Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN PERAWATAN PAYUDARA TERHADAP PENGELUARAN KOLOSTRUM PADA IBU POSTAPARTUM DI RUMAH SAKIT DR.KANUJOSO DJATIWIBOWO BALIKPAPAN Widya Pradani, Ni Nyoman; Widyaningrum, Primastuti
Jurnal Kebidanan VOLUME 12. NO.02, DESEMBER 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar belakang penelitian ini adalah di Indonesia (2020), kematian balita, 72,0% adalah neonates (usia 0-28 hari). Salah satu penyebabmya adalah kurangnya pemberian kolostrum, kolostrum berperan untuk melindungi usus dan lambung bayi dari infeksi. Pngeluaran kolostrum ibu hamil di pengaruhi salah satunya dengan perawatan payudara, banyak ibu hamil yang kurang memperhatikan perawatan payudara yang sesuai SOP sehingga pengeluaran kolostrum > 1 hari setelah melahirkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perawatan payudara terhadap pengeluaran kolostrum pada ibu hamil Trimester III di Rumah Sakit DR. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. Desain penelitian ini adalah eksperimen posttest-only control design. Teknik penelitian menggunakan purposive sampling dengan masing-masing kelompok 15 orang responden. Dari hasil analisis data menggunakan Uji Mann Whitney didapatkan hasil nilai signifikan (p=0,000). Pengeluaran kolostrum pada kelompok kontrol mayoritas > 1 hari persalinan, sedangkan pada kelompok perlakuan mayoritas pengeluaran kolostrum sebelum persalinan. Hasil analisis di dapatkan ada pengaruh perawatan payudara terhadap pengeluaran kolostrum pada ibu hamil Trimester III. Kesimpulan ada pengaruh perawatan payudara terhadap pengeluaran kolostrum pada ibu hamil Trimester III. Hasil penelitian ini sebagai masukan agar meningkatkan edukasi kepada ibu hamil untuk melakukan perawatan payudara. Kata Kunci: Breast Care, Antenatal, Waktu Keluarnya Asi
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN KADER MELAKUKAN DETEKSI DINI STUNTING DI KILINIK BERSALIN ARIYANA BALIKPAPAN Widyaningrum, Primastuti; Widya Pradani, Ni Nyoman
Jurnal Kebidanan VOLUME 14. NO.01, JUNI 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Stunting adalah permasalahan gizi yang terjadi di Indonesia. Deteksi dini stunting merupakan tanggungjawab petugas kesehatan puskesmas bekerjasama dengan kader posyandu. Kurangnya kemampuan kader posyandu dalam deteksi dini stunting menyebabkan terjadinya kesalahan, jika tidak mampu melakukan deteksi dini dapat menyebabkan tidak terdeteksi stunting maka perlu ada pelatihan untuk kader posyandu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Kader Melakukan Deteksi Dini Stunting. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan desain Quasi eksperiment pre-test post-test without control group. Populasi penelitian adalah 30 kader. Sampel pada penelitian ini yaitu sebanyak 30 kader posyandu, teknik pengambilan sampel dengan total sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar kuesioner. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengarh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan kader melakukan deteksi dini stunting (p = 0,000). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan ada pengarh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan kader melakukan deteksi dini stunting. Kata Kunci : Pendidikan Kesehatan, Pengetahuan, Kader, Deteksi Dini Stunting
KEBIJAKAN PEMANFAATAN ASUHAN KEBIDANAN HOLISTIK PADA IBU HAMIL DI KABUPATEN KARANGANYAR: TINJAUAN IMPLEMENTASI DAN TANTANGAN Widyaningrum, Primastuti; Sari, Reni Puspita
Jurnal Ilmiah Maternal Vol 10 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Maternal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/maternal.v10i1.1059

Abstract

ABSTRAK Latar belakang: Asuhan kebidanan holistik merupakan pendekatan pelayanan kesehatan maternal yang mencakup dimensi bio-psiko-sosial-spiritual dan budaya, yang penting untuk meningkatkan kesejahteraan ibu hamil secara menyeluruh. Meskipun telah diakomodasi dalam kebijakan nasional, implementasi di tingkat daerah masih belum optimal. Kabupaten Karanganyar, sebagai wilayah dengan cakupan layanan maternal yang cukup baik, menjadi fokus kajian dalam penelitian ini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebijakan daerah terkait pemanfaatan asuhan kebidanan holistik, menelaah implementasinya di lapangan, serta mengungkap faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan pendekatan ini di Kabupaten Karanganyar. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi analisis kebijakan. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi, wawancara mendalam dengan informan kunci, dan observasi partisipatif di beberapa fasilitas kesehatan. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi dan pendekatan tematik. Hasil: Penelitian menemukan bahwa belum ada regulasi lokal yang secara eksplisit mengatur penerapan asuhan kebidanan holistik. Implementasi di lapangan masih bersifat parsial, tergantung inisiatif individu bidan. Faktor pendukung antara lain motivasi tenaga kesehatan dan dukungan keluarga, sedangkan hambatan utama mencakup minimnya pelatihan teknis, beban kerja tinggi, serta belum adanya sistem evaluasi berbasis mutu pelayanan holistik. Kesimpulan: Diperlukan penyusunan regulasi teknis di tingkat kabupaten, pelatihan berkelanjutan bagi tenaga kesehatan, dan integrasi nilai budaya lokal ke dalam pelayanan. Kebijakan yang adaptif dan berbasis komunitas berpotensi meningkatkan kualitas layanan kebidanan dan kesejahteraan ibu hamil secara menyeluruh. Kata kunci: asuhan kebidanan holistik, kebijakan kesehatan daerah, ibu hamil, pelayanan maternal, Karanganyar