Martha Na'lang
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS TEOLOGI PRAKTIK PERJUDIAN ONLINE DALAM PERSPEKTIF AMSAL 20:21 Alfitri Yanti Upa; Martha Na'lang; Rensi Nelpira
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perjudian online kian marak di era digital saat ini, menjadi permasalahan sosial yang mengkhawatirkan. Praktik ini berpotensi mengikis moral dan nilai-nilai luhur, serta menjerat generasi muda dalam kecanduan dan kerugian finansial. Hal ini bertentangan dengan ajaran agama Kristen yang melarang perjudian karena bertentangan dengan prinsip-prinsip moral dan pengelolaan harta secara benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik perjudian online dari sudut pandang teologis dengan menganalisis relevansinya terhadap Amsal 20:21 yang memperingatkan tentang tidak memberkati harta yang diperoleh dengan cara tidak semestinya, serta memberikan pemahaman utuh mengenai perjudian online dalam konteks kebenaran Alkitab sebagai pedoman hidup kekristenan. Jenis penelitian ini adalah kajian pustaka (literature review) dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber tertulis terkait perjudian online dan perspektif teologis. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik perjudian online slot bertentangan dengan prinsip-prinsip Alkitab dalam pengurusan harta, sebagaimana diingatkan dalam Amsal 20:21. Dalam konteks kebenaran Alkitab, perjudian online merupakan hal yang bertentangan dengan ajaran Kristen karena mengandung keserakahan, ketamakan, dan mencari keuntungan dengan cara yang tidak benar. Gereja dan pemimpin Kristen perlu meningkatkan kesadaran dan pendidikan tentang bahaya perjudian online, serta menyusun strategi untuk memberdayakan umat Kristen agar dapat mengenali dan menghindari kejahatan perjudian di dunia maya. Pengembangan program konseling dan kelompok dukungan juga penting, serta kolaborasi dengan pemerintah dan lembaga terkait untuk memperkuat regulasi dan kontrol terhadap industri perjudian online.
ANALISIS TEOLOGI PRAKTIK PERJUDIAN ONLINE DALAM PERSPEKTIF AMSAL 20:21 Alfitri Yanti Upa; Martha Na'lang; Rensi Nelpira
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perjudian online kian marak di era digital saat ini, menjadi permasalahan sosial yang mengkhawatirkan. Praktik ini berpotensi mengikis moral dan nilai-nilai luhur, serta menjerat generasi muda dalam kecanduan dan kerugian finansial. Hal ini bertentangan dengan ajaran agama Kristen yang melarang perjudian karena bertentangan dengan prinsip-prinsip moral dan pengelolaan harta secara benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik perjudian online dari sudut pandang teologis dengan menganalisis relevansinya terhadap Amsal 20:21 yang memperingatkan tentang tidak memberkati harta yang diperoleh dengan cara tidak semestinya, serta memberikan pemahaman utuh mengenai perjudian online dalam konteks kebenaran Alkitab sebagai pedoman hidup kekristenan. Jenis penelitian ini adalah kajian pustaka (literature review) dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber tertulis terkait perjudian online dan perspektif teologis. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik perjudian online slot bertentangan dengan prinsip-prinsip Alkitab dalam pengurusan harta, sebagaimana diingatkan dalam Amsal 20:21. Dalam konteks kebenaran Alkitab, perjudian online merupakan hal yang bertentangan dengan ajaran Kristen karena mengandung keserakahan, ketamakan, dan mencari keuntungan dengan cara yang tidak benar. Gereja dan pemimpin Kristen perlu meningkatkan kesadaran dan pendidikan tentang bahaya perjudian online, serta menyusun strategi untuk memberdayakan umat Kristen agar dapat mengenali dan menghindari kejahatan perjudian di dunia maya. Pengembangan program konseling dan kelompok dukungan juga penting, serta kolaborasi dengan pemerintah dan lembaga terkait untuk memperkuat regulasi dan kontrol terhadap industri perjudian online.