Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Literature Review: The Effect of Ajwa Date Fruit Consumption on Fasting Blood Sugar Levels in Perimenopausal Women Hariandini, Elsa Amalia; Andi Mappaware, Nasrudin; Nawir, Nasarudin; Arfah, Arni Isnaini; Royani, Ida; Zulfahmida, Zulfahmida
Journal La Medihealtico Vol. 5 No. 3 (2024): Journal La Medihealtico
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallamedihealtico.v5i3.1156

Abstract

The active substances contained in date extract such as flavonoids, steroids, phenols and saponins have an anti-diabetic function which is useful in controlling glycemic and fat in diabetes patients. Perimenopause is a poorly defined period of time that surrounds the final years of a woman's reproductive life, usually between the ages of 30 and 40. Insulin affects many hormones, including sex hormones (estrogen, progesterone, and testosterone). This hormonal imbalance can disrupt the balance of other hormones. In the basic principles of bioethics there are four aspects, namely beneficence, non-maleficence, autonomy and justice. Maqashid Al Shariat contains 5 values, namely Hifz ad din, hifz an nafs, hifz al maal, hifz al nasl, and hifz al aql. In the perspective of Islamic jurisprudence, it consists of five rules, namely Al Ageu bi Maqashida, La dharara wa laa dirara,, Al masyaqqah tajlibut, Al yaqinu la yuzalu bi syaq, and Al adatu muhakkamah. A 46 year old woman G1P1A0 Gravid 34 weeks with a history of regular menstruation every month. Blood pressure 110/80 mmHg with BMI 30.24 (Obes 2). The results of the fasting blood sugar examination were found to be 130 mg/dl. The diagnosis in this patient is diabetes mellitus. The treatment given to this patient is a regulated eating pattern and implementation of a diet pattern. In the bioethical perspective, it fulfills the non-maleficence aspect, the principles of fiqh are Al iau bi maqashida, La dharara wa laa dirara, and Al adatu muhakkamah.
Pengaruh Keyakinan Perilaku, Normatif, dan Kontrol serta Niat terhadap Perilaku Pemberian ASI Eksklusif di Puskesmas Bonto Bangun, Bulukumba Idris, Fairus Prihatin; Hariandini, Elsa Amalia; Ahmad, Ahmad; Abbas, Hasriwiani Habo; Sumiaty, Sumiaty
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 10 No. 3 (2025): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v10i3.544

Abstract

Pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif selama enam bulan pertama sangat penting untuk pertumbuhan, kekebalan, dan perlindungan bayi dari infeksi, namun cakupannya di beberapa wilayah Indonesia, termasuk Puskesmas Bonto Bangun, Kabupaten Bulukumba, masih belum optimal karena pengaruh faktor sosial dan budaya. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Theory of Planned Behavior (TPB) dan Theory of Reasoned Action (TRA) dalam perilaku pemberian ASI eksklusif pada ibu bayi tahun 2025. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional pada 159 ibu, menggunakan kuesioner berbasis konstruk TPB dan TRA, serta dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan mayoritas ibu memiliki sikap, keyakinan, persepsi kontrol, dan niat positif terhadap ASI eksklusif; dukungan suami menjadi faktor utama (71,1%), sementara tradisi budaya menjadi hambatan bagi sebagian kecil (11,3%). Analisis statistik menunjukkan hubungan signifikan antara semua konstruk TPB dan TRA dengan perilaku ASI eksklusif (p < 0,05). Kesimpulannya, TPB dan TRA efektif menjelaskan perilaku ASI eksklusif, dan intervensi promotif yang sensitif terhadap budaya serta memperkuat dukungan sosial dan keyakinan ibu diperlukan untuk meningkatkan cakupan ASI eksklusif. Kata kunci: ASI eksklusif, Theory of Planned Behavior, Theory of Reasoned Action, Faktor sosial budaya, Perilaku ibu, Indonesia