Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Identifikasi Total Organic Carbon pada Sumur BTO Berdasarkan Data Core dan Data Log di Jawa Timur Utara Mulyatno, Bagus Sapto; Dewanto, Ordas; Dani, Ilham; Kumalasari, Isti Nur; Wibisono, Ambrosius Hernawan; Suharso
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 6 (2023): Prosiding Seminar Nasional Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industri (SINTA) 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kebutuhan hidrokarbon yang terjadi hingga saat ini disebabkan karenaminyak dan gas bumi masih menjadi sumber energi utama yang digunakan olehmanusia di kehidupan sehari-hari. Untuk mengatasi hal tersebut perlu dilakukanekplorasi terhadap daerah – daerah yang diaggap mampu menghasilkan minyak dangas bumi. Dalam metode geofisika ada sebuah metode yang dapat digunakan untukmenganalisis atau mengatahui sumber penghasil minyak dan gas bumi, metodetersebut yaitu metode well logging. Well logging adalah suatu teknik untukmendapatkan data bawah permukaan dengan menggunakan alat ukur yangdimasukkan ke dalam lubang sumur untuk evaluasi formasi dan identifikasi ciri-ciribatuan di bawah permukaan. Untuk mengetahui potensi penghasil minyak dan gasbumi dibutuhkan analisis berupa batuan induk (Source Rock) dengan metodeperhitungan Total Organic Carbon (TOC). Batuan induk sendiri merupakan batuanyang mengandung bahan organik yang nantinya akan menghasilkan minyak dan gasbumi
Karakterisasi Reservoar menggunakan Inversi AI (Accoustic Impedance) pada Lapangan Stratton, Texas Selatan Isti Nur Kumalasari; Ordas Dewanto; Bagus Sapto Mulyatno
Jurnal Teknik dan Teknologi Indonesia Vol. 2 No. 2 (2024): Juni : Jurnal Teknik dan Teknologi Indonesia (JTTI)
Publisher : PT. Arsil Reka Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Currently, oil and natural gas are still the main energy needed by society. To maintain energy security, it is necessary to carry out studies on the characterization of oil and gas field reservoirs. Reservoir characterization is a crucial process in oil and gas field analysis. In this research, reservoir characterization was carried out using AI (Acoustic Impedance) inversion. AI inversion was carried out to determine the distribution of physical parameters in the research area. From the results it can be seen that the AI ​​values ​​based on log data and seismic data are similar. The inversion results show that the gas-filled reservoir zone of the E41 formation has a low AI value. The gas-filled reservoir based on log data is at a depth of 1570-1580 ms and has a value range of 25843-28839 (ft/s*g/cc). The results of the AI ​​inversion volume section show that the gas distribution in the Stratton Field is indicated by low AI values ​​in the West-East distribution direction.
Analisis Zona mengandung Hidrokarbon dan Elektrofaseis pada Formasi Kujung I, Cekungan Jawa Timur Kumalasari, Isti Nur; Winardhie, Ignatius Sonny; Wibowo, Rahmat Catur; Dewanto, Ordas
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII) Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtii.v4i1.59

Abstract

Reservoir karbonat berkontribusi lebih adri 50% untuk menghasilkan minyak dan gas bumi. Maka dari itu, karakterisasi reservoir pada batuan karbonat penting untuk dilakukan. Untuk meningkatkan keakuratan hasil karakterisasi reservoir diperlukan integrasi dari beberapa data yang tersedia. Pada penelitian ini karakterisasi reservoir dilakukan dengan menggunakan data sumur dan data seismic pada lapangan “X” Formasi Kujung I, Cekungan Jawa Timur. Hasil analisis data sumur menunjukkan keberadaan zona target mengandung hidrokarbon pada kedalaman 4635-4714 ft (sumur IN-1), 4617-4684 ft (sumur IN-2). Sedangkan, hasil analisis pada sumur IN-3 tidak ditemukan keberadaan hidrokarbon. Hal ini diperkuat dengan hasil analisis peta struktur waktu yang menunjukkan sumur IN-1 dan IN-2 berada pada struktur tinggian, sedangkan sumur IN-2 berada pada struktur rendah. Analisis elektrofasies bentuk kurva gamma ray pada sumur IN-1 dan IN-2 adalah cylindrical, sedangkan bentuk log gamma ray pada sumur IN-3 adalah bell shape. Hasil analisis elektrofasies dan interpretasi reflektor data seismic mengindikasikan bahwa, lapisan karbonat pada sumur IN-1 dan IN-2 diasosiasikan dengan pertumbuhan karbonat keep-up, puncak dari karbonat hidup dan terjaga di dekat permukaan air laut yang dangkal. Sedangkan, lapisan karbonat di area sumur IN-3 diasosiasikan dengan pertumbuhan karbonat give up.
Identifikasi Akuifer Air Tanah menggunakan Metode Geolistrik di Perumahan Gang Jati Baru, Hajimena, Natar, Lampung Selatan Kumalasari, Isti Nur; RahmiMulyasari, Rahmi; Dewanto, Ordas; Mulyatno, Bagus Sapto; Wibowo, Rahmat Catur; Maulida, Nanda Hanyfa; Hidayatika, Akroma; Hesti, Hesti; Dani, Ilham; Erfani, Sandi
Jurnal Riset Fisika Indonesia Vol 5 No 2 (2025): Juni
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jrfi.v5i2.6504

