Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Continuous Writing Sebagai Upaya Meningkatkan Nilai Menulis Puisi Siswa SMP Zahra, Alya; Yuliati, Yuliati; Imamsyah, Imamsyah; Manik, Wira; Anisaturrahmi, Anisaturrahmi
LITERATUR : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol. 6 No. 1 (2024): LITERATUR : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Program Studi Tadris Bahasa Indonesia Institut Agama Islam Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/literatur.v6i1.2395

Abstract

Penelitian bertujuan untuk meningkatkan nilai menulis teks puisi siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Lhokseumawe, penerapkan model pembelajaran yaitu continuous writing. Metode yang digunakan pada penelitian yang telah dilakukan adalah penelitian tindakan kelas atau PTK, PTK ini gabungan dari dua jenis pendekatan dalam penelitian yaitu kuantitatif dan kualitatif. Aspek yang dinilai pada tes menulis teks puisi adalah unsur fisik dalam puisi yaitu perwajahan puisi, diksi, imaji, kata konkret, gaya bahasa (majas) dan rima/irama. Batas keberhasilan yaitu 70% siswa mencapai KKM dengan nilai 72. Hasil dari penelitian ini adalah tes awal siswa mendapatkan nilai rata-rata 46,18 dengan siswa yang lulus KKM hanya 3 orang atau hanya 11,1% yang tuntas pada tes awal ini. Siklus I siswa mendapat nilai rata-rata yaitu 61,89 siswa yang tuntas mencapai 40,7% atau 11 siswa yang tuntas. Siklus II siswa mendapat nilai rata-rata yaitu 79,55 sehingga siswa yang tuntas mencapai 81,5% atau 22 siswa yang tuntas pada tes akhir siklus II, karna pada siklus II siswa yang lulus mencapai 81,5% dan telah mencapai kriteria keberhasilan yaitu 70% sehingga penelitian ini dinyatakan berhasil.
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI ANAK DISLEKSIA MELALUI TERAPI BAHASA SEDERHANA DI PANTI ASUHAN YAYASAN TUNA NETRA KARYA MURNI MEDAN Liana, Liana; Manik , Wira; Pangaribuan, Jontra Jusat; Sagala , Sinta Afryanti; Barus , Dwita Dasya Br; Tarigan , Alexsa Febiola Br; Sari , Sopiah Maya
PUAN INDONESIA Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal PUAN Indonesia Vol. 7 No. 1 Juli 2025
Publisher : ASOSIASI IDEBAHASA KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This service aims to describe the forms of dyslexia language disorders in the communication of children aged 7 to 12 years who live in the Yayasan Tuna Netra Karya Murni orphanage. Dyslexia is a learning disorder that affects children's reading, writing, and speaking abilities. In the context of an orphanage, children often do not receive adequate assistance, so that dyslexia symptoms are not optimally handled. This study uses a descriptive qualitative method with data collection techniques through observation and interviews with caregivers and children in the orphanage. The results showed that children aged 7–12 years with dyslexia had difficulty recognizing letters, often reversed sounds or the order of letters in words, experienced delays in responding to questions, and had difficulty constructing sentences coherently. In addition, some children showed disorders in pronunciation, understanding spoken language, and a tendency to withdraw from conversations. The level of disorder varies depending on the age and ability of the individual. Children aged 7–8 years showed more phonological disorders, while children aged 11–12 years had difficulty in conveying ideas verbally. This study concludes that dyslexia language disorders in children in orphanages require special treatment through speech therapy approaches, early intervention, and communication training that are appropriate to the characteristics of the age and needs of the children.
ANALISIS SEMIOTIK CHARLES SANDERS PEIRCE DALAM NOVEL”RESIGN” KARYA ALMIRA BASTARI Manik, Wira; Simorangkir, Clara
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i3.6169

