Perjudian online kian marak di era digital saat ini, menjadi permasalahan sosial yang mengkhawatirkan. Praktik ini berpotensi mengikis moral dan nilai-nilai luhur, serta menjerat generasi muda dalam kecanduan dan kerugian finansial. Hal ini bertentangan dengan ajaran agama Kristen yang melarang perjudian karena bertentangan dengan prinsip-prinsip moral dan pengelolaan harta secara benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik perjudian online dari sudut pandang teologis dengan menganalisis relevansinya terhadap Amsal 20:21 yang memperingatkan tentang tidak memberkati harta yang diperoleh dengan cara tidak semestinya, serta memberikan pemahaman utuh mengenai perjudian online dalam konteks kebenaran Alkitab sebagai pedoman hidup kekristenan. Jenis penelitian ini adalah kajian pustaka (literature review) dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber tertulis terkait perjudian online dan perspektif teologis. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik perjudian online slot bertentangan dengan prinsip-prinsip Alkitab dalam pengurusan harta, sebagaimana diingatkan dalam Amsal 20:21. Dalam konteks kebenaran Alkitab, perjudian online merupakan hal yang bertentangan dengan ajaran Kristen karena mengandung keserakahan, ketamakan, dan mencari keuntungan dengan cara yang tidak benar. Gereja dan pemimpin Kristen perlu meningkatkan kesadaran dan pendidikan tentang bahaya perjudian online, serta menyusun strategi untuk memberdayakan umat Kristen agar dapat mengenali dan menghindari kejahatan perjudian di dunia maya. Pengembangan program konseling dan kelompok dukungan juga penting, serta kolaborasi dengan pemerintah dan lembaga terkait untuk memperkuat regulasi dan kontrol terhadap industri perjudian online.
Copyrights © 2024