Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN FEEDS INSTAGRAM BERBASIS APLIKASI CANVA SEBAGAI MEDIA PROMOSI PADA UMKM DONAT MUNGIL MALANG Auralaila, Deavenue; Khabibah, Umi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 7 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juli
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i7.699

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode Action Research yang meliputi beberapa prosedur penelitian, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Terdapat 15 responden yang terdiri dari 1 orang pemilik usaha, 2 orang ahli pemasaran, 2 orang ahli desain, dan 10 orang calon konsumen. Penelitian ini menggunakan metode EPIC untuk mengukur efekitfitas desain (Empathy, Persuasion, Impact, dan Communication). Hasil penelitian ini melalui 2 siklus dan menunjukkan nilai EPIC Rate sebesar 4.9 dari 5.0. Hal ini menunjukkan bahwa responden setuju bahwa desain Instagram feeds sangat efektif untuk digunakan sebagai media promosi Donat Mungil Malang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah desain feeds Instagram Donat Mungil Malang dapat dikatakan sangat efektif dan layak untuk digunakan dalam membantu mengembangkan bisnis dan menjadi media promosi pada akun instagram Donat Mungil Malang (@donatmungilmalang). Diharapkan Donat Mungil Malang dapat melanjutkan pembuatan desain feeds Instagram dan memperbarui informasi secara rutin agar dapat menarik calon konsumen.
Identitas Kuliner Digital Melalui Food Porn: Meta-Analisis Tren dan Kesenjangan Teori Fazrin, Farah Azirinda; Auralaila, Deavenue; Suharto, Bambang
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9639

Abstract

Evolusi pesat media digital telah merevolusi cara masyarakat berinteraksi dengan makanan, mengangkatnya dari kebutuhan biologis menjadi simbol identitas budaya dan sosial. Fenomena “food porn” representasi visual makanan yang estetis dan menggugah selera kini menjadi bagian integral budaya kuliner digital di platform seperti Instagram dan TikTok, sehingga konsumsi makanan berlangsung secara visual serta memengaruhi pembentukan identitas kuliner individu maupun kelompok. Namun, studi terkait food porn masih terfragmentasi dan belum sepenuhnya mengintegrasikan konsep hiperrealitas, estetisasi, dan dinamika sosial-budaya digital. Permasalahan utama dalam riset ini adalah bagaimana estetika makanan digital membentuk identitas individual dan kolektif. Penelitian ini bertujuan melakukan tinjauan sistematis terhadap tren dan kesenjangan teoretis dalam studi food porn dan identitas kuliner digital. Dengan pendekatan multidisipliner, kajian ini menyintesis literatur untuk memperkaya wacana komunikasi digital dan budaya makanan, serta merumuskan dasar konseptual dan metodologis bagi penelitian lanjutan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan penelusuran artikel melalui Google Scholar, ScienceDirect, dan Scopus, menggunakan kriteria seleksi berdasarkan relevansi topik dan periode publikasi 2015–2025. Sebanyak 10 artikel terpilih dianalisis secara kualitatif, dengan fokus pada konstruksi identitas, konsumsi visual, relasi kuasa, dan peran media sosial. Hasil menunjukkan dominasi pendekatan kualitatif dan analisis wacana visual, serta temuan bahwa food porn merupakan praktik komunikasi yang kompleks, sarat makna budaya, dan berperan dalam memperkuat maupun menantang identitas berbasis kelas, gender, dan ras. Studi ini menekankan pentingnya integrasi pendekatan visual, etnografi digital, dan data kuantitatif media sosial dalam riset mendatang.