Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

URGENSI MEMPELAJARI TAFSIR KONTEMPORER DAN HERMEUNETIKA AL-QURAN SEBAGAI BASIS PEMAHAMAN AL-QURAN Al-Faruq, Umar; Nabilatunnuha, Nabilatunnuha; Ristiyantutik, Ristiyantutik; Wijaya , Lutfiani Ratna
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Al-Qur'an AL-Karim adalah sumber hukum pertama atau sebagai rujukan pertama umat islam dalam menjalani kehidupannya. Di dalam al-quran dipelajari lebih lanjut mengandung makna, rahasia, dan pengamalan apa yang terkandung di dalamnya, tapi setiap manusia memiliki kemampuan yang berbeda dalam memahami maknanya. Jika kalangan awam hanya dapat memahami makna-makna lahinya dan bersifat global ,jika kalangan cedekiawan akan memahami secara detail, dan mengulik hal yang tersembunyi didalamya. Dan itu disebut proses tafsir, metode tafsir seiring perkembangan zaman akan menyesuaikan diri dengan zaman yang terus berkembang. Dalam pembuatan jurnal ini kami memakai metode pennelitian studi literatur dan juga studi kepustakaan, dengan memanfaatkan jurnal online ilmiah dan juga buku. Dan hasil penelitian yang kami dapatkan bahwa hermenutika itu boleh digunakan dan masih diperdebatkan dan tidak serta merta asal digunakan dalam menafsirkan al-quran.
QIRA’ATUL QUR’AN Al-Faruq, Umar; Ulinnuha , Ahsin Haris; Al-Ghazy , Rafi Hara Jinan; Choliq, Adam Naufal A’mar; Alfadilah , Firda Putri
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/relinesia.v3i2.1878

