Larasati, Devita
Departemen Kriminologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Semiotika terhadap Fenomena Online Identity Theft (OIT) dalam Film Searching (2018) Larasati, Devita; Siregar, Inez Annabel Gabriella; Arifianto, Mutiara Syifa; Dhati, Theresia Roro
Deviance Jurnal Kriminologi Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/djk.3013

Abstract

Fenomena pencurian identitas online atau Online Identity Theft (OIT) merupakan bentuk kejahatan yang seringkali ditemukan dalam sosial media. Kerentanan serta kompleksitas yang dimiliki oleh media baru menjadi sebuah ancaman nyata bagi keamanan masyarakat digital. Melalui analisis semiotika terhadap film Searching (2018), peneliti menyoroti representasi bentuk kejahatan Online Identity Theft yang tergambarkan dalam visual dan narasi film. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap adegan-adegan kunci dalam film yang menggambarkan aspek-aspek penting dari Online Identity Theft. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi tanda dan makna yang digunakan dalam visual, audio, serta teks, dalam ada dalam film melalui konsep dan pendekatan kriminologi visual. Film Searching (2018) menggambarkan penyalahgunaan media sosial yang terjadi dalam fenomena Online Identity Theft, serta dampaknya terhadap korban untuk menekankan pentingnya kewaspadaan dan keamanan digital. Penelitian ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman terhadap representasi kejahatan di media baru dan implikasinya terhadap kesadaran perilaku masyarakat digital.
Identitas Transpuan dalam Pusaran Berita Kriminal (Studi Kasus Framing Media terhadap LL dalam Kasus Narkotika di Tahun 2020) Larasati, Devita; Anjarina, Elysa; Sumarsono, Intan Shabira; Setyaputri, Jasmine Rizqi Kartika; Tjahyana, Jessica; Anthonia, Reynee Joyvina Freeina
Deviance Jurnal Kriminologi Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/djk.2746

Abstract

Dalam liputan mengenai kasus kriminal yang melibatkan individu queer sebagai pelaku, media cenderung menekankan identitas gender sebagai isu utama. Penggunaan diksi dan konten yang merendahkan individu dengan identitas gender dan orientasi seksual yang berbeda pun menciptakan framing berita yang bias. Penelitian ini akan membahas mengenai metode pembingkaian yang dapat membentuk suatu naratif pada transpuan, dan dalam studi kasus ini, dilakukan oleh media terhadap LL, seorang transpuan yang terlibat dalam kasus narkotika pada tahun 2020. Analisis dilakukan terhadap enam artikel berita yang dipublikasikan di situs web yang paling banyak dikunjungi oleh masyarakat. Dari penelitian ini, ditemukan bahwa pemberitaan yang dianggap dapat mendatangkan sensasi lebih banyak menekankan identitas gender, berbau seksual, dan isu pinggiran dari subjek berita. Hal ini pun mengarahkan pada pelanggaran hak privasi seseorang dapat berujung pada diskriminasi. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk melihat sikap media terhadap LL sehingga pemberitaan terhadap individu dengan ragam identitas gender dan seksualitas dapat lebih berperspektif SOGIESC. Untuk dapat lebih memahami temuan data, penelitian ini menggunakan kerangka queer criminology theory dan metode Analisis Framing Goffman.