Claim Missing Document
Check
Articles

Pengentasan Kemiskinan Melalui Social Preneur Bagi Ibu-Ibu PKK Budi Ilham Maliki; Achmad Nashrudin
Jurnal Abdimas Bina Bangsa Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal Abdimas Bina Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.328 KB) | DOI: 10.46306/jabb.v2i2.101

Abstract

Kegiatan ini hendak membantu dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui pendekatan pemberdayaan dan gender, yakni pemberdayaan ibu-ibu PKK dengan menumbuh kembangkan social preneur pada organisasi dan kegiatan PKK. Kegiatan ini akan memberikan pelatihan ketrampilan sesuai peminatan mitra, agar mitra mampu menghasilkan produk unggulan yang memiliki nilai ekonomis dan dibutuhkan pasar. Produk tersebut selain untuk dipasarkan juga untuk dikonsumsi sendiri, dan mengurangi beban pengeluaran mitra dalam membiayai konsumsi rumah tangga. Untuk menumbuhkembangkan social preneur, yang bertujuan sosial (pengentasan kemiskinan), diberikan pula pelatihan motivasi kewirausahaan dan ketrampilan manajerial kewirausahaan, yang mencakup manajemen produksi, manajemen keuangan, akuntansi sederhana dan manajemen pemasaran. Luara kegiatan ini adalah: 1) Pengurangan beban biaya konsumsi barang kebutuhan rumah tangga pada keluarga ibu-ibu PKK mitra,(2) Terbentuknya social preneur Ibu-Ibu PKK RW mitra yang mampu memberikan penghasilan tambahan kepada keluarga anggota PKK, dan 3) Terciptanya produk barang kebutuhan rumah tangga dan konveksi hasil produksi PKK mitra yang layak dipasarkan
PERAN PENDIDIKAN DALAM MENYIAPKAN BISNIS TRADISIONAL MEMASUKI ERA DIGITAL Jaka Wijaya Kusuma; Budi Ilham Maliki; Malik Fatoni
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.764 KB) | DOI: 10.47668/edusaintek.v7i1.57

