Astuti Lumbantoruan
Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

HUBUNGAN PENDIDIKAN DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU DALAM MENANGANI KEGWATDARURATAN PADA BALITA DENGAN KEJANG DEMAM DI WILAYAH RUSUN MARUNDA BLOK DI RT 015/RW 007 KECAMATAN CILINCING JAKARTA UTARA Egeria Dorina Sitorus; Astuti Lumbantoruan; Riska Fadila Sudrajat
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 8, No 2 (2022): JAKHKJ September 2022
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Kejang demam merupakan kejang yang berkaitan dengan peningkatan cepat suhu dalam inti tubuh 39℃. Kejang pada balita sering tidak diketahui orang tua paling utama ibu akibatnya ibu menjadi gelisah serta mampu melaksanakan metode yang salah dan membahayakan keadaan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu dalam menangani kegawatdaruratan pada balita dengan kejang demam di wilayah rusun marunda blok d1 rt 015/rw 007 Kecamatan Cilincing Jakarta UtaraMetode : Penelitian ini bersifat deskriptif dengan rancangan Consecutif Sampling dan dilakukan melalui pengisiin kuesioner dengan jumlah responden 30 responden. Dari hasil penelitian yang dilakukan 2 hari bahwa terdapat perbedaan tingkat pengetahuan responden ibu tentang pengertian, penyebab, tanda gejala dan pertolongan pertama saat terjadi kejang demam.Hasil & Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan pendidikan dengan tingkat pengetahuan ibu dalam menangani kegawatdaruratan pada balita dengan kejang demam di Wilayah Rusun Marunda Blok D1 Rt 015/Rw 007 Kecamatan Cilincing Jakarta Utara berada dalam kategori tinggi dengan rata-rata 80%. Kata Kunci : Pendidikan; Tingkat Pengetahuan; Ibu; Kejang Demam. 
PENGARUH EDUKASI BUKU SAKU TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PETUGAS PENANGANAN PRASARANA DAN SARANA UMUM (PPSU) TENTANG PERTOLONGAN PERTAMA LAKA LANTAS DI PAPANGGO JAKARTA UTARA Irmina, Astuti Lumbantoruan, Heldianus,
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 10, No 2 (2024): JAKHKJ September 2024
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59374/jakhkj.v10i2.460

Abstract

Latar belakang: Kecelakaan lalu lintas menjadi salah satu masalah kesehatan di dunia yang menyebabkan banyak musibah dan kejadian ini mengakibatkan banyak korban jiwa dan kerugian material.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Edukasi buku saku terhadap tingkat pengetahuan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) tentang pertolongan pertama laka-lantas di Papanggo Jakarta Utara.Metodologi penelitian: Penelitian ini menggunakan metode desain pre experimental dengan one group pre and post dengan menggunakan uji T-test. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 19-23 April 2024 dengan jumlah responden 20 orang sesuai dengan kriteria inklusi yang sudah ditetapkan oleh peneliti.Hasil: Tingkat Pendidikan responden rata-rata SMA, dan 40% responden sudah bekerja selama 6-10 tahun. Tingkat pengetahuan PPSU sebelum diberikan edukasi buku saku dominan kategorinya adalah cukup sebanyak 10 orang (50%) sedangkan tingkat pengetahuan PPSU sesudah diberikan edukasi buku saku dominan kategorinya adalah cukup sebanyak 10 orang (50%).Kesimpulan: Hasil uji T-Test menunjukkan p-value 0,001 yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan edukasi buku saku terhadap Tingkat pengetahuan PPSU tentang laka lantas.Kata kunci: Edukasi, Buku Saku, Tingkat Pengetahuan, PPSU
Edukasi Pengetahuan Ibu Dalam Menangani Kegwatdaruratan Pada Balita Dengan Kejang Demam Di Wilayah Rusun Marunda Blok Di Rt 015/Rw 007 Kecamatan Cilincing Jakarta Utara Riska, Egeria Sitorus Astuti Lumbantoruan
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 9, No 1 (2023): JAKHKJ Maret 2023
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59374/jakhkj.v9i1.293

