Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Utilization of Complementary Therapy to Reduce Anxiety in Prospective Acceptors of Long-Term Contraceptive Methods Maulinda, Amanda Via; Ni’amah, Siti; Marlinawati, Iin Tri
Journal La Medihealtico Vol. 6 No. 1 (2025): Journal La Medihealtico
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallamedihealtico.v6i1.1752

Abstract

Family Planning is a government program to control population growth which has an impact on high maternal and child mortality rates. 1. The number of long-term contraceptive users in Indonesia is very low. Anxiety is one of the factors that influences the low number of contraceptive users.2 Complementary therapy is a non-pharmacological and non-conventional therapy to reduce anxiety 3. The aim of this study was to utilize complementary therapy to reduce anxiety in prospective family planning acceptors so as to increase the number of long-term contraceptive users. This type of research is pre-experimental with one group pretest-posttest design without using a control group. Respondents in this study were 30 prospective long-term contraceptive acceptors at the Jakenan Health Center, Pati, Indonesia. The anxiety measurement tool in this study used the HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale). Data analysis used the Wilcoxon test. The results of the study showed that the provision of complementary therapy (yoga and husband's assistance) with intervention 2-4 times for 1 week with a total of 30 respondents was proven to reduce anxiety levels with a pre-test value of 21.5 (moderate anxiety) and a post-test of 10 (no anxiety). Hypothesis test results (p = 0.000 <0.05). Complementary yoga therapy accompanied by a husband has benefits in reducing the level of anxiety of prospective long-term contraceptive acceptors.
EFEKTIFITAS TEHNIK GYM BALL TERHADAP PENURUNAN NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III Ni’amah, Siti; Sulistiyaningsih, Sri Hadi
Jurnal Kebidanan VOLUME 16, NO.01 JUNI 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v16i01.739

Abstract

Nyeri punggung saat hamil biasanya terjadi karena adanya peregangan tulang-tulang, terutama didaerah pinggang yang sesuai dengan bertambahnya usia kehamilan. Nyeri punggung sering terjadi karena titik dan keseimbangan ibu berubah dari kondisi semula (Andarmoyo dan Suharti, 2013). Apabila nyeri punggung ini tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan kualitas hidup ibu hamil menjadi buruk. Masalah ini akan berlanjut dalam bentuk cidera kambuhan atau muncul terus menerus dalam kondisi lebih buruk sesuai dengan perjalanan usia kehamilannya (Kantonis, 2017). Gym Ball adalah terapi fisik atau latihan sederhana menggunakan bola, dimana latihan tersebut diterapkan untuk ibu hamil, ibu melahirkan dan ibu pasca melahirkan. Manfaat dari pemakaian gym ball ini adalah meningkatkan aliran darah ke rahim, plasenta dan bayi, meredakan tekanan dan dapat memberikan rasa nyaman untuk lutut dan pergelangan kaki, membantu mengurangi nyeri punggung pada ibu hamil dan mempermudah ibu hamil untuk bergerak. (Kurniawati, 2017) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tehnik gym ball terhadap nyeri punggung pada ibu hamil Trimester III. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Pre-eksperimental design dengan rancangan one group pretest posttest design. Populasi dan sampel dalam penelitian sebanyak 15 ibu hamil TM III dengan usia kehamilan 32 minggu yang diambil dengan menggunakan teknik Total sampling. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata frekuensi nyeri punggung sebelum intervensi adalah 1,00 dengan standar deviasi 0,791 dan rata-rata frekuensi nyeri punggung sesudah intervensi adalah 0,29 dengan standar deviasi 0,470. Hasil korelasi antara dua variabel menghasilkan angka 0,673 dengan nilai p value=0,003. Hal ini menunjukkan bahwa adanya hubungan yang kuat dengan tingkat signifikan p value < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korelasi penurunan tingkat nyeri punggung yaitu 0,8 yang menunjukkan hubungan sangat kuat dan positif dan mempunyai tingkat signifikan pada level < 0,05 artinya sangat berhubungan. Hal ini menunjukkan ada pengaruh teknik gymball dengan penurunan tibgkat nyeri punggung. Kata kunci : Tehnik Gym Ball, Penurunan nyeri punggung, ibu hamil trimester III