Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS MANAJEMEN KONFLIK DAN STRES KERJA PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. BRAVO SOLUTION KABUPATEN TANGERANG: Studi Kasus Perusahaan Jasa Yang Bekerja di Bidang Konsultan IT Budi Ilham Maliki; Intan Hastuty Simatupang; Nurul Irfan; Nina Nurul Janah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 2 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Februari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i2.172

Abstract

Manajemen sumber daya manusia merupakan suatu upaya pengintegrasian kebutuhan personil dengan tujuan organisasi, artinya peningkatan kontribusi yang dapat diberikan oleh para karyawan dalam organisasi kearah tercapainya tujuan. Demi tercapainya tujuan perusahaan ini kinerja karyawan berperan penting dalam kelangsungan perusahaan. Kurangnya komunikasi ini bisa menyebabkan konflik dalam diri sendiri, dan konflik ini bila tidak di manajemen dengan baik maka akan mempengaruhi pekerjaannya. Beban pikiran bertambah, begitu pula beban pekerjaan yang akan menghadapi tekanan dalam dirinya sendiri. Tekanan yang terus menerus ini akan menimbulkan stress. Dengan ada konflik dan tekanan ini akan menjadikan kinerja seseorang mengalami penurunan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui konflik, stress dan kinerja diperkirakan baik, untuk mengetahui konflik berhubungan dengan stres kerja dan untuk mengetahui konflik dan stress kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan secara positif baik parsial maupun simultan pada PT. Bravo Solution Kabupaten Tangerang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif verifikatif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Sedangkan metode survey yang digunakan adalah sampling acak jenuh, menyatakan semua anggota populasi digunakan sebagai sample. Sedangkan metode statistik yang digunakan adalah penggunaan lima uji asumsi klasik (uji serial korelasi, uji linieritas, uji normalitas, uji multikolinieritas dan uji heteroskedastisitas), regresi linier berganda, uji hipotesis (uji z, uji t dan uji F) dan juga menggunakan aplikasi E-views 8.
Nurturing Faith at the Margins: Mental-Spiritual Education for Muslim Children in Bogor through Tilawati and Tahfidz Alfi Syahriyani; Nurul Irfan; Nawawi; Amelia Zakiyyatun Nufus
Mimbar Agama Budaya Vol. 39 No. 2 (2022)
Publisher : Center for Research and Publication (PUSLITPEN), UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/mimbar.v39i2.50532

Abstract

This article examines a community service program aimed at fostering the mental and spiritual development of Muslim children living in the peripheral area of Bogor. The program was initiated in response to limited educational access, inadequate learning facilities, and the insufficient training and welfare of teachers in the area. This study employed a descriptive qualitative approach and was conducted at PAUD Nibrosu Lamhariyah (NILAM), located in Cibeuteung Muara Village, Ciseeng District, Bogor Regency. The program was carried out over a four-month period, involving four teachers and forty-two students divided into two age groups. The learning activities focused on religious education through the Tilawati method for Qur’anic reading and the talaqqi method for tahfidz or memorization. The findings indicate that the program contributed positively to the children’s religious learning outcomes. Around 90% of the students were able to follow the lessons and read qira’ati properly, while 85% were able to memorize up to four short surahs, short hadiths, and ablution prayers along with their practice. These results suggest that structured religious guidance can effectively support the spiritual development of early childhood learners in marginalized communities. However, the implementation of the program still faced several challenges, including limited infrastructure, insufficient financial support, and inadequate attention to teacher welfare in peripheral educational settings.