Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Asas- Asas Pertanggungjawaban Pidana Korporasi Prakarsa, Ragil Surya; Putri, Naghita Shalsabilla; Putri, Winni Angelia Eka; Rahayu, Rani
PUAN INDONESIA Vol. 5 No. 2 (2024): Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Puan Indonesia Vol 5 No 2 Januari 2024
Publisher : ASOSIASI IDEBAHASA KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37296/jpi.v5i2.307

Abstract

This research aims to analyze the principles underlying corporate criminal responsibility. According to statutory regulations, corporations as legal subjects can be subject to criminal penalties in the same way as humans committing criminal acts. Crimes committed by corporations have wider consequences and more victims, even though sometimes they are not directly victims. Through an in-depth study of various legal and jurisprudential literature, this research identifies and explains key principles such as strict liability, vicarious liability, and identification. In Indonesian laws and regulations, corporations are subjects that can be held accountable before the law. It is hoped that the results of this research can contribute to the development of a more comprehensive understanding of corporate criminal liability in Indonesia.
Perlindungan Konsumen Shopee Terhadap Merek Dagang Terkenal Dalam Transaksi Jual Beli Online Pada Platform Benss Putri, Naghita Shalsabilla; Nazar, Jasman
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6835

Abstract

Het Recht Hinkt Achter De Feiten Aan artinya hukum tertatih-tatih mengikuti perkembangan zaman. Prinsip tersebut merupakan prinsip dimana hukum selalu tertinggal dalam melihat keadaan masyarakat terutama dalam bidang teknologi. Perkembangan transaksi elektronik telah memunculkan berbagai permasalahan hukum, salah satunya adalah maraknya penggunaan logo atau tanda yang menyerupai merek terkenal dalam transaksi online guna menarik perhatian konsumen. Praktik tersebut pada dasarnya merupakan strategi visual yang menimbulkan persepsi yang dimana produk yang dipasarkan merupakan produk bermerek reputasi tinggi. Perlindungan hak atas merek di Indonesia telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis, yang menegaskan bahwa hak atas merek merupakan hak ekslusif yang diberikan oleh negara kepada pemilik merek terdaftar. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan pelanggaran, salah satunya melalui penjualan produk pakaian bermerek terkenal dalam bentuk barang tiruan yang tidak sesuai dengan standar dan kualitas merek asli serta disertai informasi yang tidak jelas sehingga berpotensi merugikan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kewajiban Shopee dalam melakukan verifikasi produk guna mencegah peredaran barang berlogo merek dagang terkenal dalam transaksi jual beli online dan bentuk sanksi dan solusi hukum terhadap penggunaan logo yang menyerupai merek dagang terkenal dalam transaksi jual beli online berdasarkan ketentuan hukum merek. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan sifat penelitian deskriptif, menggunakan bahan hukum primer, sekunder, dan tersier.