Moh Sobirin
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kenapa Perlu Islam Nusantara? (Sanggahan atas Tulisan KH. Idrus Romli) Moh Sobirin
La-Tahzan: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 1 (2020): La-Tahzan: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Institut Agama Islam Bakti Negara Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62490/latahzan.v12i1.83

Abstract

Sejak bergulirnya istilah Islam Nusantara ada banyak pihak yang menerima, dan ada pula pihak yang menentangnya. Di antara para penentangnya adalah KH. Idrus Romli yang menulis artikel berjudul Islam Nusantara, bolehkah diterima? Dengan demikian obyek kajian pada artikel ini adalah tulisan KH. Idrus Romli tentang Islam Nusantara. Artikel ini didasarkan pada studi kepustakaan (library research) dengan menggunakan metode deskriptif, teknis analisis isi, (contens analysis), dan model analisis perbandingan (comparative study). Hasil kajian menjelaskan bahwa Islam Nusantara adalah implementasi ajaran Islam ahlussunah wal jamaah di Nusantara dengan cara bermadzhab secara qauli (tekstual) dan manhaji (kontekstual) sehingga melahirkan Islam berwajah ramah, anti radikal, inklusif dan toleran, tidak ektrim kanan tapi juga tidak ektim kiri (liberal). Keberadaan Islam Nusantara digadang-gadang sebagai model Islam ideal di masa depan. Beberapa alasan yang mendasarinya dapat dilihat dari aspek historis, strategis dan normatif. Alasan ini sekaligus mementahkan argumen pengkritik bahwa Islam Nusantara tidak diperlukan. Alasan Historis ; 1) Pernah menjadi pusat studi keislaman 2) Penyebaran Islam disampaikan dengan cara-cara damai. Alasan strategis ; 1) Menjadi magnet diskusi keislaman khas Nusantara 2) Mengukuhkan Identitas Ahlussuanah Wal Jama’ah (Aswaja). Penjelasan ini membalikan logika yang dibangun pengkritik bahwa Islam Nusantara dapat pengaburkan Aswaja. Alasan Normatif ; 1) Islam Nusantara lebih mengedepankan tujuan syari’at (Maqoshid Syari’ah). Pelabelan Nusantara dinilai memiliki banyak kemashlahatan (tujuan syari’at) baik dari sisi historis, strategis maupun normatif. Maka penilaian pengkritik bahwa Islam Nusantara merupakan serun jahiliyah yang dilarang adalah kurang tepat. 2) Islam Nusantara membangun semangat persatuan dalam kebinekaan. Dalam hal ini Islam Nusantara mengusung tiga prinsip yaitu sikap tawassuth dan I’tidal (moderat), sikap tasamuh (toleransi), dan sikap tawazun (keseimbangan). Sikap tawasuth yang diinterprestasikan KH. Ma’ruf Amin pada dasarnya adalah agar umat tidak terjebak pada dua sikap yang eksrtim yaitu sikap ghuluwwun ; kolot atau radikal dan sikap taqshir ; meremehkan atau bebas tanpa aturan (liberal). Dengan demikian tuduhan Islam Nusantara mengusung Islam liberal adalah tuduhan yang tidak berdasar. Studi ini berkesimpulan Islam Nusantara adalah bentuk implementasi ajaran Ahlussunah wal Jama’ah di Nusantara. Munculnya kritikan lebih disebabkan minimnya pemahaman pengkritik tentang konsep Islam Nusantara sehingga argumentasi yang dibangun atas dasar kecurigaan, kurang cermat, akurat dan proposional
Pengaruh Penggunaan Metode Jigsaw Terhadap Peningkatan Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Apri Sulistia; Moh Sobirin
La-Tahzan: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 2 (2022): La-Tahzan: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Institut Agama Islam Bakti Negara Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62490/latahzan.v14i2.332

Abstract

The motivation to learn Islamic Religious Education at SMP Negeri 2 Slawi is still low, this is due to the lack of variations in learning methods, where learning is still Teacher Centered (teacher-centered) so that students experience boredom. Therefore, a learning model is needed that can activate student motivation, one of which is by using the jigsaw method. this learning method is more effective and can increase student motivation. This research method is a pre Experimental design method with One Group Pretest and Posttest design type. Data collection in this study was in the form of questionnaires or questionnaires and documentation. Student motivation is measured using a questionnaire-shaped test of 20 statements that have been declared valid and reliable. The result of this study is the use of the jigsaw method can affect the learning motivation of students in class VIII at SMP Negeri 2 Slawi. Based on the calculation of the t-test that has been carried out on the pretest value and the posttest value, the tcount obtained a value of 15.052 and the ttable is 1.67 so that the result is tcount> ttable which means Ha is accepted and Ho is rejected. So, it can be concluded that there is an effect of the jigsaw method on increasing learning motivation in Islamic Religious Education class VIII at SMP Negeri 2 Slawi. The indicators that influence the increase in student learning motivation using the jigsaw method are the desire and desire to succeed, the encouragement and needs in learning, the hopes and ideals, the interesting activities in learning, and the conducive learning environment.