Abstract

Ketidakmampuan para pelaku bisnis memanfaatkan peluang dan ketidaksiapan mengahadapi tantangan di era digital ternyata memunculkan permasalahan. Hal ini terutama terjadi di kalangan para pelaku bisnis yang masih tradisional atau konvensional. Apakah bisnis tradisional itu dan perbedaannya dengan bisnis modern? Apa saja peluang dan tantangan bisnis di era digital? Bagaimana peranan pendidikan dalam mempersiapkan sumber daya manusia, khususnya pelaku bisnis tradsional memasuki era digital? Pertanyaan masalah tersebut dijawab dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan atau kajian pustakaan (library Reseach), yakni penelitian ini dilakukan dalam pendalaman atas teori-teori yang relevan dengan masalah – masalah penelitian. Dengan menggunaan metode ini kajian secara mendalam terhadap konsep dan teori yang digunakan berdasarkan literatur yang tersedia. Dengan menggunakan metode penelitian ini penulis dapat dengan mudah menyelesaikan masalah yang hendak diteliti tersebut. Hasil penelitian studi pustaka menyimpulkan bahwa bisnis tradisional adalah bisnis yang dikelola menggunakan sistem ekonomi tradisional yang bertujuan memenuhi kebutuhan hidup dengan melakukan kebiasaan atau tradisi turun-temurun. Bisnis tradsional dilakukan dengan minim manajemen dan berdasarkan kekeluargaaan. Sedangkan bisnis modern (mencakup bisnis online) adalah bisnis yang menggunakan sistem ekonomi kapital, yang memiliki ciri-ciri spesialisasi, saling ketergantungan, dan berproduksi secara massal. Bisnis ini tujuan utamanya adalah profit atau keuntungan. Bisnis modren cenderung memiliki kapasitas dan skala usaha yang lebih luas, dengan jangkauan setiap kota atau bahkan setiap negara. Perebedaan di antara kedua bisnis tersebut meliputi aspek-aspek: pola merintis dan mengembangkan kegiatan bisnis, pelayanan terhadap konsumen, mitra bisnis, harga, jenis barang atau jasa, pemasaran, skala usaha, manajemen pengelolaan bisnis. Peluang dan tantangan bisnis di era modern ini antara lain meliputi perkembangan teknologi yang kian pesat, derasnya arus informasi, kompetitor semakin banyak, tuntutan serba cepat, masyarakat yang berubah, tuntutan terus menerus belajar, inovatif dalam menciptakan produk, berpikir out of the box, mampu bersaing secara sehat, transformasi digital, kecepatan, sumber daya manusia yang adaptif, persaingan semakin tinggi, dan kurangnya dukungan pemimpin. Peran pendidikan di era digital antara lain meliputi (1) memperkuat sain dan mengembangkan kreativitas, (2) mengembangkan pendidikan digital, hubungan partisipatif, dan pendidikan nilai, (3) mereorientasi pembelajaran, (4) mengubah peran kosumen sekaligus menjadi produsen, (5) menghasilkan lulusan siap kerja, adaptif, dan kompetitif, (6) memberdayakan peserta didik dalam aplikasi sains dan teknologi, (7) mengoptimalkan pelayanan pendidikan non formal bagi pemberdayaan masyarakat, khsusnya pelaku bisnis tradisional di era digital.
IDENTIFICATION OF EDUCATION IN INDONESIA AND LEARNING MODELS IN STUDENT LEARNING WITH LEARNING MANAGEMENT SYSTEM (LMS) Budi Ilham Maliki; Jaka Wijaya Kusuma; Mohammad Bayi Tabrani; Hamidah Hamidah
International Journal of Economy, Education and Entrepreneurship Vol. 1 No. 1 (2021): International Journal of Economy, Education and Entrepreneurship
Publisher : Yayasan Education and Social Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53067/ije3.v1i1.5

Abstract

If we identify education in Indonesia, the reality is still multiproblematic, which in essence includes the problem of equality, quality problems, efficiency problems, relevance problems, and the problem of lack of utilization of information and communication technology. This study aims to find out (1) What are the problems of education in Indonesia in general and (2) how the learning model with LMS so that can overcome educational problems, especially the problem of quality of education services. To answer the question above, the method used is the study of the library, namely. In this case, the author tries to study some available literature to explain the problem so that this paper's problems can quickly be answered. The results of the literature study stated that (1) education problems in Indonesia to date include equality issues, quality problems, efficiency problems, relevance issues, and problems of lack of ICT use; and (2) Learning models with the Learning Management System (LMS) can facilitate learners to learn more broadly, more and also vary. Through the facilities provided by the system, learners can learn anytime and anywhere (any time anywhere) without being limited by space and time. The materials they can learn are also more varied, not only in text, but also more affluent with visual, audio, and motion variations, better known as Multimedia. In conclusion, learning models with Learning Management System (LMS) can be developed to overcome educational problems in Indonesia, especially efficiency problems, quality education problems, and ICT utilization problems
Distance Learning In An Educational Perspective In Indonesia During The Covid-19 Pandemic Budi Ilham Maliki; Jaka Wijaya Kusuma; Mulyadi Mulyadi; Ranny Meilisa; Hamidah Hamidah
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 7 No. 3 (2021): July-September
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v7i3.1142

