Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor – Faktor Penyebab Penyalahgunaan Narkotika oleh Kalangan Remaja di Kota Bandar Lampung Hasan, Zainuddin; Nathaniel, Yoshua Pascal; Marcello, Muhammad Reuben; Fernando, Juan
Jurnal Hukum Malahayati Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Malayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah narkoba di Bandar Lampung khususnya di kalangan remaja masih tergolong darurat. Terbukti dengan semakin banyaknya penyalahguna atau pecandu narkoba, bahkan dikalangan anak muda, seiring dengan meningkatnya pengungkapan kasus kejahatan narkoba, polanya semakin beragam dan jaringan sindikatnya semakin masif, hingga polisi yang bertugas menegakkan hukum, ada adalah individu yang menyalahgunakan jabatannya untuk menjadi pengedar narkoba. Masyarakat Lampung saat ini dihadapkan pada situasi yang sangat memprihatinkan akibat maraknya peredaran gelap narkotika. Keprihatinan ini semakin menajam akibat maraknya peredaran gelap narkotika yang telah menyebar ke seluruh lapisan masyarakat, dari kalangan bawah hingga kalangan atas, bahkan generasi muda. Hal ini akan sangat mempengaruhi kehidupan bangsa di masa depan. Perilaku sebagian remaja yang mengabaikan norma dan hukum yang berlaku serta lingkungan pertemanan atau pergaulan menjadi salah satu penyebab maraknya penggunaan narkoba di kalangan generasi muda. Dalam kehidupan sehari-hari masih banyak remaja yang masih menyalahgunakan narkoba, penelitian ini menggunakan pendekatan masalah yuridis. Adapun jenis dan sumber datanya terdiri dari data primer yang bersumber dari lapangan, berupa wawancara dengan Kepala Humas Narkotika BNNP Jateng. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan penulis, dapat disimpulkan bahwa peran Badan Narkotika Nasional dalam penanggulangan tindak pidana narkotika adalah sebagai pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan, peredaran gelap narkotika (P4GN) dan juga berperan sebagai berperan dalam melakukan penyidikan, penuntutan, dan pemeriksaan penyalahgunaan narkotika. kelas 1 oleh anak-anak.
The Implementation of the Best Interest of the Child Principle in the Diversion Process of Child Investigation in Traffic Offense Cases (A Study of Way Kanan Police Resort) Marcello, Muhammad Reuben; Manaf, Idham
The Future of Education Journal Vol 5 No 1 (2026): IN PROGRESS
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v5i1.1605

Abstract

A child, as a legal subject, holds a special status that demands distinct treatment compared to adults, both in terms of legal procedures and handling approaches. The issues in this research include how the diversion process is carried out for children as traffic crime offenders at the Way Kanan Police Department and how the principle of the best interest of the child is implemented in the diversion process at the Way Kanan Police Department. The research method used is a normative legal approach supported by an empirical legal approach. Data was collected through library research on legislation and direct interviews with investigators at the Way Kanan Police Department. The research findings show that the handling of child cases has been carried out in accordance with Law No. 11 of 2012 concerning the Juvenile Criminal Justice System, through coordination with the prosecutor’s office and the involvement of the Correctional Center. The principle of the best interest of the child is applied by considering the fulfillment of the child's rights, protecting their psychological condition, and resolving the case through restorative justice efforts. However, in practice, there are still obstacles, such as the influence of third parties in the reconciliation process and legal issues related to parental negligence that contribute to traffic accidents. This study concludes that the application of the principle of the best interest of the child must be balanced and contextual, while also considering parental responsibility and the sense of justice for society, so that child protection goals can be achieved without neglecting legal certainty.