Delila Kumalasari
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Maqashid Syari’ah Imam Ghazali Dalam Ekonomi Dan Praktik Delila Kumalasari; Muhmmad Haris; Luqman Hakim
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 2 No. 8 (2024): Agustus 2024
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr825

Abstract

kontribusi masyarakat terhadap kelangsungan dan pengembangan pemikiran ekonomi Islam sangat berarti bagi peradaban perekonomian dunia. salah satu intelektual Islam yang memiliki pemikiran mengenai masalah ekonomi Islam adalah Abu Hamid Muhammad bin Muhammad al- Tusi al-Ghazali yang menghabiskan hidupnya untuk mempelajari ilmu pengetahuan dan tradisi kehidupan sufi. Al-Ghazali menghasilkan sekitar 300 karya dalam setahun yang mencakup berbagai macama bidang ilmu yaitu logika, filsafat, akhlak, fiqh, tafsir, tasawuf, politik, dan ekonomi. pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah metode fiqh dan filosofis sulit diterima. beberapa karya tulisan hasil pemikiran nya antara lain 'Ulm al-Din, al-Mustasifa, Mizan al-Amal, dan al Tibr al Masbuk fi Nasehat al Mulk. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang mana dipahami sebagai metode penelitian yang menggunakan informasi deskriptif yang diperoleh dalam bentuk kata-kata tertulis atau lisan dari objek yang diteliti. teknik pengumpulan data meliputi studi dokumentasi mulai dari kitab-kitab keagamaan dan keuangan negara dan kegiatan produksi. hasil dari penelitian ini adalah bahwa didalam pemikirannya khususnya dalam bidang ekonomi Imam Ghazali menekankan pentingnya konsep keadilan disetiap teorinya. Didalam ekonomi Islam, distribusi kekayaan harus adil dan memparhatikan kebutuhan orang-orang yang kurang mampu. beliau secara tegas menolak riba (bunga) yang dianggap sebagai bentuk ekosploitasi ekonomi yang tidak bermoral. ia mengedapankan prinsip-prinsip syariah yang melarang praktik-praktik yang tidak adil.
PERTUMBUHAN EKONOMI DALAM PANDANGAN EKONOMI ISLAM Delila Kumalasari
Holistik Analisis Nexus Vol. 1 No. 7 (2024): Juli 2024
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/nexus767

Abstract

Peningkatan pendapatan keseluruhan suatu negara merupakan indikasi pertumbuhan ekonomi. Hal ini mengindikasikan adanya pertumbuhan ekonomi. Hal ini merupakan hasil dari peningkatan jumlah barang dan jasa yang diciptakan. Kesejahteraan dan standar hidup masyarakat pasti meningkat sebagai hasil dari peningkatan pendapatan negara dan akses masyarakat yang lebih mudah ke produk dan layanan yang diperlukan. Namun, mereka harus menerima kenyataan bahwa hal yang terjadi justru sebaliknya. Ada hubungan sebab akibat antara kemakmuran dan pertumbuhan ekonomi. Dunia nyata, hubungan sebab-akibat, dan hal-hal yang bersifat materialistis hanya dihargai oleh kelompok masyarakat tertentu Konsep ekonomi Islam yang berfokus pada sektor riil diyakini lebih relevan untuk memahami hubungan sebab-akibat antara kemajuan ekonomi dan kesejahteraan, gagasan perekonomi Islam yang berpusat pada sektor riil dianggap lebih relevan. Dalam Islam, "kesejahteraan" mengacu pada Falah, atau kekayaan material dan spiritual.
Pengaruh Kepercayaan Merek Dan Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan Pelanggan, Dampaknya Terhadap Keputusan Pemilihan Jasa Laundry Pada Anggota Tni Dan Polri Di Kota Pontianak Delila Kumalasari; Sumin
Al-Hisbah Jurnal Ekonomi Syariah Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Al Hisbah
Publisher : Institute Agama Islam Tafaqquh Fiddin Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57113/his.v5i1.427

Abstract

TNI and Polri members often have limited time for personal activities, including washing their clothes. Therefore, efficient laundry services are needed to enable them to focus on their main tasks. The quality of washing and reliability of laundry services are crucial for TNI and Polri members. The research findings show that: 1. The coefficient value of X1 on X3 (Original Sample) is 0.369, with a P-value of 0.181 > 0.05, indicating that the result is not statistically significant, and the hypothesis on Y (Original Sample) is -0.116, with a P-value of 0.353 > 0.05, indicating that the result is not statistically significant, and the hypothesis is rejected. 4. The coefficient value of X1 on X3 on Y (Original Sample) is -0.043, with a P-value of 0.481 > 0.05, indicating that the result is not statistically significant, and the hypothesis is rejected. 5. The coefficient value of X2 on X3 on Y (Original Sample) is -0.071, with a P-value of 0.376 > 0.05, indicating that the result is not statistically significant, and the hypothesis is rejected.
Pengaruh Kepercayaan Merek Dan Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan Pelanggan, Dampaknya Terhadap Keputusan Pemilihan Jasa Laundry Pada Anggota Tni Dan Polri Di Kota Pontianak Delila Kumalasari; Sumin
Al-Hisbah Jurnal Ekonomi Syariah Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Al Hisbah
Publisher : Institute Agama Islam Tafaqquh Fiddin Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57113/his.v5i1.427

Abstract

TNI and Polri members often have limited time for personal activities, including washing their clothes. Therefore, efficient laundry services are needed to enable them to focus on their main tasks. The quality of washing and reliability of laundry services are crucial for TNI and Polri members. The research findings show that: 1. The coefficient value of X1 on X3 (Original Sample) is 0.369, with a P-value of 0.181 > 0.05, indicating that the result is not statistically significant, and the hypothesis on Y (Original Sample) is -0.116, with a P-value of 0.353 > 0.05, indicating that the result is not statistically significant, and the hypothesis is rejected. 4. The coefficient value of X1 on X3 on Y (Original Sample) is -0.043, with a P-value of 0.481 > 0.05, indicating that the result is not statistically significant, and the hypothesis is rejected. 5. The coefficient value of X2 on X3 on Y (Original Sample) is -0.071, with a P-value of 0.376 > 0.05, indicating that the result is not statistically significant, and the hypothesis is rejected.