Abstract

The Existence of the Covid-19 pandemic has a serious impact on teaching and learning activities at various levels and types of educational institutions that were originally face-to-face in the classroom shifted into distance education (distance learning) in the network (online) with online systems (direct) and offline (delay). This study aims to find out how distance learning in the perspective of education in Indonesia during the current Covid-19 pandemic? What's the concept? What are the problems and challenges? And what's the solution? To answer the question above, the method used is the study of the library, namely in this case the author tries to study some available literature to get an explanation relevant to the problem so that the problems in this paper can easily be answered.The results of the literature study stated that (1) Distance learning in an educational perspective in Indonesia, is the implementation of education whose learners are separated from educators and their learning by using various learning resources through information and communication technology, and other media, which serves as a form of education for learners who cannot attend face-to-face education and aims to increase the expansion and equitable access to quality and relevant education as needed; (2) Distance learning during the Covid-19 Pandemic through online learning is focused on life skills education by online or online distance learning methods and offline or offline distance learning.In conclusion, during the Covis-19 pandemic, our education system must be ready to make the leap to transform online learning for all students and by all teachers to enter a new era of building creativity, honing students' skills, and improving self-quality with system changes, perspectives and patterns of our interaction with technology.
Indonesia’s School Reform in Dealing with Public Education of Infected Area Budi Ilham Maliki; Dewi Surani; Malik Fatoni; Mohamad Bayi Tabrani; Jaka Wijaya Kusuma
Enrichment : Journal of Management Vol. 11 No. 2 (2021): May: Management Science
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.215 KB)

Abstract

The implementation of our education to date still faces a big challenge, especially in terms of access to education for all those who have not been fair, the uneven quality of education, the allocation of budgets and the seriousness of local government in improving the quality of education that is still frail. Therefore, it is significant to reform for providing qualified, accessible, and affordable schools for all including for communities in leading, outer and retarded areas.This research aims to find out how to reform Indonesia's schoolsin dealing with public education of the outer most regional communities? To achieve this goal, researcher uses study research method or library studies which contain theories relevant to research problems. By using this method, an assessment of concepts and theories is used based on the available literature.The results of the library studies state that Indonesia's schools reforms in dealing with public education of the outer most regional communities by expanding access and improving the quality of education through several ways. First, the increase in the capacity of educational institutions. Second, the improvement of education equality through increased effectiveness of affirmative policy, as well as the provision of special scholarships for the poor and the implementation of quality distance education. Third, the provision of operational costs to improve the effectiveness of education. The policy carried out by the Ministry of Education and Culture in order to accelerate development in the 3T areas (leading, outer and retarded areas) is an advanced program together to educate Indonesia. This program includes An Integrated Teacher Professional Education program with Additional Authority (PPGT or Integrated Teacher Education Program), Bachelor's Program of Educating in 3T areas (leading, outer and retarded areas) or people also call as SM3T (Bachelor's Degree in Leading, Outer, and Disadvantaged Areas), Frontline Teachers (GGD), Regional Development Program, and Collaborative Integrated Teacher Professional Education (Integrated Teacher Education Program Collaboration).In conclusion, Indonesia's education reforms in dealing with the education of the outer most local communities are to expand access and improve the quality of education with advanced program policies together to educate Indonesia which includes Integrated Teacher Professional Education program with Additional Authority (PPGT), Bachelor Program of Educating 3T areas (leading, outer and retarded areas)or (SM3T), Front Line Teacher (GGD), Regional Development Program, and Collaborative Integrated Teacher Professional Education (Integrated Teacher Education Program Collaboration).
Strategi Meningkatkan Minat Membaca Mahasiswa di Beberapa Universitas di Banten: Tinjauan Manajemen Pendidikan Budi Ilham Maliki; Julina Julina; Dewi Syifa Septiani; Farhatul Ain; Basrowi Basrowi
Journal on Teacher Education Vol. 4 No. 1 (2022): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v4i1.12179