Abstract

Latar Belakang Kejang demam merupakan kejang yang berkaitan dengan peningkatan cepat suhu dalam inti tubuh 39℃. Kejang pada balita sering tidak diketahui orang tua paling utama ibu akibatnya ibu menjadi gelisah serta mampu melaksanakan metode yang salah dan membahayakan keadaan anak. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu dalam menangani kegawatdaruratan pada balita dengan kejang demam di wilayah rusun marunda blok d1 rt 015/rw 007 Kecamatan Cilincing Jakarta Utara.Metodologi Pengabdian: Pengabdian ini bersifat deskriptif dengan rancangan Consecutif Sampling dan dilakukan melalui pengisiin kuesioner dengan jumlah responden 30 responden. Dari hasil pengabdian yang dilakukan 2 hari bahwa terdapat perbedaan tingkat pengetahuan responden ibu tentang pengertian, penyebab, tanda gejala dan pertolongan pertama saat terjadi kejang demam.Hasil: disimpulkan bahwa hubungan pendidikan dengan tingkat pengetahuan ibu dalam menangani kegawatdaruratan pada balita dengan kejang demam di Wilayah Rusun Marunda Blok D1 Rt 015/Rw 007 Kecamatan Cilincing Jakarta Utara berada dalam kategori tinggi dengan rata-rata 80%.Kata Kunci Pendidikan, Tingkat pengetahuan, ibu, kejang demam 
PENERAPAN MODEL KONSERVASI LEVINE PADA BAYI PASIEN HYPOGLIKEMIA DENGAN MASALAH KEPERAWATAN KEBUTUHAN NUTRISI Titin Sutini, Astuti Lumbantoruan
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 9, No 2 (2023): JAKHKJ September 2023
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59374/jakhkj.v9i2.349

Abstract

Latar Belakang: Hipoglikemia adalah suatu penurunan abnormal kadar gula darah. Terdapat teknik baru untuk menguji keadaanhipoglikemi, seperti menggunakan penganalisa oksidase glukosa atau optical bedside glucose analyzer (mis One Touch). TujuanTeknik ini lebih bermakna untuk tujuan skrining di ruang rawat karena interpretasi warna terkadang tidak subjektif. Pendekatankeperawatan yang diberikan pada bayi Hypoglikemia dengan kondisi kebutuhan nutrisi dengan menggunakan penerapan teorimodel konservasi Levine. Penerapan teori model konservasi Levine ini tertuang dalam 3 kasus terpilih dan ditemukan masalahkeperawatan gangguan pemenuhan nutrisi. Adapun masalah keperawatan lainnya yaitu hipertermia, resiko kerusakan integritaskulit, resiko kurang volume cairan, dan pola nafas tidak efektif, resiko hipotermia dan ikterus neonatorium. Masalah – masalah yangmuncul akan memperberat keadaan pemenuhan kebutuhan nutrisi dan menghambat proses adaptasi bayi dalam proses tumbuhkembangnya untuk mencapai integritas diri.Kata Kunci: Hypoglikemia, Kebutuhan Nutrisi, Model konservasi Levine.
Analisis Efektivitas Pendidikan Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan Orangtua Dalam Penanganan Pertama Anak Usia Sekolah Akibat Luka Terkena Benda Carolina, Dina; Lumbantoruan, Astuti; Hanisah, Dede
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 9, No 1 (2023): JAKHKJ Maret 2023
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59374/jakhkj.v9i1.256

Abstract

Latar Belakang: Pengetahuan adalah suatu hasil dari tahu, dan terjadi setelah melakukan dengan penginderaan akan tetapi pengetahuan juga meliputi pendidikan formal, non formal, dan informal. Luka akibat benda tajam adalah sebuah luka yang dikibatkan oleh benda benda tajam terjadi paling sering terjadi pada anak anak pada saat bermain tanpa keawaspadaan orang tua serta kewaspadaan diri sendiri.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan orangtua dalam penanganan pertama akbibat terkena benda tajam.Metodologi Penelitian: Metode yang digunakan dengan desain quasi eksperimental dengan penyebaran kuesioner sebelum dan sesudah. Jumlah sempel digunakan dalam penelitian dengan 20 Responden.Hasil: Dari hasil penelitian yang dilakukan selama 2 hari data rentang umur terbanyak dengan usia sebanyak 36 – 43 tahun 8 reponden sebesar 40%, data pendidikan terbanyak yaitu SMP dengan 10 responden sebesar 50%, dan didapatkan bawah perbandingan efektivitas pemberian penkes sebelum dan sesudah terhadap tingkat pengetahuan orangtua dalam penanganan pertolongan pertama pada usia sekolah akibat luka terkena benda tajam yaitu dengan tingkat pengetahuan sebelum pemberian penkes sebesar 30% dengan kategori Rendah dan sesudah pemberian penkes sebesar 76 % dengan kategori Tinggi.Kesimpulan: pendidikan kesehatana efektif tehadap tingkat pengetahuan orangtua dalam penanganan pertama akibat luka terkena benda tajam.Kata Kunci: Pengetahuan, Benda Tajam, Pendidikan Kesehatan
PENGARUH EDUKASI BUKU SAKU TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PETUGAS PENANGANAN PRASARANA DAN SARANA UMUM (PPSU) TENTANG PERTOLONGAN PERTAMA LAKA LANTAS DI PAPANGGO JAKARTA UTARA Irmina, Astuti Lumbantoruan, Heldianus,
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 10 No 2 (2024): JAKHKJ September 2024
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59374/jakhkj.v10i2.460