Abstract

Qira'atul Quran, atau bacaan Al-Quran, adalah aspek fundamental dalam tradisi dan ibadah Islam. Ini mencakup seni dan ilmu membaca Al-Quran dengan mematuhi aturan-aturan tertentu dalam pengucapan, intonasi, dan ritme. Praktik ini memiliki makna yang sangat besar dalam budaya Islam, karena dipercaya dapat menyampaikan pesan ilahi Al-Quran dengan ketepatan dan keindahan, Studi Qira'atul Quran melibatkan penguasaan berbagai mode bacaan (qira'at) yang telah disampaikan melalui tradisi lisan dari Nabi Muhammad (saw) kepada para sahabatnya dan generasi-generasi berikutnya. Setiap mode bacaan memiliki serangkaian aturan dan karakteristiknya sendiri, yang dijaga dan dipelajari secara cermat oleh para ulama ilmu Al-Quran, Qira'atul Quran tidak hanya berperan dalam menjaga integritas linguistik dan estetika Al-Quran, tetapi juga sebagai praktik spiritual bagi umat Islam. Membaca Al-Quran dengan pengucapan dan gaya bacaan yang benar dianggap sebagai tindakan ibadah dan pengabdian, yang diyakini membawa penyucian spiritual dan berkah bagi pembacanya.
ANALISIS KONDISI ILMU RASM AL-QUR’AN PADA ERA MODERN Al-Faruq, Umar; M.Noor , M.Tofani Zawizaki; Ningsih , Siti Sofiatun; Andianto , Muhammad Anwar; Priyana , Tanaya Kansha
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilmu Rasm Al-Qur’an merupakan ilmu yang mempelajari tata cara penulisan dan penyalinan teks Al-Qur’an yang sesuai dengan mushaf Utsmani. Ilmu ini berperan penting dalam menjaga keaslian dan keutuhan teks Al-Qur’an. Pada era modern, perkembangan teknologi informasi dan digitalisasi telah memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan ilmu Rasm Al-Qur’an yang mana memunculkan berbagai aplikasi digital yang memudahkan individu untuk mempelajari ilmu ini tanpa batasan ruang dan waktu. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi Ilmu Rasm Al-Qur’an di era modern, terutama pengaruh kemajuan teknologi terhadap pelestarian, standarisasi, riset akademis, dan pendidikan terkait rasm Al-Qur’an. Metode penelitian yang digunakan mencakup tinjauan literatur dan analisis data digital mengenai ilmu Rasm Al-Qur’an. Data yang dikumpulkan berasal dari berbagai sumber, seperti artikel ilmiah, buku, jurnal, ataupun beberapa sumber lainnya yang sesuai dengan problematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi dan teknologi informasi telah mempermudah akses dan studi Rasm Al-Qur’an, mendukung pelestarian dan standarisasi teks Al-Qur’an, serta meningkatkan minat akademis dalam mempelajari ilmu ini. Meskipun tantangan perbedaan interpretasi dan variasi regional dalam penulisan Rasm masih ada, analisis kondisi ilmu Rasm Al-Qur’an menunjukkan perkembangan positif yang signifikan di era modern.
Memahami Konsep Naskh dan Mansukh Dalam Al-Qur’an : Sejarah, metode analisis, dan Pedoman Al-Faruq, Umar; Fajri, Indria; Firda , Sefina Wisesa; Ayuandari, Odie Violleta Febrina; Maisun, Maisun
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Naskh dan Mansukh merupakan konsep yang penting dalam tafsir Al-Qur’an, yang merujuk pada pergantian hukum dalam ayat-ayat Al-Qur’an. Jurnal ini bertujuan untuk mengeksplorasi definisi, jenis dan implikasi dari naskh dan mansukh dalam konteks hukum islam. Jurnal kami menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis teks terhadap literarur dan juga studi kepustakaan yang relevan. Hasil penelitian yang kami dapatkan menunjukkan bahwa naskh dan mansukh terjadi dalam tiga bentuk utama yaitu penggantian hukum dengan hukum yang lebih ringan, penggantian hukum dengan hukum yang lebih berat, dan penghapusan hukum tanpa penggantian. Studi ini juga menyoroti perdebatan ulama tentang validitas dan jumlah ayat yang mengalami naskh, serta implikasinya terhadap interpretasi hukum islam. Melalui pemahaman yang lebih mendalam tentang naskh dan Mansukh, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam kajian tafsir Al-Qur’an.
MUKJIZAT DAN IJAZ AL QURAN Al-Faruq, Umar; Tohari, Iqbal Nazaruddin; Mas Udah, Nadzirotul; Nisa, Khoirun; Mukti, Ahsan Prawira
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ijaz Al-Qur'an dan mukjizat adalah dua konsep yang sangat penting dalam Islam yang menegaskan keaslian dan keilahian ajaran agama ini. Ijaz Al-Qur'an mengacu pada kemukjizatan Al-Qur'an yang menunjukkan bahwa kitab suci ini tidak mungkin berasal dari manusia, melainkan dari Allah. Aspek-aspek utama dari ijaz mencakup keindahan dan keunikan bahasa Al-Qur'an, konsistensi dan keselarasan isinya meskipun diturunkan selama 23 tahun, serta informasi ilmiah dan sejarah yang terbukti kebenarannya oleh ilmu pengetahuan modern. Al-Qur'an menantang siapa pun yang meragukan keasliannya untuk menghasilkan satu surah yang setara, sebuah tantangan yang hingga kini belum bisa dipenuhi.
DINAMIKA HUKUM ISLAM DI MASA IMAM MADZHAB Al-Faruq, Umar; Zahro, Armilla Fatimatuz; Az-Zahra, Salma Fathimah; Adhani, Izmelia Asri
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 3 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada masa para imam madzhab—yakni ketika Imam Abu Hanifah, Malik, Syafi’I, dan Ahmad bin Hanbal—membentuk mazhab yang kelak menjadi landasan utama fikih Islam, kajian ini mengkaji dinamika fikih Islam. perkembangan hukum pada masa itu. Zaman dalam sejarah hukum Islam ini disebut masa emas karena ditandai dengan kemajuan ilmu pengetahuan yang mempunyai dampak jangka panjang sampai sekarang. Kajian ini mengulas konteks historis, sosial, dan politik yang dapat mempengaruhi pembentukan dan perkembangan tasyri’ pada masa tersebut. Selain itu, artikel ini juga mengeksplorasi metode ijtihad dan istinbat hukum yang digunakan oleh masing-masing imam serta kontribusi mereka terhadap sistem hukum Islam. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan metodologi dan interpretasi hukum oleh para imam tidak hanya memperkaya khazanah hukum Islam, tetapi juga mencerminkan fleksibilitas dan adaptabilitas hukum Islam terhadap berbagai kondisi sosial dan budaya. Penelitian ini penting untuk memahami dinamika tasyri’ pada masa Imam Madzhab untuk menghargai keragaman dan kompleksitas tradisi hukum Islam kontemporer.
MENYIKAPI PERADABAN ISLAM DI ASIA TENGGARA Laila, Alfil; Elfakhira, Athiyah; Yuliza, Danish Rahma; Al-Faruq, Umar
Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora Vol. 2 No. 11 (2024): Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora
Publisher : Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/kultura.v2i11.4394