Abstract

Minat baca mahasiswa di Banten dapat dikatakan masih sangat rendah, hal ini dapat dilihat dari indek literasi masyarakat yang hanya 3,1%. Artinya, Ketika ada 100 masyarakat dewasa hanya ada 3,1 orang yang mempunyai kebiasaan membaca lebih dari 4 jam/hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keterkaitan antara minat membaca mahasiswa dengan kualitas suatu daerah, baik di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, maupun peradaban yang dimiliki daerah tersebut. Metode penelitian adalah kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam dan pengamatan partisipasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, minat baca mahasiswa di beberapa universitas di Banten dapat dikatakan masih rendah, hal itu karena banyak faktor internal dan eksternal. Faktor internal lebih karena minat, dorongan rasa keingintahuan, dan keinginan untuk maju. Faktor eksternal lebih dipengaruhi oleh teman, bimbingan orang tua, lingkungan dan lainnya.
SMALL BUSINESS PERFORMANCE REVIEW FROM DIGITAL MARKETING LITERATURE AND INNOVATIVE THINKING PATTERNS THROUGH THE INTERVENING VARIABLES OF SMALL BUSINESS COMPETITIVENESS Suheli Suheli; Furtasan Ali Yusuf; Budi Ilham Maliki
International Journal of Economy, Education and Entrepreneurship Vol. 3 No. 1 (2023): International Journal of Economy, Education and Entrepreneurship
Publisher : Yayasan Education and Social Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53067/ije3.v3i1.122

Abstract

This research aims to develop small business innovation during a global crisis and to design a digital business economy. The purpose of this research is to create a digital business economy. The research method is a survey method that involves distributing questionnaires to 225 small businesses in the province of Banten. For the analysis, structural equation modeling (SEM) tools use. Researchers disseminated questionnaires based on various indicators, including 11 indicators of small business performance, 14 indicators of competitiveness, 16 indicators of digital marketing, and eight indicators of innovation thinking. Digital Marketing Literacy and Innovative Thinking on Small Business Competitiveness are at 0.027 and 0.000<0.05. On the other hand, digital marketing literacy and Innovative Thinking on Small Business Performance are at 0.000, and 0.010 < 0.05 (not significant), and Small Business Competitiveness to Small Business Performance is 0.003. the significance of the mediation shows that the mediation of Small Business Competitiveness in digital marketing literacy, Innovative Thinking Patterns is at 1.54 and 2.06 > 1.96. Limitations of the research, The researcher restricts the scope of the survey only to cover small businesses and has yet to begin investigating the issue of medium-sized enterprises in the province of Banten
Kemampuan Berpikir Filsafat Dalam Perkembangan Ilmu Pendidikan Pada Generasi Z Di Sekolah Berbasis Islam Di Provinsi Banten Budi Ilham Maliki; Heni Susanti; Encep Syarifudin; Anis Fauzi
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Article In Progress Special Issue 20
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i001.5393