Abstract

Latar belakang: Kecelakaan lalu lintas menjadi salah satu masalah kesehatan di dunia yang menyebabkan banyak musibah dan kejadian ini mengakibatkan banyak korban jiwa dan kerugian material.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Edukasi buku saku terhadap tingkat pengetahuan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) tentang pertolongan pertama laka-lantas di Papanggo Jakarta Utara.Metodologi penelitian: Penelitian ini menggunakan metode desain pre experimental dengan one group pre and post dengan menggunakan uji T-test. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 19-23 April 2024 dengan jumlah responden 20 orang sesuai dengan kriteria inklusi yang sudah ditetapkan oleh peneliti.Hasil: Tingkat Pendidikan responden rata-rata SMA, dan 40% responden sudah bekerja selama 6-10 tahun. Tingkat pengetahuan PPSU sebelum diberikan edukasi buku saku dominan kategorinya adalah cukup sebanyak 10 orang (50%) sedangkan tingkat pengetahuan PPSU sesudah diberikan edukasi buku saku dominan kategorinya adalah cukup sebanyak 10 orang (50%).Kesimpulan: Hasil uji T-Test menunjukkan p-value 0,001 yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan edukasi buku saku terhadap Tingkat pengetahuan PPSU tentang laka lantas.Kata kunci: Edukasi, Buku Saku, Tingkat Pengetahuan, PPSU
Pengaruh Edukasi Media Leaflet Terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Program “Isi Piringku” Dalam Pencegahan Stunting Pada Balita Di Wilayah RT011 RW003 Kelapa Dua Cilincing Jakarta Utara Ziyan, Astuti Lumbantoruan, Irmina,
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 11 No 1 (2025): JAKHKJ Maret 2025
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59374/.v11i1.483

Abstract

Latar Belakang: Masa balita merupakan masa dimana perkembangan dan pertumbuhan seorang anak, terjadi secara bersamaan. Masa periode emas atau (golden age) merupakan masa penting bagi pertumbuhan dan perkembangan balita. Salah satu masalah gizi yang umum terjadi pada balita adalah stunting atau perawakan pendek Stunting merupakan kondisi dimana balita bertubuh lebih pendek dibandingkan balita pada usia yang sama. Stunting merupakan indikator kegagalan pertumbuhan dimana tinggi badan anak tidak bertambah sebanding dengan umur atau z-score tinggi badan terhadap umur. (TB/U) lebih dari 2 standar deviasi di bawah median Standar Pertumbuhan Anak. Pemerintah melakukan upaya pencegahan stunting, salah satunya dengan memperkenalkan konsep “Isi Piringku” agar dapat tercapainya gizi seimbang, “Isi Piringku” menggambarkan porsi makan yang dikonsumsi dalam satu piring yang terdiri dari 50 % buah dan sayur, dan 50% sisanya terdiri dari karbohidrat dan protein. Sebagian masyarakat terutama ibu yang memiliki anak balita masih tidak terlalu familiar dengan program isi piringku, sehingga ibu balita perlu memiliki pengetahuan tentang program isi piringku dalam pencegahan pada balita. TujuanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi leaflet terhadap tingkat pengetahuan ibu tentang program isi piringku dalam pencegahan stunting pada balita di wilayah RT011/003 Kelapa Dua Cilincing jakarta Utara Metodologi Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre eksperimental one group pre test–post test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki balita di wilayah RT011/003 Kelapa Dua Cilincing Jakarta Utara. Jumlah sampel 30 responden. Hasil Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan rata-rata sebelum diberikan edukasi 1.80, setelah diberikan edukasi nilai mean meningkat menjadi 3.00 dengan p value <0,001. Kesimpulan Edukasi Leaflet Tentang Program “Isi Piringku” Dalam Pencegahan Stunting Pada Balita meningkatkan pengetahuan ibu di wilayah RT011/003 Kelapa Dua Cilincing Jakarta Utara. Kata Kunci: Mahasiswa Akhir, Quarter Life Crisis,