Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembentukan Karakter Siswa Sekolah Dasar dengan Storytelling Wulan, Bunga Dwi; Prasetyo, Chiryokuna Mukholis Aji; Areandradica, Chrisgracia Diafebrita; Putri, Diyah Yuliana
Journal of Arts and Education Vol 4, No 1 (2024): Volume 4, Nomor 1, Juli 2024
Publisher : Faculty of Arts and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jae.v4i1.441

Abstract

Abstrak Pembentukan karakter dapat diartikan sebagai pendidikan nilai, pendidikan moral, pembentukan karakter, dan pengembangan seluruh warga sekolah untuk mengambil keputusan yang baik, bertanggung jawab, menjaga apa yang baik, dan menjalani keseharian dengan penuh kesadaran, mengarah pada kebiasaan-kebiasaan yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi efektivitas storytelling sebagai metode pendidikan karakter pada siswa sekolah dasar, dengan fokus pada bagaimana guru dapat menggunakan metode storytelling untuk membentuk karakter siswa dan menanamkan nilai-nilai dan perilaku positif. Metodologi yang digunakan yaitu literature review dengan pendekatan sistematis untuk mengumpulkan, mengevaluasi, dan mensintesis pengetahuan yang telah diterbitkan dalam literatur ilmiah terkait topik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa storytelling merupakan metode yang efektif untuk penanaman karakter pada siswa sekolah dasar.Kata Kunci: storytelling; karakter; sekolah dasar.Abstract Character building can be defined as value education, moral education, character building, and the development of all school members to make good decisions, take responsibility, maintain what is good, and live their daily lives with full awareness, leading to good habits. The purpose of this study is to explore the effectiveness of storytelling as a method of character education in elementary school students, focusing on how teachers can use the storytelling method to shape student character and instill positive values and behaviors. The methodology used is a literature review with a systematic approach to collect, evaluate and synthesize knowledge that has been published in scientific literature related to the topic. The results showed that storytelling is an effective method for character inculcation in elementary school students.Keywords: storytelling; character; elementary school.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI INOVASI CELEMEK ECOPRINT UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI KREATIF DESA JEBENGPLAMPITAN Garcia, Muhammad; Arbi, Muhammad Surya; Alviansya, Zanuar Ismail Bima; Nurhaliza, Isnanta Triska; Rahmadini, Mirzha; Khulud, Hanifah; Sya’ban, Alifta; Putri, Diyah Yuliana; Khoirunissa, Faiza Najma; Ratriyanto, Adi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Vol. 7 No. 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i1.56614

Abstract

Rendahnya pemanfaatan potensi sumber daya alam lokal menjadi tantangan dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat desa, khususnya dalam pengembangan usaha berbasis rumah tangga. Kondisi ini ditemukan pada masyarakat Desa Jebengplampitan yang memiliki kekayaan hayati berupa dedaunan dan tanaman pekarangan, namun belum dimanfaatkan secara maksimal sebagai produk kreatif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kesadaran ekonomi ibu – ibu PKK melalui pelatihan pembuatan celemek dengan teknik ecoprint, yaitu teknik pewarnaan kain menggunakan pigmen alami daun yang ramah lingkungan dan bernilai estetika. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui sosialisasi konsep ekonomi kreatif, demonstrasi, dan praktik langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menghasilkan produk ecoprint secara mandiri, serta tumbuhnya kepercayaan diri dan kesadaran akan potensi ekonomi desa. Produk yang dihasilkan memiliki motif unik dan berpotensi dikembangkan sebagai produk UMKM desa. Secara keseluruhan, kegiatan ini membuktikan bahwa inovasi sederhana berbasis potensi lokal dapat menjadi strategi efektif pemberdayaan perempuan dan penguatan ekonomi kreatif desa secara berkelanjutan.