Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Studi Kasus: Pengaruh Hand Massage Therapy terhadap Tingkat Kecemasan Pasien yang Menjalani Hemodialisa di RSUD Tidar Kota Magelang Ariastuti, Endah Dwi; Syahruramdhani; Tariyah
An-Najat Vol. 2 No. 2 (2024): MEI : An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/an-najat.v2i2.1165

Abstract

Hemodialisis merupakan prosedur terapi yang digunakan untuk menggantikan fungsi ginjal yang rusak. Perawatan hemodialisis yang berkepanjangan dapat mengakibatkan gangguan pada aspek biologis maupun psikologis. Salah satu dampak yang dirasakan oleh pasien yang menjalani hemodialis yaitu kecemasan yang diakibatkan oleh krisis situasional, masalah ekonomi, ancaman kematian, impotensi, dan masalah lainnya yang dapat menurunkan kualitas hidupnya. Salah satu upaya yang dapat digunakan untuk mengurangi kecemasan yaitu dengan hand massage therapy. Tujuan studi kasus ini untuk mengetahui pengaruh hand massage terhadap tingkat kecemasan pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis. Metode yang digunakan yaitu deskritif dengan pendekatan studi kasus. Karakteristik subjek yang digunakan adalah pasien dengan gagal ginjal kronis yang baru menjalani hemodialisis dan mengalami kecemasan. Hasil dari studi kasus ini menunjukkan bahwa terdapat perubahan dan penurunan skor tingkat kecemasan dari tingkat kecemasan sedang menjadi kecemasan ringan setelah diberikan intervensi hand massage therapy pada pasien yang menjalani hemodialisis. Dari penelitian ini dapat disumpulkan bahwa terdapat pengaruh intervensi hand massage therapy terhadap tingkat kecemasan pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis.
Studi Kasus: Pengaruh Pemberian Terapi Foot Massage Untuk Mengurangi Kecemasan Pada Pasien Gagal Ginjal Kronis Di Ruang Hemodialisa RSUD Tidar Magelang Yesinta Trisia Rahmatika; Syahruramdhani; Tariyah
An-Najat Vol. 2 No. 2 (2024): MEI : An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/an-najat.v2i2.1170

Abstract

Hemodialisis merupakan terapi utama untuk penderita gagal ginjal kronis (GGK) yang memiliki tujuan untuk mengoreksi ketidakseimbangan elektrolit dan membuang produk sisa metabolisme. Meskipun efektif dalam pengobatan, hemodialisis dapat menimbulkan gangguan psikologis, terutama kecemasan pada pasien. Kecemasan yang terjadi seringkali diakibatkan oleh ketidakpastian terkait kondisi kesehatan dan pengalaman nyeri sebelumnya. Salah satu pendekatan nonfarmakologis yang dapat diberikan untuk mengurangi kecemasan pada pasien GGK adalah terapi foot massage. Terapi ini dapat meningkatkan rasa nyaman, merangsang sistem saraf parasimpatis, dan memberikan efek relaksasi pada tubuh, sehingga berpotensi untuk meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan. Tujuan studi kasus ini untuk mengetahui pengaruh dari pemberian terapi foot massage untuk menurunkan kecemasan pada pasien GGK yang menjalani hemodialisis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi kasus dengan metode deskriptif. Karakteristik responden yang digunakan yaitu pasien dengan gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis <6 bulan, mengalami kecemasan dan tidak mengalami pembengkakan pada area ektremitas bawah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan skala kecemasan setelah diberikan terapi foot massage. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pemberian terapi foot massage untuk menurunkan kecemasan pada pasien GGK yang sedang menjalani hemodialisis
PENGARUH INTRADIALYTIC STRETCHING EXERCISE TERHADAP PENURUNAN RESTLESS LEG SYNDROME PADA PASIEN HEMODIALISA Anggun Prameswari Kartikaputri; Syahruramdhani; Tariyah
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 9 No 2 (2025): Judika Volume 9 No. 2 Oktober 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v9i2.27428

Abstract

Gagal ginjal kronik (GGK) merupakan disfungsi ginjal yang menjadi masalah kesehatan cukup serius dimasyarakat karena terjadi penumpukan sampah metabolisme yang tidak dapat dibuang oleh ginjal dan menyebabkan uremia sehingga pasien harus menjalani terapi hemodialisa dalam jangka panjang. Umumnya pasien yang menjalani hemodialisa terdapat penurunan pada aktifitas fisik sehingga dapat menimbulkan restless leg syndrome (RLS). Intradialytic stretching exercise merupakan teknik relaksasi otot yang dapat menenangkan tubuh pasien dan menurunkan tekanan darah, detak jantung dan stress pada pasien yang sedang menjalani hemodialisa. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui penurunan restless leg syndrome setelah melakukan intradialytic stretching exercise pada pasien GGK yang menjalani hemodialisa. Penelitian ini menggunakan studi kasus dengan mengevaluasi intervensi keperawatan dengan intradialytic stretching exercise terhadap penurunan restless leg syndrome. Penelitian ini dilakukan di ruang hemodialisa RSUD Tidar Kota Magelang. Pengukuran skor restless leg syndrome yaitu dengan menggunakan restless leg syndrome scale. Intervensi dilakukan selama 15 – 20 menit dalam dua minggu dengan empat kali pertemuan. Evaluasi restless leg syndrome dilakukan pada pertemuan ke-4. Hasil penelitian ini menunjukan skor restless leg syndrome pada pertemuan ke-1 adalah 24 (parah) dan skor pada pertemua ke-4 adalah 20 (cukup parah). Hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa intradialytic stretching exercise dapat mengurangi restless leg syndrome pada pasien GGK yang menjalani hemodialisis.