Abstract

This study aims to study or analyze the semiotics in the book Resign by Almira Bastari based on the perspective of sign expert Charles Sanders Peirce, namely trichotomy, which consists of icons, indexes, and symbols. Charles Sanders Peirce views semiotics from the perspective of the three sign systems, namely icons, indexes, and symbols. In this study, qualitative methods are used. The results of the research or analysis are shown with clear, concise, concise, and easy-to-understand explanations. In this study, the researcher used the method of reading, recording, and analyzing. The results are excerpts or quotes from the book Resign by Almira Bastari. One of the most popular literary works in society, especially among teenagers, is the novel. The focus of this research is semiotics, especially signs, sign references, and the use of signs because they are interesting to discuss or study. One of Almira Bastari's best works, Resign, which won the Khatulistiwa literary award, is the source of data for this research. This research also found a number of data in the form of quotes from the novel about icons, indexes, and symbols that can be used as references for further research. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mempelajari atau menganalisis semiotika yang ada dalam buku Resign karya Almira Bastari berdasarkan perspektif ahli tanda Charles Sanders Peirce, yaitu trikotomi, yang terdiri dari ikon, indeks, dan simbol. Charles Sanders Peirce melihat ilmu semiotika dari perspektif ketiga sistem tanda, yaitu ikon, indeks, dan simbol. Dalam penelitian ini, metode kualitatif digunakan. Hasil penelitian atau analisis ditunjukkan dengan penjelasan yang jelas, singkat, padat, dan mudah dipahami. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode membaca, mencatat, dan menganalisis. Hasilnya adalah penggalan kalimat atau kutipan dari buku Resign karya Almira Bastari.  Salah satu karya sastra yang paling diminati masyarakat, terutama di kalangan remaja, adalah novel. Fokus penelitian ini adalah semiotika, khususnya tanda, acuan tanda, dan penggunaan tanda karena menarik untuk dibahas atau dipelajari. Salah satu karya terbaik Almira Bastari, Resign, yang memenangkan penghargaan sastra Khatulistiwa, merupakan sumber data penelitian ini. Penelitian ini juga menemukan sejumlah data yang berupa kutipan dari novel tersebut tentang ikon, indeks, dan simbol yang dapat digunakan sebagai referensi untuk penelitian lanjutan.
PLAGIARISME DALAM KATA-KATA MAHASISWA UNIVERSITAS KATOLIK SANTO THOMAS DI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN MANIK, WIRA
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v4i4.3852

Abstract

This article reports the results of text analysis of students' statements about plagiarism. The aim is to gain an analytical understanding of the concept of plagiarism in academic work according to students' understanding. Respondents consisted of 52 students from 4 Study Programs at the Faculty of Teacher Training and Education at Santo Thomas Catholic University, namely Elementary School Teacher Education, Indonesian Language and Literature Education, English Language Education and Mathematics Education who are working on their theses. The data consists of statements that they wrote to answer four questionnaire questions about the definition of plagiarism, forms of plagiarism, attitudes towards plagiarism, and causes of plagiarism. The analysis was carried out on the transitivity aspect using a systemic functional approach to identify elements of the process, participants, and scope of the plagiarism situation. In this way, the concept of plagiarism is understood about the form of action, targets, and how to carry out plagiarism, can be clearly identified. This study found that students have a good understanding of the form of action and targets of plagiarism, but related to the method, students' understanding is still incomplete or even incorrect. This study shows a good sign, namely that plagiarism is generally associated with bad meanings, and the causes are usually due to coercion due to things beyond the author's control. ABSTRAKArtikel ini melaporkan hasil analisis teks terhadap pernyataan mahasiswa tentang plagiarisme.Tujuannya adalah untuk memperoleh pemahaman yang analitis tentang konsep plagiarisme dalam karya akademik menurut pemahaman mahasiswa.Responden terdiri atas 52 mahasiswa dari 4 Program Studi di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan di Universitas Katolik Santo Thomas yaitu Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris dan Pendidikan Matematika yang sedang mengerjakan skripsinya. Data terdiri atas pernyataan-pernyataan yang mereka tuliskan untuk menjawab empat pertanyaan kuesioner tentang definisi plagiarisme, bentuk tindakan plagiarisme, sikap terhadap tindakan plagiarisme, dan penyebab tindakan plagiarisme. Analisis dilakukan pada aspek transitivitas dengan menggunakan pendekatan fungsional sistemik untuk mengidentifikasi unsur proses, partisipan, dan lingkup situasi plagiarisme. Dengan cara ini, konsep plagiarism dipahami tentang bentuk tindakan, sasaran, dan cara melakukan tindakan plagiat, dapat diidentifikasi secara jelas. Penelitian ini menemukan bahwa mahasiswa memiliki pemahaman yang baik tentang bentuk tindakan dan sasaran plagiarisme, namun terkait dengan cara, pemahaman mahasiswa masih tidak lengkap atau bahkan tidak tepat. Penelitian ini menunjukkan adanya tanda baik, yaitu bahwa plagiarisme secara umum dikaitkan dengan makna yang tidak baik, dan penyebab yang biasanya karena adanya keterpaksaan karena hal-hal di luar kendali penulis.
KENDALA GURU DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN PENILAIAN AUTENTIK DI MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA NURCAHAYA MEDAN Manik, Wira; Liana, Liana
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v5i4.8568

