Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA BUKU “SIKAP SEORANG MUSLIM DALAM MENGHADAPI VIRUS CORONA” KARYA KH. ACENG ZAKARIA Saefullah, Agus Susilo; Ridlwanullah, Wihdan
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 19 No. 1 (2024): Mei: Al-Ihda': Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55558/alihda.v19i1.116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis nilai-nilai pendidikan karakter dalam buku "Sikap Seorang Muslim dalam Menghadapi Virus Corona" karya KH. Aceng Zakaria. Sebagai seorang ulama yang berpengaruh, KH. Aceng Zakaria memainkan peran penting dalam membimbing masyarakat melalui ajaran-ajaran agama yang relevan dengan situasi pandemi. Buku ini mendorong masyarakat dalam menghadapi krisis kesehatan global untuk mengimplementasikan nilai-nilai karakter seperti religius, kerja keras, peduli sosial dan disiplin. Nilai-nilai tersebut tidak hanya relevan dalam konteks pandemi, tetapi juga dalam menghadapi berbagai krisis lainnya. Penelitian ini menunjukkan bahwa ulama seperti KH. Aceng Zakaria adalah mitra strategis pemerintah dalam upaya menggerakkan dan mendisiplinkan masyarakat melalui pendekatan agama. Kolaborasi antara pemerintah dan ulama dapat memperkuat program-program penanganan krisis, mengingat pengaruh ulama yang besar dalam membentuk sikap dan perilaku masyarakat. Hasil penelitian ini menggarisbawahi pentingnya peran ulama dalam menyampaikan pesan-pesan positif yang mengandung nilai-nilai pendidikan karakter, yang sangat dibutuhkan dalam membangun ketahanan dan solidaritas sosial di tengah berbagai tantangan.
Jurnal Musabaqah Tilawah, Fahm, Syarh dan Kaligrafi Alquran Sebagai Sarana Dakwah: Studi Living Alquran di Desa Cilipung Kabupaten Sumedang Ridlwanullah, Wihdan
Ta'lim : Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 3 No. 1 (2024): Ta'lim : Jurnal Multidisiplin Ilmu
Publisher : STAI Hidayatut Thullab Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini membahas tentang pentingnya dakwah dalam menyelamatkan umat Islam dan perlunya persiapan kegiatan dakwah secara sistematis dan terstruktur seperti yang dijelaskan oleh Jeje Zaenuddin dalam buku Dakwah Fikih Jam’iyah. Di dalam dakwah mencakup lima unsur utama yaitu Da’i (pendakwah), madh’u (materi dakwah), maddah (materi dakwah), wasilah (mediasi) dan tariqah (metode). Di Desa Cilipung, Alquran sebagai kitab suci dalam konteks Living Quran, hidup melalui berbagai lomba terkait Alquran seperti Musabaqah Tilawah Alquran (MTQ), Musabaqah Syarah Alquran (MSQ), Musabaqah Kaligrafi Alquran (MKQ), dan Musabaqah Fahm Alquran (MFQ). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari observasi dan wawancara di desa Cilipung. Penelitian ini bertujuan untuk memahami konsep living Quran, pelaksanaan lomba Quran di desa Cilipung, dan bagaimana kegiatan tersebut dapat menjadi sarana dakwah bagi masyarakat sekitar. Hasil penelitian menemukan bahwa kegiatan Musabaqah tidak hanya meningkatkan pengetahuan dan kecintaan terhadap Alquran, tetapi juga berperan penting dalam memperkuat dakwah dan hubungan sosial di masyarakat Desa Cilipung.
Jurnal Musabaqah Tilawah, Fahm, Syarh dan Kaligrafi Alquran Sebagai Sarana Dakwah: Studi Living Alquran di Desa Cilipung Kabupaten Sumedang Ridlwanullah, Wihdan
Ta'lim : Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 3 No. 1 (2024): Ta'lim : Jurnal Multidisiplin Ilmu
Publisher : STAI Hidayatut Thullab Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini membahas tentang pentingnya dakwah dalam menyelamatkan umat Islam dan perlunya persiapan kegiatan dakwah secara sistematis dan terstruktur seperti yang dijelaskan oleh Jeje Zaenuddin dalam buku Dakwah Fikih Jam’iyah. Di dalam dakwah mencakup lima unsur utama yaitu Da’i (pendakwah), madh’u (materi dakwah), maddah (materi dakwah), wasilah (mediasi) dan tariqah (metode). Di Desa Cilipung, Alquran sebagai kitab suci dalam konteks Living Quran, hidup melalui berbagai lomba terkait Alquran seperti Musabaqah Tilawah Alquran (MTQ), Musabaqah Syarah Alquran (MSQ), Musabaqah Kaligrafi Alquran (MKQ), dan Musabaqah Fahm Alquran (MFQ). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari observasi dan wawancara di desa Cilipung. Penelitian ini bertujuan untuk memahami konsep living Quran, pelaksanaan lomba Quran di desa Cilipung, dan bagaimana kegiatan tersebut dapat menjadi sarana dakwah bagi masyarakat sekitar. Hasil penelitian menemukan bahwa kegiatan Musabaqah tidak hanya meningkatkan pengetahuan dan kecintaan terhadap Alquran, tetapi juga berperan penting dalam memperkuat dakwah dan hubungan sosial di masyarakat Desa Cilipung.