Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning berbasis media video dan motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa pada elemen Teknologi Perkantoran di SMK Negeri 1 Medan. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan metode total sampling, di mana sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas XI MPLB 4 sebagai kelas kontrol dan XI MPLB 2 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 70 orang siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan tes. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis dengan independent sample t-test, dengan pengolahan data melalui IBM SPSS Statistics 25. Hasil uji validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa angket motivasi belajar valid dan reliabel (Cronbach’s Alpha = 0,893), dan dari 30 soal tes hasil belajar terdapat 20 soal valid dan reliabel (Cronbach’s Alpha = 0,862). Hasil uji normalitas dan homogenitas menunjukkan bahwa data hasil belajar pada kelas eksperimen dan kontrol berdistribusi normal dan homogen. Hasil uji independent sample t-test menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara hasil belajar siswa pada kelas eksperimen yang diajar menggunakan model Problem Based Learning berbasis media video dengan kelas kontrol yang diajar secara konvensional, dengan nilai Sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,05 dan t hitung = 5,236. Selain itu, motivasi belajar juga berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa dengan nilai Sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,05 dan t hitung = 5,196. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning berbasis media video efektif meningkatkan hasil belajar siswa, dan motivasi belajar memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas XI MPLB di SMK Negeri 1 Medan