Abstract

Authentic assessment (AA) is a crucial evaluation approach in the Merdeka Curriculum, focusing on students' ability to apply knowledge in real-world contexts. However, its implementation is often hindered by various practical obstacles. This study aims to describe and analyze in depth the forms of challenges faced by Indonesian Language Subject teachers (MPBI) at SMA Nurcahaya Medan in conducting AA. This study uses a qualitative descriptive method. Data were collected through observation, in-depth interviews, and document analysis (data triangulation) from the research subjects. The results show that the challenges in implementing AA by MPBI teachers are divided into five main categories: (1) Limited allocation of learning time; (2) Variation in teachers' conceptual understanding of authentic assessment; (3) Inconsistent development of assessment instruments; (4) High workload of administration and documentation for teachers; and (5) Low readiness and independence of students in facing the assessment process. This study concludes that optimizing the implementation of authentic assessment requires three main strategies: (1) Continuous, specific professional training; (2) Strengthening collaboration and sharing of good practices through Subject Teacher Deliberations (MGMP); and (3) Simplifying regulations related to assessment administrative burdens. These results can serve as a basis for recommendations to schools and education policymakers to support the success of the Independent Curriculum. ABSTRAK Penilaian autentik (PA) merupakan pendekatan evaluasi yang krusial dalam Kurikulum Merdeka, berfokus pada kemampuan siswa mengaplikasikan pengetahuan dalam konteks nyata. Namun, implementasinya sering terhambat oleh beragam kendala di tingkat praktis. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis secara mendalam bentuk-bentuk kendala yang dihadapi oleh guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia (MPBI) di SMA Nurcahaya Medan dalam melaksanakan PA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen (triangulasi data) dari subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala implementasi PA oleh guru MPBI terbagi menjadi lima kategori utama: (1) Keterbatasan alokasi waktu pembelajaran; (2) Variasi pemahaman konseptual guru tentang PA; (3) Belum konsistennya pengembangan instrumen penilaian; (4) Tingginya beban administrasi dan dokumentasi guru; serta (5) Rendahnya kesiapan dan kemandirian siswa dalam menghadapi proses PA. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi implementasi PA memerlukan tiga strategi utama: (1) Pelatihan profesional berkelanjutan yang spesifik; (2) Penguatan kolaborasi dan sharing praktik baik melalui Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP); dan (3) Penyederhanaan regulasi terkait beban administrasi penilaian. Hasil ini dapat menjadi dasar rekomendasi bagi sekolah dan pemangku kebijakan pendidikan untuk mendukung keberhasilan Kurikulum Merdeka.