Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Hadis Sunan Ibnu Majah Nomor 221 dalam Pelaksanaan Tugas Pustakawan Tangngareng, Tasmin; Tasbih, Muh.; Suprianto, Dedi
Maktabatun: Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol 4 No 1 (2024): Maktabatun: Jurnal Perpustakaan dan Informasi
Publisher : Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya sebagai tenaga perpustakaan selain menjadi profesional, pustakawan juga dituntut untuk memiliki pengetahuan dan pemahaman mengenai aturan pelaksanaan keprofesiannya, seperti misalnya undang-undang, peraturan pemerintah, peraturan daerah tentang perpustakaan dan peraturan lain yang terkait. Selain aturan tersebut, landasan keagamaan jelas tidak boleh dikesampingkan. Landasan keagamaan yang dimaksud dalam hal ini ini adalah sumber-sumber hukum Islam yang dijadikan sebagai pedoman dalam kehidupan, khususnya bagi umat Islam. Jenis penelitian yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian tersebut dipergunakan dengan maksud untuk mendapatkan informasi yang lebih mendalam dari fokus yang diteliti. Penelitian ini dilakukan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidenreng Rappang yang berlokasi di jalan Harapan Baru Kompleks SKPD Blok B, Nomor 10 Kabupaten Sidenreng Rappang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, dokumentasi dan wawancara. Wawancara dilakukan terhadap 5 informan. Informan yang dimaksud dalam penelitian ini adalah pustakawan yang bertugas di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidenreng Rappang. Sudah sepatutnya pustakawan meneladani perilaku Rasulullah baik dalam kehidupan sehari-hari maupun yang terkait dengan tugas dan tanggung jawab dalam keprofesiannya khusunya dalam Hadis Sunan Ibnu Majah Nomor 211 yang menjadi pokok pembahasan dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil dan pembahasan dalam penelitian ini maka dapat disimpulkan, Pustakawan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidenreng Rappang, memandang bahwa Hadis Sunan Ibnu Majah Nomor 211 terkait dengan anjuran menuntut ilmu maupun anjuran tolong-menolong seharusnya menjadi dasar atau acuan dan juga sebagai motivasi bagi pustakawan untuk terus mengembangkan kompetensinya dengan cara mencari atau mempelajari ilmu-ilmu kepustakawanan maupun ilmu-ilmu lainnya yang terkait dengan pelaksanaan tugasnya sebagai pustakawan sehingga hal tersebut dapat berdampak baik bagi pelayanan perpustakaan terutama dalam membantu pemustaka menelusuri informasi atau untuk memenuhi kebutuhannya lainnya.
Pemahaman Hadis Tentang Moderasi Beragama (Studi Takhrij Hadis) Askar, Nurlacksmi Septiana; Tasbih, Muh.
Media Hukum Indonesia (MHI) Vol 3, No 1 (2025): March
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

From the public to religious leaders, religious moderation has become a widespread phenomenon lately. This has to do with the religious climate in Indonesia, which is a bit unsettling. This is an example of religious radicalism, as the increasing religious polemics have a significant impact on elements of harmony. This situation encourages the development of religious moderation. Religious moderation can be defined as religious practice that is balanced rather than excessive. However, over time the definition of religious moderation has become more complex. This thesis aims to find out whether Hadith as the second Muslim guideline has roots and has great potential to invite its followers to commit violence and terror, especially against people of other religions. In this study, researchers used the thematic method (Maudhu'i), which is to do takhrij Hadith regarding religious moderation, then sanad criticism and matan criticism. Then relate it to the contexts related to the problem studied. The results show that the Hadith does not invite Muslims to be violent, extreme and excessive in religion as well as the Qur'an. The Qur'an and Hadith offer that understanding and practicing religion must go through the path of balance and be in the middle ground so that religion seems friendly, gentle and compassionate. In fact, balance is a necessity, including in natural law as the harmony of life. If not, this world will be destroyed and perish.