Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Dampak Aktivitas Pariwisata Terhadap Perilaku Keagamaan Masyarakat Di Kelurahan Malino Kecamatan Tinggimoncong Kabupaten Gowa Herawati; Dahlan Lama Bawa; Meisil B. Wulur; Muhammad Yasin
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 2 No. 2 (2024): Februari 2024
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/xydr5h89

Abstract

Hasil penelitian ini memperoleh temuan: 1)Aktivitas pariwisata yang ada dikelurahan malino ada dua yaitu  wisata alam yang terdiri dari 4 destinasi yaitu agama, sejarah, alam dan buatan dan wisata belanja yang meliputi belanja sayuran, makanan dan minuman, buah-buahan. 2)Dampak yang ditimbulkan aktivitas pariwisata perilaku keagamaan masyarakat di kelurahan Malino terbagi dua: dampak positif dan dampak negatif. Dampak positif diantaranya a)Kesempatan para tokoh agama dan masyarakat mendakwahkan Islam ke pariwisatawan yang datang ke Malino. b)Meningkatkan penghasilan ekonomi masyarakat. Adapun dampak negatif yang ditimbulkan: a)Maraknya wisatawan yang datang tanpa memahami aspek-aspek keagamaan dan peribadatan yang ada di Malino. b)Berkembangnya paham-paham keagamaan yang bertentangan dengan akidah Islam. c)Bergesernya nilai-nilai Islam ke nilai-nilai materialistik akibat perkembangan ekonomi yang lebih pesat daripada pendidikan keagamaan. d)Masuknya nilai-nilai yang bertentangan dengan syariat Islam misalnya cara berpakaian dan cara berperilaku. Dengan demikian Tokoh Agama membentuk kesadaran dan tindakan umat terkait dampak positif dan negatif dari aktivitas pariwisata. Selain itu memahami dan mengelola dampak-dampak negatif tersebut agar aktivitas pariwisata dapat dilakukan secara berkelanjutan tanpa mengorbankan nilai-nilai keagamaan dan budaya Kelurahan  Malino.
Strategi Komunikasi Dakwah Da’i  Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Agama Di Kuttab Al-Fatih Makassar Khaerul Safaat; Meisil B. Wulur; Wiwik Laela Mukromin
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 2 (2025): Februari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan: pertama,  untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi dakwah da’i dalam menanamkan nilai-nilai agama di Kuttab Al-Fatih Makassar, kedua untuk mengetahui bagaimana faktor penghambat dan pendukung strategi komunikasi dakwah da’i dalam menanamkan nilai-nilai agama di Kuttab Al-Fatih Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yaitu penelitian yang mengarah pada analisis data yang objektif dan deskriptif. Dalam penelitian penulis mengunakan teknik pengumpulan data yaitu: observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan di Kuttab Al-Fatih Makassar.  Adapun hasil penelitian ini, strategi komunikasi yang di gunakan oleh Pembina Kuttab Al-Fatih Makassar ialah melalui halaqah-halaqah guna mempermudah pengontrolan para Pembina terhadap santrinya juga melalui kajian siroh dengan mengunakan LCD sebagai  alat bantu dalam memahamkan kepada para terkait materi yang di ajarkan. Adapun faktor pendukungnya  yaitu Pemahaman yang Mendalam dari Para Da'i, Sinergi dengan orang tua, kemudian pemanfaatan teknologi, kemudian yang menjadi faktor penghambatnya ialah kurangnya perhatian siswa  terhadap materi yang diaajrkan dan fasilitias yang belum memadai.