Abstract

Islam di Asia Tenggara memiliki sejarah panjang yang dimulai sejak abad ke-13, ketika pedagang dan penyebar agama dari Timur Tengah, India, dan China membawa ajaran Islam ke wilayah ini. Proses penyebaran Islam di Asia Tenggara sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor sosial, politik, dan budaya setempat. Islam di Asia Tenggara berkembang melalui pendekatan yang sangat kontekstual dan adaptif, memadukan ajaran agama dengan tradisi lokal, sehingga menciptakan bentuk-bentuk Islam yang khas di berbagai negara, seperti Indonesia, Malaysia, Brunei, dan sebagian Filipina. Di Indonesia, misalnya, Islam tidak hanya diterima sebagai agama, tetapi juga menjadi bagian integral dari kehidupan sosial dan politik, yang tercermin dalam berbagai praktik keagamaan, seni, dan budaya lokal. Meskipun ada perbedaan dalam cara beragama antara negara-negara di Asia Tenggara, umumnya terdapat kesamaan dalam prinsip dasar Islam, seperti tauhid, syariah, dan khilafah. Namun, faktor-faktor eksternal, seperti pengaruh kolonialisme Barat, serta tantangan modernitas dan globalisasi, turut membentuk dinamika perkembangan Islam di kawasan ini. Abstrak ini bertujuan untuk memberikan gambaran umum mengenai perjalanan sejarah, perkembangan, dan kontribusi Islam dalam membentuk identitas sosial dan budaya di Asia Tenggara, serta tantangan dan peluang yang dihadapi umat Islam di era kontemporer.
URGENSI MEMPELAJARI TAFSIR KONTEMPORER DAN HERMEUNETIKA AL-QURAN SEBAGAI BASIS PEMAHAMAN AL-QURAN Al-Faruq, Umar; Nabilatunnuha, Nabilatunnuha; Ristiyantutik, Ristiyantutik; Wijaya , Lutfiani Ratna
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Al-Qur'an AL-Karim adalah sumber hukum pertama atau sebagai rujukan pertama umat islam dalam menjalani kehidupannya. Di dalam al-quran dipelajari lebih lanjut mengandung makna, rahasia, dan pengamalan apa yang terkandung di dalamnya, tapi setiap manusia memiliki kemampuan yang berbeda dalam memahami maknanya. Jika kalangan awam hanya dapat memahami makna-makna lahinya dan bersifat global ,jika kalangan cedekiawan akan memahami secara detail, dan mengulik hal yang tersembunyi didalamya. Dan itu disebut proses tafsir, metode tafsir seiring perkembangan zaman akan menyesuaikan diri dengan zaman yang terus berkembang. Dalam pembuatan jurnal ini kami memakai metode pennelitian studi literatur dan juga studi kepustakaan, dengan memanfaatkan jurnal online ilmiah dan juga buku. Dan hasil penelitian yang kami dapatkan bahwa hermenutika itu boleh digunakan dan masih diperdebatkan dan tidak serta merta asal digunakan dalam menafsirkan al-quran.
QIRA’ATUL QUR’AN Al-Faruq, Umar; Ulinnuha , Ahsin Haris; Al-Ghazy , Rafi Hara Jinan; Choliq, Adam Naufal A’mar; Alfadilah , Firda Putri
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/relinesia.v3i2.1878