Abstract

Generasi Z membentuk sebagian besar populasi Indonesia, yang berjumlah 75,49 juta orang, atau 27,94 persen dari total populasi. Generasi Z tumbuh di tengah perkembangan teknologi yang cepat, terutama dalam hal internet dan media sosial. Akibatnya, mereka sangat memahami teknologi dan mampu menggunakan alat digital dengan cepat. Studi McKinsey (2018) menyatakan bahwa Generasi Z adalah generasi yang mencari kebenaran. Generasi Z adalah orang-orang yang terbuka, inklusif, berbicara, berinteraksi, dan berdialog. Mereka juga realistis, analitik, kritis, mandiri, kreatif, dan inovatif. Menarik untuk ditanyakan apa saja kondisi, potensi, dan ciri dominan yang menjadi ciri pemikiran filsafat pada Generasi Z: Apa relevansi atau urgensinya terhadap kemampuan berpikir filosofis dalam pendidikan Generasi Z, khususnya di kalangan pembelajar di sekolah berbasis islam di provinsi Banten? Apa yang dimaksud dengan kemampuan berpikir filosofis?. Siapa Generasi Z? Upaya apa saja yang dapat dilakukan untuk mengembangkan kemampuan berpikir filosofis Generasi Z di pesantren di provinsi Banten? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan pentingnya kemampuan berpikir filsafat bagi Generasi Z, khususnya mereka yang belajar di sekolah berbasis Islam di provinsi Banten; makna kemampuan berpikir filsafat; makna Generasi Z; dan strategi yang dapat digunakan untuk membantu Generasi Z belajar berpikir filsafat di sekolah berbasis Islam di provinsi Banten. Studi atau kajian pustaka adalah metode penelitian yang digunakan untuk menjawab pertanyaan masalah tersebut di atas. Konsep dan teori yang digunakan dipelajari berdasarkan literatur yang tersedia. Studi pustaka menemukan bahwa (1) kemampuan berpikir kritis, analitis, logis, rasional, koheren, korelatif, holistik, mendalam, proporsional, universal, konseptual, sistematis, solutif, dan radikal untuk menemukan kebenaran substansial, hakiki, atau sebenarnya. (2) Generasi Z adalah generasi yang lahir antara tahun 1997 dan 2012 dan berusaha mencari kebenaran dengan cara yang terbuka, inklusif, komunikatif, dialogis, dan interaktif; (3) Di sekolah-sekolah Islam, generasi Z harus memiliki kemampuan berpikir filsafat karena sesuai dengan tuntutan pendidikan Islam yang menginginkan siswa menjadi generasi yang berpikir dan bertindak secara benar dan sesuai dengan Al-Quran, Hadits, serta hasil ijtihad dan ijma ulama terkemuka, bahkan menjadi generasi kamil. Mereka juga harus memiliki kualitas pemikiran kritis, analitis, logis, rasional, koheren, korelatif, mendalam, dan luas; dan (4) Generasi Z di sekolah-sekolah berbasis Islam di provinsi Banten dapat dilatih dalam berpikir filsafat melalui pendidikan karakter, pembudayaan literasi, strategi pembelajaran kontekstual, inkuiri, dan peningkatan kemampuan berpikir.
PENGARUH PENGEMBANGAN PROFESIONAL DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA GURU DENGAN DISIPLIN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA GURU SD SWASTA DI KOTA SERANG: Wiwi Yuningsih, Furtasan Ali Yusuf, Budi Ilham Maliki Wiwi Yuningsih; Furtasan Ali Yusuf; Budi Ilham Maliki
Technosience Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah TECHNOSCIENCE
Publisher : UPPM Politeknik PGRI Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengembangan profesional dan motivasi terhadap kinerja guru dengan disiplin kerja sebagai variabel intervening pada guru SD swasta di kota serang Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif, Sampel yang digunakan sebanyak 185 orang. Maka penulis mengambil keputusan untuk menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu metode analisis yang digunakan adalah SEM-PLS. Hasil penelitian ini: 1) pengembangan profesional berpengaruh signifikan terhadap disiplin, 2) motivasi berpengaruh signifikan terhadap disiplin, 3)pengembangan profesi berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru, 4). motivasi dan kedisiplinan berpengaruh langsung terhadap kinerja, 5) pengembangan profesional, motivasi dan kedisiplinan berpengaruh positif terhadap kinerja guru
The Role of Work Environment and Teamwork on Job Satisfaction by Employee Patience at Cilegon City Sub District Akhmad Zulkarnaen; Dade Suparna Suparna; Budi Ilham Maliki
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 2 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i2.84525

