Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS MELALUI PENGAPLIKASIAN CANVA BAGI SISWA KELAS X SMA BUDI DHARMA DUMAI Ahmad, Marhamah; Nurmalinda, Nurmalinda; Oktadela, Resi; Ramadina, Annisa; Sarita, Rahma
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 28, No 4 (2022): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v28i4.41524

Abstract

 Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mendampingi siswa mempelajari bahasa  Inggris melalui CANVA  di SMA Budi  Dharma  Dumai. Kegiatan ini berupaya untuk mengatasi beberapa permasalahan antara lain ketidakseriusan siswa dalam mengikuti pembelajaran di kelas, kesulitan dalam penerapan keterampilan berbahasa Inggris khususnya keterampilan berbicara (percakapan) dan kurang percaya diri dalam mengucapkan kata-kata bahasa Inggris serta merasa tidak mudah untuk berkonsentrasi selama proses pembelajaran. Salah satu usaha yang dapat dilakukan oleh tim PkM ini yaitu mengajak siswa mengenal aplikasi CANVA sehingga mampu diterapkan selama pembelajaran bahasa Inggris.  Berdasarkan hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebanyak 25 orang peserta telah mampu memahami materi pelajaran bahasa Inggris. Materi-materi yang disajikan melalui aplikasi CANVA memiliki daya tarik yang baik. Selama kegiatan pendampingan berlangsung, peserta memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Mereka sangat antusias dalam menanggapi setiap kegiatan. Mereka sangat komunikatif berdiskusi dengan tim PkM. Kegiatan keterampilan berbahasa Inggris yang telah dilakukan dapat diikuti dengan seksama sehingga mampu meningkatkan kemampuan bahasa Inggris. Latihan-latihan yang disajikan melalui keterampilan berbahasa seperti mendengar, berbicara, membaca dan menulis mampu direspon dengan baik selama proses pembelajaran menggunakan aplikasi CANVA. Aplikasi CANVA merupakan salah satu media pembelajaran yang dapat membantu siswa memahami materi pelajaran bahasa Inggris.
SOSIALISASI MENGENAI PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MPASI) TERHADAP KADER POSYANDU DI DUSUN CAMPUREJO DESA KARANGREJO, KENDAL, NGAWI Nurmahmudi, Nanda Arofah; Yulandari, Aryu; Nur, Irmayudi; Harirotuz, Ummu; Ramadina, Annisa; Ajitata, Annisa; Luthfia, Ica
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAKes) Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Abdimas Kesehatan (JAKes)
Publisher : PC IAI Sragen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/jakes.v3i1.94

Abstract

MPASI merupakan langkah krusial dalam memenuhi kebutuhan gizi anak yang semakin meningkat seiring dengan pertambahan usia. Hal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam mengenai peran MPASI terhadap balita serta jenis-jenis makanan yang dapat diperkenalkan kepada anak sebagai pendamping ASI. Metodologi yang digunakan dalam hal ini adalah pendekatan kualitatif dengan analisis literatur dari berbagai sumber terpercaya. Berbagai jenis makanan yang direkomendasikan untuk MPASI meliputi sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan sumber protein, yang semuanya berkontribusi pada pemenuhan kebutuhan gizi yang seimbang. Edukasi bagi orang tua mengenai cara dan waktu yang tepat untuk memperkenalkan MPASI sangat diperlukan untuk memastikan anak mendapatkan asupan gizi yang optimal. Dengan pemahaman yang baik tentang MPASI, diharapkan orang tua dapat mendukung kesehatan dan pertumbuhan anak secara efektif. Jurnal ini diharapkan menjadi referensi yang bermanfaat bagi orang tua dan tenaga kesehatan dalam menerapkan prinsip-prinsip MPASI yang tepat. Kesimpulan dari jurnal ini menekankan pentingnya pengenalan MPASI secara bertahap dan disesuaikan dengan perkembangan anak. Hasil dari sosialisasi terdapat kenaikan tingkat pemahaman mengenai MPASI secara signifikan sejumlah 34%
Digital Activism as a New Arena of Human Rights Advocacy in Muslim Society: The #MeToo Movement in Egypt Novi Rizka Amalia; Ramadina, Annisa
Jisiera: The Journal of Islamic Studies and International Relations Vol. 9 No. 1 (2026): Jisiera Volume 9, April, 2026
Publisher : The Indonesian Islamic Studies and International Relations Association (Insiera)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.19905246

Abstract

The expansion of digital technology has significantly transformed the landscape of human rights advocacy, particularly in socio-political contexts where public discourse is constrained. This study examines how digital activism constitutes a new arena of human rights advocacy within Muslim society, with a specific focus on the #MeToo movement in Egypt. While discussions on sexual violence in Egypt have historically been limited by patriarchal norms, cultural stigma, and political restrictions, digital platforms have enabled survivors to articulate their experiences and challenge dominant social narratives. Using a qualitative case study approach and the Transnational Advocacy Network (TAN) framework, this research analyses how digital activists employ strategies such as information politics, symbolic politics, leverage politics, and accountability politics in advancing gender-related human rights claims. The findings reveal that digital activism not only amplifies marginalized voices but also reconfigures the space of advocacy by transforming private experiences into collective public discourse. Importantly, the study demonstrates that digital activism in Egypt operates within a Muslim socio-religious context, where advocacy efforts are shaped by Islamic ethical principles. Activists strategically integrate values such as justice (adl), human dignity (karamah), and the protection of honor (hifz al-‘ird) to legitimize their claims and enhance social acceptance. This process reflects what the study conceptualizes as Islamic ethical adaptation, where global human rights norms are localized within religious framework.