Abstract

Qira'atul Quran, atau bacaan Al-Quran, adalah aspek fundamental dalam tradisi dan ibadah Islam. Ini mencakup seni dan ilmu membaca Al-Quran dengan mematuhi aturan-aturan tertentu dalam pengucapan, intonasi, dan ritme. Praktik ini memiliki makna yang sangat besar dalam budaya Islam, karena dipercaya dapat menyampaikan pesan ilahi Al-Quran dengan ketepatan dan keindahan, Studi Qira'atul Quran melibatkan penguasaan berbagai mode bacaan (qira'at) yang telah disampaikan melalui tradisi lisan dari Nabi Muhammad (saw) kepada para sahabatnya dan generasi-generasi berikutnya. Setiap mode bacaan memiliki serangkaian aturan dan karakteristiknya sendiri, yang dijaga dan dipelajari secara cermat oleh para ulama ilmu Al-Quran, Qira'atul Quran tidak hanya berperan dalam menjaga integritas linguistik dan estetika Al-Quran, tetapi juga sebagai praktik spiritual bagi umat Islam. Membaca Al-Quran dengan pengucapan dan gaya bacaan yang benar dianggap sebagai tindakan ibadah dan pengabdian, yang diyakini membawa penyucian spiritual dan berkah bagi pembacanya.
ANALISIS KONDISI ILMU RASM AL-QUR’AN PADA ERA MODERN Al-Faruq, Umar; M.Noor , M.Tofani Zawizaki; Ningsih , Siti Sofiatun; Andianto , Muhammad Anwar; Priyana , Tanaya Kansha
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilmu Rasm Al-Qur’an merupakan ilmu yang mempelajari tata cara penulisan dan penyalinan teks Al-Qur’an yang sesuai dengan mushaf Utsmani. Ilmu ini berperan penting dalam menjaga keaslian dan keutuhan teks Al-Qur’an. Pada era modern, perkembangan teknologi informasi dan digitalisasi telah memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan ilmu Rasm Al-Qur’an yang mana memunculkan berbagai aplikasi digital yang memudahkan individu untuk mempelajari ilmu ini tanpa batasan ruang dan waktu. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi Ilmu Rasm Al-Qur’an di era modern, terutama pengaruh kemajuan teknologi terhadap pelestarian, standarisasi, riset akademis, dan pendidikan terkait rasm Al-Qur’an. Metode penelitian yang digunakan mencakup tinjauan literatur dan analisis data digital mengenai ilmu Rasm Al-Qur’an. Data yang dikumpulkan berasal dari berbagai sumber, seperti artikel ilmiah, buku, jurnal, ataupun beberapa sumber lainnya yang sesuai dengan problematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi dan teknologi informasi telah mempermudah akses dan studi Rasm Al-Qur’an, mendukung pelestarian dan standarisasi teks Al-Qur’an, serta meningkatkan minat akademis dalam mempelajari ilmu ini. Meskipun tantangan perbedaan interpretasi dan variasi regional dalam penulisan Rasm masih ada, analisis kondisi ilmu Rasm Al-Qur’an menunjukkan perkembangan positif yang signifikan di era modern.