Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, PROFITABILITAS, DAN LEVERAGE TERHADAP TARIF PAJAK EFEKTIF (Studi Kasus pada Sektor Energi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2022) Amanda, Nabila; Rakhmayani, Alfita
Jurnal Edueco Vol. 7 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Prodi Pendidikan Ekonomi Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/edueco.v7i1.203

Abstract

Taxes are one of the biggest contributions for the country. Therefore, the government tries to maximize tax revenue to finance the country's development needs. However, this is contrary to the company's objectives, which want the company's effective tax rate to decrease further away from the statutory tax rate. This research aims to know the effect of firm size, profitability, and leverage on effective tax rate. The sample selection used a purposive sampling technique and obtained 52 samples. Data analysis using multiple linear regression analysis with the IBM SPSS version 26 program. The research results show that firm size has a positive effect on the effective tax rate, profitability and leverage have a negative effect on the effective tax rate. Simultaneously company size, profitability and leverage influence the effective tax rate.
Perbandingan Metode Complete Linkage, Average Linkage dan Ward’s untuk Pengelompokan Ketahanan Pangan di Provinsi Jawa Timur Amanda, Nabila; Yulianti, Riska; Fitrianto, Anwar; Erfiani; JUMANSYAH, L.M. RISMAN DWI
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathunesa.v13n1.p227-235

Abstract

Provinsi Jawa Timur merupakan produsen utama padi nasional dengan total produksi mencapai 9,59 juta ton pada tahun 2023, yang memainkan peran penting dalam memenuhi kebutuhan pangan Indonesia. Namun, disparitas indikator ketahanan pangan di beberapa kabupaten/kota masih menjadi perhatian, di mana beberapa wilayah dikhawatirkan masuk dalam kategori rawan pangan. Penelitian ini berfokus pada analisis clustering untuk mengelompokkan ketahanan pangan kabupaten/kota di Jawa Timur dengan membandingkan tiga metode agglomerative hierarchical clustering, yakni complete linkage, average linkage, dan ward’s. Data yang digunakan terdiri dari 12 variabel terkait ketahanan pangan, seperti produksi padi, konsumsi kalori, akses listrik, umur harapan hidup, prevalensi stunting dan lain-lain. Ketiga metode dievaluasi menggunakan koefisien cophenetic yang menghasilkan bahwa metode average linkage memiliki performa terbaik dengan nilai cophenetic sebesar 0,859 yang mengindikasikan ketepatan representasi data yang tinggi. Metode ini mengelompokkan wilayah Jawa Timur menjadi tiga cluster dengan kategori rentan pangan, tahan pangan, rawan pangan yang mampu memberikan informasi penting bagi pengambilan kebijakan.