Pekerjaan instalasi dan pemeliharaan panel listrik merupakan salah satu aktivitas kerja yang memiliki tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi karena berkaitan langsung dengan sistem kelistrikan bertegangan. Potensi bahaya yang dapat terjadi pada pekerjaan panel listrik meliputi sengatan listrik, korsleting, kebakaran, ledakan, luka bakar, jatuh dari ketinggian, serta cedera akibat penggunaan peralatan kerja yang tidak aman. Risiko tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti tindakan kerja yang tidak aman (unsafe action), kondisi kerja yang tidak aman (unsafe condition), penggunaan peralatan yang tidak sesuai standar, lemahnya pengawasan kerja, serta rendahnya kepatuhan pekerja dalam menggunakan Alat Pelindung Diri (APD). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, mengetahui faktor penyebab kecelakaan kerja, serta menganalisis langkah pengendalian risiko pada pekerjaan panel listrik berdasarkan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) listrik di tempat kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengkaji berbagai jurnal, artikel ilmiah, dan penelitian terdahulu yang berkaitan dengan instalasi panel listrik, identifikasi bahaya, dan pengendalian risiko kelistrikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerjaan panel listrik memiliki tingkat risiko kategori rendah hingga tinggi yang dipengaruhi oleh faktor manusia, metode kerja, lingkungan kerja, serta kondisi peralatan. Pengendalian risiko dapat dilakukan melalui penerapan Job Safety Analysis (JSA), HIRARC, penggunaan APD sesuai standar SNI 07-0252-2005, pelaksanaan SOP, safety talk, inspeksi berkala, serta peningkatan pelatihan dan pengawasan kerja. Penerapan pengendalian risiko yang optimal diharapkan mampu mengurangi potensi kecelakaan kerja dan menciptakan lingkungan kerja yang aman pada pekerjaan panel listrik.