Nyeri persalinan adalah respons fisiologis yang dirasakan semua ibu yang melahirkan. Pemijatan dengan lembut bisa meringankan rasa sakit selama proses persalinan. Ini terjadi akibat pijatan merangsang tubuh untuk melepaskan endorfin, yang menciptakan perasaan nyaman. Effleurage adalah teknik pemijatan yang melibatkan usapan lembut, lambat, dan berkesinambungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Effleurage Massage dalam mengurangi tingkat nyeri pada ibu bersalin kala I fase aktif di PMB Junita, AM.Keb, Kota Pematangsiantar tahun 2024. Desain penelitian ini adalah quasi-eksperimental dengan rancangan pretest-posttest satu kelompok. Sampel penelitian terdiri dari 35 ibu bersalin kala I fase aktif yang mengalami nyeri persalinan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dengan alat ukur Wong Baker FACES Pain Rating Scale. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum Effleurage Massage, rata-rata nyeri ibu bersalin kala I fase aktif adalah 6,91. Setelah Effleurage Massage, rata-rata nyeri menurun menjadi 4,34. Uji statistik yang digunakan adalah uji t-dependen, yang menghasilkan nilai p = 0,000 (<0,05), menunjukkan bahwa Effleurage Massage efektif dalam mengurangi intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif. Diharapkan Effleurage Massage bisa diterapkan sebagai salah satu metode untuk mengurangi intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif