreasi di ruang publik Taman Nostalgia terbagi menjadi aktivitas ringan (leisure), aktivitas fisik ringan dan sosial. Aktivitas-aktivitas tersebut hanya terjadi pada setting fisik yang tersedia, sehingga variasi fasilitas perlu ditingkatkan demi meningkatkan variasi aktivitas dalam rangka meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat setempat.  THE PATTERN OF LEISURE AND RECREATIONAL ACTIVITIES IN KUPANG NOSTALGIA PARK PUBLIC SPACE  The phenomenon of rapid urbanization is causing significant changes in people's lifestyles. Urban environments have both positive and negative impacts, with the negative impacts affecting mental health and quality of life, which is currently a global priority. Several studies have shown that public spaces in urban environments can positively impact the mental health and well-being of residents. This study aimed to explore how individuals or groups of visitors spend leisure time to improve mental health and reduce stress caused by urban pressures. This research uses behavioural mapping methods to systematically observe human behaviour and movement concerning components and attributes of the built environment. Observation techniques focused on identifying activity patterns with mapping techniques to record visitor movements and activities over time. The results showed that most visits occurred on Saturdays and Sundays with users from children to parents; most users were teenagers and adults. In contrast, the activity categories of leisure utilization patterns and recreational activities in the public space of Taman Nostalgia are divided into light activities (leisure), light physical and social activities. These activities only occur in the physical setting available, so the variety of facilities needs to be increased so that more activities occur to improve the quality of life and community welfare.
Mengenal Budaya Di Desa Rendu Ola Sebagai Potensi Wisata Berbasis Kearifan Lokal Andries Amabi, Debri; Tualaka, Theodora Murni C.
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v3i6.6251

Abstract

Dalam perkembangan globalisasi, budaya lokal sering kali terdampak oleh homogenisasi nilai-nilai global yang tentunya akan mengancam identitas suatu masyarakat. Namun, salah satu desa di Nusa Tenggara Timur yaitu Desa Rendu Ola merupakan salah satu contoh desa tradisional yang mampu mempertahankan kearifan lokal yang dimiliki secara turun temurun hingga saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sekaligus memperkenalkan potensi budaya dari Desa Rendu Ola tidak hanya sebagai pengetahuan dan pelestarian akan budaya di Indonesia, tetapi juga sebagai potensi daya tarik wisata berbasis kebudayaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif naratif dalam mengidentifikasi unsur-unsur kebudayaan lokal yang ada dan potensinya sebagai daya tarik wisata yang berlandasan kearifan lokal. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa setiap unsur kebudayaan yang ada di masyarakat adat Rendu Ola masih utuh dan berbasis lokalitas yang tercermin dari kepercayaan hingga peralatan yang masih tradisional. Penelitian ini berperan penting dalam menambah wawasan kebudayaan yang ada sebagai upaya pelestarian akan budaya dan kearifan lokal yang dimiliki oleh Indonesia. Kebudayaan yang ada juga tentunya berpotensi sebagai potensi pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal.
The Identification of Visitor Activities at Nostalgia Park, Kupang Neonufa, Suliha Ningsih Imelda; Tualaka, Theodora Murni C.; Hendrik, Maria L.
RUSTIC Vol 5 No 1 (2025): RUSTIC
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32546/rustic.v5i1.2775

Abstract

Nostalgia Park, the first planned public open space in Kupang, was designed to serve as a representative recreational area for the city's residents. Since its inauguration in 2011, it has become a focal point for recreational activities within Kupang. Since the space has been open for 13 years, it is essential to define visitor activities before determining the necessary facilities. To develop a comprehensive understanding of the facility requirements necessary to improve the quality of Nostalgia Park as a public space, this research examined fundamental inquiries regarding existing visitor activities. The study used behavioural mapping with a place-centered approach, observing specific zones and periods to identify user activity locations and types. The findings of the survey were subjected to descriptive analysis to inform the formulation of facilities. The research, conducted over two weeks, yielded an overview of the condition of the Nostalgia Park. The highest density of activity was observed in zone B, while zone A exhibited the lowest activity. The majority of visitors are present on weekends and holidays, with the highest concentration of activity occurring in the afternoon, between 15:00-17:00 WITA. Based on these findings, the necessary facilities for each zone have been identified, with their distribution adjusted to accommodate the activity levels.