Abstract

Kepuasan kerja merupakan refleksi diri atas pekerjaan tim. Tujuan penelitian adalah untuk membangun konsep potensi perilaku sabar pada instansi pelayanan kelurahan kota Cilegon. Desain penelitian adalah kuantitatif. Populasi penelitian adalah pegawai kelurahan yang berstatus nonASN. Teknik pengambilan sample menggunakan Teknik random (acak) sebanyak 179 responden. Teknik analisis data menggunakan pendekatan partial least square (PLS) yang berisi kekuatan hubungan antar variable (kuat, sedang dan kecil), dan untuk mengukur kekuatan model. Hasil penelitian antara lain: (1) faktor kerjasama tim berpengaruh terhadap kepuasan kerja dan (2) faktor yang tidak memengaruhi kepuasan kerja antara lain lingkungan kerja, dan perilaku sabar. Simpulan, perilaku sabar merupakan nilai dasar intrinsic manusia yang dibangun untuk mencapai kepuasan kerja baik secara individu dan kelompok dengan memerhatikan lingkungan kerja, dan kerjasama tim.
Co-Authors Abdul Mu’in Achmad Nashrudin Ade Fauzi, Ade Ade Mulyana, Ade Agus Munanzil Ahmad Fiki Ahmad Refudin Akhmad Zulkarnaen Alisza Dwi Putri Aliya Nul’ulum, Dekha Amat Hidayat Ambarsari, Yuke Anis Fauzi Anis Fauzi Anis Fauzi, Anis Apriyanto Ari Susilawati Asep Supryatna ASFAR, ANDI HASRYNINGSIH Astutiningsih Ayatulloh, Ayatulloh Azzahra, Anneira Basrowi Basrowi Bayi Tabrani, Mohamad Budi Wahyuni, Raden Buheti, Buheti Cahyaningtyas, Ovi Sakti Candra, Asep Darliah, Nani Devi Delawati Dewi Syifa Septiani Dewi, Intan Indria Didi Supriyadi Elin Sumina Elinawati, Elinawati Encep Syarifudin Fadeli, Fadeli Fahad, Ahmad Malik Fakhrul Arifin Farhatul Ain fatoni, malik Ferdiana, Riska Fifi Amalia Fiki Fahlaifi Musaffa, Tubagus Fiqry Ramadhan, Imam Fitriana, Herna Fita Furtasan Ali Yusuf Furtasan Ali Yusuf Gama, Aat Fatisti Ginanjar, Egi Gultom, Theodora Hafidz Hafidz Hafrizal, Irham Haiah, Fithri Haidir, Ade Hamidah Hamidah Hani Sobihah Heni Susanti Heni Susanti Heni Susanti, Heni Hidayat, Jajat Hikmatiar, Muhamad Hojali, Lili Humairoh, Yayu Ida Listyowati Intan Hastuty Simatupang Irawati Irawati Irawati Irfan Firdaus Iryanah Iryanah Iwan Gunawan Iwan Setiawan Jaka Wijaya Kusuma Julina Julina Komalasari Komalasari Kristiyanto, Irfan Lala Nurmala Lasniatin, Tunul Lastria Yuni Arta Listianingsih, Tri Lithasari, Agustine Lumangkun, Jimi M. Firman Fanani Ma’rip, Syamsul Mahmuda Mahmuda, Mahmuda Mahmudah Mahmudah Mamay Komarudin Mariana, Ria Masriyadi, Masriyadi Mohamad Bayi Tabrani Mohammad Bayi Tabrani Muhammad Nawab Alawi Muhammad Suparmoko Muhammad Suparmoko Muhammad, Indra Mulyadi Mulyadi Munsiyah, Fatayatul Muslimah Muslimah Mustofiyah, Ely Mutoharoh, Mutoharoh Nina Nurul Janah Nindya, Verani Nur, Dewi Rosidawati Nurbaity, Nurbaity Nurul Irfan Nuryati Obey Al Farobi Putri, Riztita Chairani R Tita Fauziah Rahmat Hidayat Ranny Meilisa Rasadi, Rizki Ibnu Ratu Yustika Rini Reni Andryani Rusmalina, Euis Ruswana, Chindy Sari Yulianti Sariwardani, Andriani Sartika, Ratu Setiawati Setiawati Siti Hamidah Siti Juariah Siti Sofiah Sofyan Lutfi, Angga Subroto, Desty Endrawati Suhdiyah, Dede Suheli Suheli Suhendra Suhendra Suherman Suparmoko, Muhamad Suparmoko, Muhammad Suparna, Dade Surani, Dewi Sutihat, Sutihat Syarifudin, Encep Tamami, Maman Umalihayati Umalihayati Wahyuni, Asti Dian Sri Wiwi Yuningsih Wiwik Novianawati Yudi Guntara Yunitasari, Rahayu