Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penggunaan Ultrasonografi dalam Evaluasi Status Gizi pada Pasien dengan Penyakit Gastrointestinal Andromeda, Anggind Grandika
Maternal & Neonatal Health Journal Vol 5 No 2 (2024): Maternal & Neonatal Health Journal
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/mnhj.v5i2.1608

Abstract

Diet yang seimbang menyediakan nutrisi penting untuk energi, pertumbuhan, dan perbaikan tubuh, serta mempengaruhi fungsi gastrointestinal dan mikrobiota usus, yang berdampak pada kesehatan secara keseluruhan. Malnutrisi terkait penyakit (Disease-related malnutrition, DRM) dapat terjadi akibat kekurangan nutrisi, yang berdampak pada komposisi tubuh, fungsi organ, dan meningkatkan morbiditas serta mortalitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi validitas ultrasonografi dalam mengidentifikasi defisiensi gizi pada pasien dengan penyakit gastrointestinal, serta membandingkan hasil ultrasonografi dengan metode evaluasi status gizi lainnya guna menentukan keakuratannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengacu pada kerangka medis dan nutrisi. Data klinis dan hasil ultrasonografi dikumpulkan dan dianalisis secara kualitatif. Publikasi akademis dan literatur medis digunakan sebagai bahan sekunder untuk mendukung analisis. Ultrasonografi abdomen dan intestinal terbukti menjadi alat diagnostik non-invasif yang efektif dalam mengidentifikasi pasien dengan gejala abdomen dan gangguan gizi. Ultrasonografi juga berguna dalam penilaian komposisi tubuh dan penentuan massa otot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ultrasonografi dalam evaluasi status gizi pada pasien dengan penyakit gastrointestinal memberikan hasil yang akurat dan dapat diandalkan, serta memudahkan pemantauan status gizi secara berkala.
Penegakan Hukum terhadap Pelanggaran Pengelolaan Limbah Medis oleh fasilitas kesehatan Tingkat Pertama di Daerah 3T Andromeda, Anggind Grandika
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v6i6.7962

Abstract

Pengelolaan limbah medis oleh fasilitas kesehatan merupakan tanggung jawab hukum yang vital dalam menjamin kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan. Namun, di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), pelanggaran pengelolaan limbah medis oleh fasilitas kesehatan tingkat pertama masih sering terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerangka hukum pengelolaan limbah medis di Indonesia, mengidentifikasi bentuk-bentuk pelanggaran, mengkaji kendala penegakan hukum, mengevaluasi efektivitas instrumen hukum yang tersedia, serta merumuskan strategi penegakan hukum yang ideal dalam konteks daerah 3T. Dengan menggunakan pendekatan normatif-empiris dan studi pustaka, ditemukan bahwa kendala utama terletak pada minimnya sarana, lemahnya pengawasan, rendahnya kesadaran hukum, serta kurang efektifnya koordinasi antar lembaga. Penegakan hukum administratif, pidana, dan perdata di daerah 3T belum berjalan optimal. Oleh karena itu, diperlukan strategi kolaboratif dan preventif yang disesuaikan dengan karakteristik lokal, termasuk insentif, edukasi, teknologi tepat guna, serta pelibatan masyarakat. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rekomendasi bagi pembuat kebijakan dan pemangku kepentingan dalam merumuskan sistem pengawasan dan penegakan hukum yang lebih adaptif di wilayah 3T.