Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

IMPLEMENTASI GOOD BUSINESS PRACTICES UKM DODOL DI KECAMATAN TENJO, KABUPATEN BOGOR Iswariyadi, Arief; Annas, Mohammad; Prawira, Oqke; Armielia, Adestya Ayu; Alfian, Erwin
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 8, No 1 (2024): APRIL
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v8i1.8091

Abstract

Sebagaimana pengusaha UKM (Usaha Kecil Menengah) pada umumnya, pengusaha UKM Dodol juga menghadapi banyak masalah, antara lain: praktek produksi yang belum memenuhi standar higienes, belum adanya pengelolaan keuangan yang baik dan praktek pemasaran yang masih tradisional. Disamping itu pengusaha UKM Dodol pada umumnya juga  belum memikirkan tentang branding.  Pengembangan branding ini akan bisa menarik konsumen baru dan mempertahankan loyalitas konsumen yang sudah ada. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi oleh UKM, tujuan dari program pengabdian kepada masyarakat ini mencakup: 1) Sosialisasi dan pendampingan implementasi manajemen produksi, keuangan dan pemasaran produk dan procurement; 2) Penciptaan branding dengan pembuatan logo dan packaging yang menarik. Pengabdian Kepada Masyarakat ini yang menjadi sasaran adalah pengusaha UKM Dodol di Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor dengan jumlah yang berpartisipasi sebanyak 10 UKM.  Para pengusaha UKM Dodol telah mengadopsi proses pengolahan yang sesuai standar kebersihan, telah mulai melakukan pembukuan keuangan, melakukan pemasaran dengan memanfaatkan teknologi informasi untuk menunjang pemasaran produknya dan procurement bahan baku.  Disamping itu pengusaha UKM juga telah membuat logo dan packaging yang menarik untuk dodol yang diproduksinya. 
IMPLEMENTASI GOOD BUSINESS PRACTICES UKM DODOL DI KECAMATAN TENJO, KABUPATEN BOGOR Iswariyadi, Arief; Annas, Mohammad; Prawira, Oqke; Armielia, Adestya Ayu; Alfian, Erwin
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v8i1.8091

Abstract

Sebagaimana pengusaha UKM (Usaha Kecil Menengah) pada umumnya, pengusaha UKM Dodol juga menghadapi banyak masalah, antara lain: praktek produksi yang belum memenuhi standar higienes, belum adanya pengelolaan keuangan yang baik dan praktek pemasaran yang masih tradisional. Disamping itu pengusaha UKM Dodol pada umumnya juga  belum memikirkan tentang branding.  Pengembangan branding ini akan bisa menarik konsumen baru dan mempertahankan loyalitas konsumen yang sudah ada. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi oleh UKM, tujuan dari program pengabdian kepada masyarakat ini mencakup: 1) Sosialisasi dan pendampingan implementasi manajemen produksi, keuangan dan pemasaran produk dan procurement; 2) Penciptaan branding dengan pembuatan logo dan packaging yang menarik. Pengabdian Kepada Masyarakat ini yang menjadi sasaran adalah pengusaha UKM Dodol di Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor dengan jumlah yang berpartisipasi sebanyak 10 UKM.  Para pengusaha UKM Dodol telah mengadopsi proses pengolahan yang sesuai standar kebersihan, telah mulai melakukan pembukuan keuangan, melakukan pemasaran dengan memanfaatkan teknologi informasi untuk menunjang pemasaran produknya dan procurement bahan baku.  Disamping itu pengusaha UKM juga telah membuat logo dan packaging yang menarik untuk dodol yang diproduksinya. 
SOCIALIZATION OF STANDARD CALCULATION OF RECIPES AND FINANCIAL RECORDING OF MSMES DODOL TENJO BOGOR Ayu Armielia, Adestya; Iswariyadi, Arief; Alfian, Erwin; Prawira, Oqke
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2023): SEPTEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v7i3.1931

Abstract

Equality of welfare in Indonesia is difficult to implement due to several factors including geographical problems, population migration, and population registration. This resulted in several other problems arising, namely limited employment. To overcome this problem, the MSME entrepreneurship program is promoted by the government. Tenjo as a village famous for dodol MSMEs has a good track record in the production and distribution of dodol products in the Bogor and Tangerang areas. Unfortunately, the MSME industry is not supported by the standardization of prescriptions and financial records which are the basis for them to be able to take care of P-IRT (Home Industry Food) licenses. With the lack of knowledge from MSME business owners on the importance of standardizing prescriptions and financial records to take care of P-IRT licenses, the service team made the socialization of recipe standard calculations and financial records for MSME actors dodol Tenjo. Business actors are enthusiastic about socialization activities and can make standard prescriptions and financial records according to the model provided by the service team for them to use in their business.
Site Visit and Needs Analysis for IoT and Solar Energy Integration in Greenhouse and Aquaponics Systems in Bojong Renged Village, Tangerang Regency Saputri, Fahmy Rinanda; Salehuddin, Muhammad; Iswariyadi, Arief; Hendrawan, Satya Arisena; Wong, Vannessa
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 4 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i4.8368

Abstract

This community service project aims to monitor the progress of implementing Internet of Things (IoT) and solar-powered agricultural systems in Bojong Renged Village, Tangerang Regency. A field visit was conducted on October 21, 2025, by a collaborative team from Universitas Multimedia Nusantara and Universitas Siber Indonesia following an initial Focus Group Discussion (FGD). The methods applied include field observations of greenhouse and aquaponics construction, interviews with farmer and fisheries groups, and environmental measurements such as temperature, humidity, water quality, and site conditions. The visit confirmed the installation of lightweight steel structures for the greenhouse and preliminary frameworks for aquaponics above fish ponds. Partners expressed the need for IoT-based temperature, pH, soil moisture, and water quality monitoring systems powered by solar energy. These findings provide practical implications for system design, including sensor selection, energy capacity planning, and community training modules. The results serve as a foundation for the next implementation phase toward a sustainable smart farming and aquaculture model.