Analisis Kecemasan Berbahasa Arab (Studi Kasus Pada Peserta Didik Kelas VIII SMP Islam Terpadu Qurratu A’yun Al Islami Maros) Andi Mutmainnah Nurislamidina; Meisil B. Wulur; Muhammad Yasin
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kecemasan peserta didik kelas VIII SMP-IT Qurratu A’yun Al-Islami Maros dalam berbahasa Arab.; 2) Mengetahui cara mengatasi kecemasan berbahasa Arab bagi peserta didik kelas VIII SMP-IT Qurratu A’yun Al-Islami Maros. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan adapun yang menjadi populasi penelitian adalah peserta didik kelas VIII SMP IT Qurratu A’yun Al Islami Maros. Selanjutnya metode pengumpulan data yang digunakan dengan melakukan observasi dan wawancara mendalam (Indepth Interview). Analisis data pada penelitian ini ialah dengan analisis kualitatif, dimana  analisis data terbagi dalam tiga tahap utama mengikuti kerangka analisis kualitatif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peserta didik kelas VIII SMP Islam Terpadu Qurratu A’yun Al Islami Maros mengalami kecemasan di tandai dengan berbagai gerakan fisik yang menunjukkan tanda-tanda kecemasan. Seperti menghindari kontak mata, memainkan jari-jari tangan, menggaruk kepala, merendahkan suara, dan lain sebagainya. Kecemasan yang dialami peserta didik baik dalam berbahasa Arab maupun dalam pembelajaran bahasa Arab dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Adapun faktor-faktor kecemasan peserta didik yang berasal dari pendidik seperti; penjelasan yang terlalu cepat dan bahasa yang tidak mudah dipahami, tekanan dari pendidik, sikap dan perilaku pendidik yang senantiasa memberikan pertanyaan-pertanyaan secara acak, menegaskan peserta didik untuk menghafalkan hiwar. Adapun faktor kecemasan yang berasal dari peserta didik meliputi; kurangnya persiapan peserta didik dalam pembelajaran bahasa Arab, tidak mengulangi pelajaran, tidak berlatih untuk bercakap bahasa Arab, kehilangan fokus dalam kelas, menganggap remeh bahasa Arab, meyakini bahwasanya bahasa Arab itu pelajaran yang sulit, dan  rasa tidak percaya diri. Solusi yang didapatkan berdasarkan penelitian yaitu mengubah pola pikir peserta didik tentang keyakinan mereka mengenai bahasa Arab. Dengan membuat pembelajarn bahasa Arab lebih menyenangkan seperti bermain games,ataupun belajar kelompok. Selain itu, sikap pendidik juga sangat menentukan keberhasilan dalam suatu pembelajaran. Ketika peserta didik mulai menyenangi pelajaran bahasa Arab, maka peserta didik akan mulai fokus dalam kelas bahasa Arab dan mempersiapkan diri sebelum kelas dimulai.
Analisis Komunikasi Keluarga dalam Kasus Perselingkuhan di Keluharan Mannanti Kabupaten Sinjai Rasmiati Rasmiati; Meisil B. Wulur; Ahmad Muntazar
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pola komunikasi dalam keluarga yang terlibat dalam kasus perselingkuhan, termasuk bagaimana anggota keluarga berinteraksi dan menyampaikan perasaan mereka. Menganalisi bagaiman komunikasi yang tidak efektif dan efektif sangat mempengaruhi proses penyelesaian masalah setelah terjadinya kasus perselingkuhan. Memberikan rekomendasi tentang strategi komunikasi yang dapat membantu keluarga menghadapi dan mengatasi masalah perselingkuhan dengan lebih baik.  Mengetahui dampak perselingkuhan terhadap komunikasi antar anggota keluarga, termasuk perubahan dalam cara berkomunikasi, konflik yang muncul, dan upaya pemulihan hubungan. Penelitian ini menggunakan metode analisi kualitatif dengan tekhnik pengumpulan data yaitu dengan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara kepada istri-istri yang telah mengalami kasus perselingkuhan di Kelurahan Mannanti. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola komunikasi yang tidak efektif, seperti komunikasi yang penuh konflik, kurangnya keterbukaan, ketidak jujuran, menjadi faktor pemicu terjadinya perselingkuhan. Mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi pada terjadinya perselingkuhan, seperti ketidakpuasan emosional dalam hubungan, kurangnya komunikasi tentang kebutuhan dan harapan, atau faktor eksternal seperti stres akibat pekerjaan. Penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana setiap anggota keluarga memandang perselingkuhan dan dampaknya. Misal, pasangan yang berselingkuh mungkin memiliki alasan tertentu yang mereka anggap valid, sementara pasangan yang dihianati mungkin merasa sangat terluka dan kecewa.