Abstract

Groundwater is a basic human need. However, the residents of Perumahan Gang Jati Baru, Hajimena, Natar face significant challenges in meeting their water demands, particularly during the dry season when water availability is critically reduced. To explore groundwater resources in Perumahan Gang Jatibaru, geoelectric measurements need to be conducted. The Schlumberger configuration is used for 1D measurements, while the Wenner-Schlumberger configuration is used for 2D data acquisition. The modeling results indicate the presence of shallow groundwater aquifers at depths ranging from 11.1 to 28.3 meters, and deeper aquifers at depths between 42.7 and 79 meters, characterized by low resistivity values of approximately 13.2 13.2 ohm.m. These findings are corroborated by the 2D resistivity modeling conducted at the study site, which reveals a shallow low-resistivity anomaly (<15.2 13.2 ohm.m) occurring at depths of 10 to 28 meters.     
BANTUAN TEKNIS PEMBUATAN PETA GARIS, DESA CANDIMAS, KECAMATAN ABUNG SELATAN, KABUPATEN LAMPUNG UTARA, PROVINSI LAMPUNG Tridawati, Anggun; Sari, Atika; Hanyfa, Nanda; Kumalasari, Isti Nur; Setiadi, Gege Iwang
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v8i2.489

Abstract

Indonesia adalah negara kepulauan terbesar dengan populasi yang tersebar di berbagai wilayah, memiliki kondisi geografis dan karakteristik masyarakatnya yang beragam. Hal ini menjadi peluang dalam melaksanakan pemerataan pembangunan di negera ini khususnya di tingkat desa dalam menjalankan program pemberdayaan. Namun permasalahannya adalah banyak desa yang belum memiliki peta sebagai dasar perencanaan pembangunan desa, khususnya desa Candimas. Sehingga tujuan pengabdian ini adalah pembuatan peta garis Desa Candimas. Metode yang digunakan adalah studi literatur, sosialisasi, pengumpulan data, digitasi, dan penyajian peta. Hasil dari pengabdian ini berupa peta garis Desa Candimas skala 1:7500 yang menginformasikan penggunaan lahan diantaranya adalah sawah, fasilitas umum, bangunan, vegetasi, pemukiman, dan perkebunan. Peta tersebut dimanfaatkan sebagai bahan identifikasi wilayah-wilayah yang memerlukan perhatian khusus, sehingga program pemberdayaan dapat dijalankan dengan lebih efektif dan efisien
Identification of Basalt Rock Distribution Using Resistivity Geoelectric Method in The National Capital City (IKN), Paser, East Kalimantan Sopan, Langnanda Ekakurnia Putri; Agustin, Erisa; Kuncoro, Kirana Helga Aimee; Sarkowi, Muh; Kuswanto, Agus; Kumalasari, Isti Nur; Mulyasari, Rahmi
EKSPLORIUM Vol. 45 No. 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : BRIN Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/eksplorium.2024.7081

Abstract

The construction of the National Capital City (IKN) is currently being carried out in East Kalimantan, resulting in increased demand for construction materials. Basalt is among the rocks that can be used as construction material in IKN. This rock has a high economic value due to its high demand but limited quantity. Basalt exploration around IKN is carried out to acquire rock resources and reduce construction costs due to its proximity to the site. This study aims to determine the distribution of basalt in the Kuaro area, East Kalimantan. The geology of the research area is composed of the Ultramafic Complex Formation, which comprises gabbro, basalt, serpentinite, and harzburgite. This research uses the Wenner-Alpha configuration geoelectric method to identify the distribution of basalt in the subsurface. Geoelectric measurements were carried out on six measurement lines, each line length of 470 m and electrode spacing of 10 m. The results of geoelectric data analysis show that the basalt has a specific resistivity value ranging from 200–4022 Ωm. Basalts were identified at depths of 10–75 m with 145 m, 325 m, 165 m and 183 m thicknesses in lines 1, 2, 5 and 6, respectively. The presence of basalt in lines 3 and 4 is at a depth of 10–75 m with an average thickness of 153 m and 125 m, respectively. Economically, basalt rocks in this area are classified as medium to highly recommendable for exploitation.
Air Pegunungan Untuk Ternak Ikan Dengan Tujuan Meningkatkan Penghasilan Masyarakat Desa Bernung, Gedong Tataan Dewanto, Ordas; Mulyatno, Bagus Sapto; Wibowo, Rahmat Catur; Dani, Ilham; Kumalasari, Isti Nur
Nemui Nyimah Vol. 3 No. 2 (2023): Nemui Nyimah Vol.3 No.2 2023
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v3i2.102

Abstract

Desa Bernung terletak di sebelah timur Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran. Belum adanya air yang cukup menyebabkan kesulitan untuk ternak ikan. Masalah berikutnya yaitu saat musim kemarau panjang, menyebabkan berkurangnya air, sehingga kolam ikan mengalami kekeringan. Berdasarkan hasil survei, kami menawarkan solusi untuk mengatasi masalah pada proses ternak ikan, yaitu: menafaatkan sumber air pegunungan di sekitar kolam ikan. Metode yang digunakan adalah metode Participatory Rural Approisal yang melibatkan masyarakat dalam kegiatan secara keseluruhan. Pelaksanaan kegiatan ini melalui penyuluhan, pelatihan dan demonstrasi serta evaluasi untuk melihat efektivitas program sehingga program akan tersosialisasi dengan baik serta efisien. Metode lainnya meliputi desain pembuatan saluran air dan tempat usaha, demonstrasi dan pelatihan. Sasaran demonstrasi, penyuluhan dan pelatihan ditujukan pada mitra dan masyarakat Desa Bernung, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Propinsi Lampung. Hasil target luaran yang dicapai pada akhir kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah: (1) Terimplementasinya desain pemanfaatan air dari sumber air pegunungan menuju tempat usaha mitra, termasuk desain saluran air di tempat ternak, dan penampungan air; (2) Tersedianya model pembinaan dan pemberdayaan kelompok peternak terutama pada tahap proses beternak; (3) Satu artikel ilmiah yang ber ISSN atau prosiding ber ISBN.
Identification of Potential Unconventional Oil and Gas Zones Based on Permeability, Mobility, and Transmissibility in The North-East Java Basin Bagus Sapto Mulyatno; Ordas Dewanto; Isti Nur Kumalasari; Andri Kurniawan; Asep Irawan; Andy Setyo Wibowo
Scientific Contributions Oil and Gas Vol 49 No 2 (2026)
Publisher : Testing Center for Oil and Gas LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/scog.v49i2.2081

Abstract

The North East Java Basin is one of the prospective unconventional hydrocarbon regions characterized by low-permeability carbonate reservoirs. However, quantitative evaluation of fluid flow behavior and the relationships among petrophysical parameters within tight carbonate systems in this basin remains limited. This study aims to identify unconventional hydrocarbon prospect zones and determine the dominant fluid type based on permeability, mobility, and transmissibility parameters in the BGS-2, BGS-4, and BGS-7 wells. The study integrates well-log data, Total Organic Carbon (TOC) estimation, and interparameter relationship analysis using permeability–mobility and permeability–transmissibility crossplots. The results show that TOC values range from 0.51 to 2.78 wt%, indicating moderate to very good organic richness. The main prospective zones occur at depths of 3235–6469.5 ft (BGS-2), 3617–10632 ft (BGS-4), and 1897–1988 ft (BGS-7). These intervals are characterized by very low permeability (<0.1 mD), low mobility (<10 mD/cP), and limited transmissibility (<100 mD·ft/cP), indicating tight carbonate reservoir characteristics. Crossplot analysis reveals a stronger positive relationship between permeability and mobility than between permeability and transmissibility. The integration of petrophysical parameters indicates that gas is the dominant fluid within the prospective intervals, suggesting that carbonate reservoirs in the North East Java Basin represent promising tight-gas unconventional hydrocarbon resources.